Jurnal
Optimasi Jenis dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Serta Pencahayaan untuk Pertumbuhan Plantlet Phalaenopsis sp. Secara In Vitro
Life Science · Vol. 9 No. 1 (2020) · hlm. 94–102
- ISSN
- 2528-5009, 2252-6277
- Terbit
- 2020-04-30
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Moon orchid is on of many oriental plant that have high economic value. Orchid seeds are difficult to germinate in the conventional way. Germination can be through plant tissue culture. Orchid growth produced by tissue cultures is enhanced by plant hormones and light intensity. The purpose of the reserch was to analyze the effects of the concentration of Napthalene acetic acid (NAA), Benzyl Amino Purin (BAP) and light intensity of the growth of the Phalaenopsis sp. This research was carried out using group randomized factorial design with three factors: light intensity (3400 lux, 4400 lux dan 5400 lux), NAA concentration (0.5 ppm; 1 ppm; 1.5 ppm) and BAP concentration (1 ppm; 1.5 ppm; 2 ppm) in Vacin and Went (VW) media and each bottle contained 5 plantlets and repeated as many as 2 repetitions. The parameters observed were the number of leaves, length, leaf width, number of roots, root length and level of chlorophyll of the leaf. Data were analyzed with three-way Anova and Duncan's Multiple Range Test. The results showed that The conentration of NAA hormone has significant effects on total chlorophyll levels. The conentration of BAP hormone does not significantly affect the growth of the plantlet. The light intensity was significant to the leaf width and the chlorophyll content. The interaction of 0.5 ppm NAA, 2 ppm BAP and light intensity 4400 lux produced the largest leaf. NAA 0,5 ppm was optimum to the chlorophyll content. The light intensity at 4400 lux was significant to the leaf width and the chlorophyll content. Anggrek bulan adalah salah satu tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Biji anggrek sulit berkecambah dengan cara konvensional. Perkecambahan dapat dilakukan melalui kultur jaringan tanaman. Pertumbuhan anggrek hasil kultur jaringan tanaman ini dipengaruhi oleh hormon pertumbuhan dan intensitas cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi Napthalene acetic acid (NAA), Benzyl Amino Purin (BAP) dan intensitas cahaya terhadap pertumbuhan anggrek Phalaenopsis sp. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok tiga faktor yaitu intensitas cahaya (3400 lux, 4400 lux dan 5400 lux), konsentrasi NAA (0,5 ppm; 1 ppm; 1,5 ppm) dan konsentrasi BAP (1 ppm; 1,5 ppm; 2 ppm) dalam media Vacin and Went (VW) dan setiap botol berisi 5 plantlet dan diulang sebanyak 2 ulangan. Parameter yang diamati adalah jumlah daun, panjang daun, lebar daun, jumlah akar, panjang akar, dan kadar klorofil total daun. Data dianalisis dengan Anava tiga jalur dan Duncan’s Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi hormon NAA berpengaruh signifikan terhadap kadar klorofil total, hormon BAP tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan, intensitas cahaya berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan lebar daun dan kadar klorofil total. Interaksi 0,5 ppm NAA, 2 ppm BAP pada intensitas cahaya 4400 lux berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan lebar daun. Hormon NAA 0,5 ppm optimal terhadap kadar klorofil total, intensitas cahaya 4400 lux optimal terhadap pertumbuhan lebar daun, dan kadar klorofil total anggrek bulan
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 91 tautan kepenulisan bersama · 6 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Muria Kudus University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Noor Aini Habibah | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Yustinus Ulung Anggraito | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Furzani Pa’ee | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Amin Retnoningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sigit Saptono | State University of Semarang | 2 |
| Siti Masfuah | Muria Kudus University | 1 |
| Ani Rusilowati | State University of Semarang | 1 |
| Fina Fakhriyah | Muria Kudus University | 1 |
| Mila Roysa | Muria Kudus University | 1 |
| Wiyanto Wiyanto | State University of Semarang | 1 |
| Parmin Parmin | State University of Semarang | 1 |
| E. Cahyono | State University of Semarang | 1 |
| Khusniyyatul Muna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Krispinus Kedati Pukan | State University of Semarang | 1 |
| Laila Nur Hidayah Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Surya Diantina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nugroho Edi Kartijono | State University of Semarang | 1 |
| Erlangga Dwi Andika | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yermia Dita Kris D | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Nilam Cahyati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mega Rifqi Ainun Najib | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Rochmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Adninta Husnu Amalia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ely Rudyatmi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Talitha Widiatningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Reny Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Abdul Jabar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sujatha Ramasamy | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Huda Am Zen Arief | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dinda Melati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Na Dame Maulibulung Sinaga | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moh. Solehatul Mustofa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bintang Faisal Akbar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Danissa Wirna Karmesti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Triastuti Evawani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| R. Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Prapti Dyahwati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Asrizal Wahdan Wilsa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.