Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Ekonomi Kreatif Diversifikasi Produk Ecoprint Kelompok Batik Puspandari Desa Ngesrepbalong

Jurnal Abdimas · Vol. 28 No. 2 (2024) · hlm. 285–290

DOI
10.15294/71vrm234
ISSN
2503-1252, 1410-2765
Terbit
2024-11-22
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Desa Ngesrepbalong merupakan salah satu desa di Kabupaten Kendal yang telah mencanangkan sebagai desa wisata. Sebagai desa wisata diperlukan pengembangan ekonomi kreatif khususnya produk berbasis potensi lokal dan kekhasan desa yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata dan perekonomian masyarakat di Desa Ngesrepbalong. Salah satu produk yang telah dikembangkan Kelompok Batik Puspandari adalah kerajinan Ecoprint dengan teknik steam. Berdasarkan wawancara dan kajian sebelumnya kepada kelompok Batik Puspandari, diperoleh informasi bahwa anggota kelompok batik Puspandari menginginkan diversifikasi produk ecoprint supaya pangsa pasar dapat terjangkau di semua kalangan. Selama ini kain ecoprint yang dihasilkan cukup bagus dengan nilai jual cukup tinggi yaitu sekitar Rp. 350-500 ribu/lembar kain, sehingga pangsa pasar hanya pada kalangan menengah ke atas. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat UNNES (Universitas Neger Semarang) program DPIK (Difusi Produk Inovasi Kemitraan) LPDP mengembangkan ekonomi kreatif melalui kegiatan pelatihan diversifikasi produk ecoprint pada kelompok Batik Puspandari Desa Ngesrepbalong. Kegiatan ini berlangsung dari bulan Januari-Mei 2024, dimulai dari melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan kelompok Batik Puspandari, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan adalah 1) pelatihan ecoprint dengan menggunakan resep dark mode, 2) diversifikasi hasil kain ecoprint reep dark mode menjadi beberapa produk, yaitu sarung bantal, tempat tissue, berbagai pouch, tas, dan phasmina 3) mengikuti pameran produk di berbagai even, dan 4) mengikuti pelatihan manajemen keuangan. Disamping itu, berbagai produk diversifikasi yang dibuat juga telah terjual ke beberapa konsumen.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 114 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Aditya MariantiAfiliasi tidak diketahui6
Oktia Woro Kasmini HandayaniState University of Semarang5
Eko SugiartoAfiliasi tidak diketahui5
Intan ZainafreeAfiliasi tidak diketahui5
Sri NgabektiState University of Semarang4
Bambang PriyonoState University of Semarang4
Dina Nur Anggraini NingrumAfiliasi tidak diketahui4
Nur SiyamAfiliasi tidak diketahui3
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui3
Ari YuniastutiState University of Semarang3
Enni Suwarsi RahayuState University of Semarang3
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui3
Amin RetnoningsihAfiliasi tidak diketahui3
Siti Harnina BintariAfiliasi tidak diketahui3
Muh. SholehAfiliasi tidak diketahui2
Anggyi Trisnawan PutraAfiliasi tidak diketahui2
Natalia Desy PutriningtyasAfiliasi tidak diketahui2
S MartonoAfiliasi tidak diketahui2
Tsabit Azinar AhmadAfiliasi tidak diketahui2
Russiska RussiskaAfiliasi tidak diketahui2
Hanif Pandu SuhitoAfiliasi tidak diketahui2
Sigit SaptonoState University of Semarang2
Ning SetiatiAfiliasi tidak diketahui2
Andin IrsadiState University of Semarang2
Sri Ratna RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui2
Casmuti CasmutiAfiliasi tidak diketahui2
Eko FaridaAfiliasi tidak diketahui2
Herni PurnamasariAfiliasi tidak diketahui2
Annisa Lintang MalindaAfiliasi tidak diketahui2
R SusantiAfiliasi tidak diketahui2
Sucihatiningsih Dian Wisika PrajantiState University of Semarang2
Ika UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Tri Septa AnggrainiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Ainun NadhirohAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/abdimas/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Ekonomi Kreatif Diversifikasi Produk Ecoprint Kelompok Batik Puspandari Desa Ngesrepbalong</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahayuningsih, Margareta</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Widowati, Widowati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wibawanto, Wandah </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Cahyati, Widya Hary </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Husodo, Martanto Setyo </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Ecoprint, diversfikasi produk, ekonomi kreatif, Desa Ngesrepbalong, Kelompok Batik Puspandari</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Desa Ngesrepbalong merupakan salah satu desa di Kabupaten Kendal yang telah mencanangkan sebagai desa wisata. Sebagai desa wisata diperlukan pengembangan ekonomi kreatif khususnya produk berbasis potensi lokal dan kekhasan desa yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata dan perekonomian masyarakat di Desa Ngesrepbalong. Salah satu produk yang telah dikembangkan Kelompok Batik Puspandari adalah kerajinan Ecoprint dengan teknik steam. Berdasarkan wawancara dan kajian sebelumnya kepada kelompok Batik Puspandari, diperoleh informasi bahwa anggota kelompok batik Puspandari menginginkan diversifikasi produk ecoprint supaya pangsa pasar dapat terjangkau di semua kalangan. Selama ini kain ecoprint yang dihasilkan cukup bagus dengan nilai jual cukup tinggi yaitu sekitar Rp. 350-500 ribu/lembar kain, sehingga pangsa pasar hanya pada kalangan menengah ke atas. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat UNNES (Universitas Neger Semarang) program DPIK (Difusi Produk Inovasi Kemitraan) LPDP mengembangkan ekonomi kreatif melalui kegiatan pelatihan diversifikasi produk ecoprint pada kelompok Batik Puspandari Desa Ngesrepbalong. Kegiatan ini berlangsung dari bulan Januari-Mei 2024, dimulai dari melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan kelompok Batik Puspandari, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan adalah 1) pelatihan ecoprint dengan menggunakan resep dark mode, 2) diversifikasi hasil kain ecoprint reep dark mode menjadi beberapa produk, yaitu sarung bantal, tempat tissue, berbagai pouch, tas, dan phasmina 3) mengikuti pameran produk di berbagai even, dan  4) mengikuti pelatihan manajemen keuangan. Disamping itu,  berbagai produk diversifikasi yang dibuat juga telah terjual ke beberapa konsumen. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/abdimas/article/view/5790</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/71vrm234</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Abdimas; Vol. 28 No. 2 (2024): December 2024; 285-290</dc:source>
	<dc:source>2503-1252</dc:source>
	<dc:source>1410-2765</dc:source>
	<dc:source>10.15294/x8erb208</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/abdimas/article/view/5790/1997</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Jurnal Abdimas</dc:rights>
</oai_dc:dc>