Jurnal
Penguatan Kapasitas Guru SMK Negeri 1 Karimunjawa dalam Merancang Pembelajaran Mendalam Berbasis Computational Thinking dan Potensi Lokal
BERDAYA Indonesian Journal of Community Empowerment · Vol. 4 No. 1 (2026) · hlm. 19–27
- ISSN
- 2808-2133
- Terbit
- 2026-08-04
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Guru-guru di SMK Negeri 1 Karimunjawa menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan computational thinking (CT) dan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang kontekstual ke dalam proses pembelajaran. Keterbatasan pemahaman ini menghambat terciptanya suasana belajar yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan(joyful). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut melalui pelatihan intensif dan pendampingan berkelanjutan dalam mengembangkan modul pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan potensi kelautan dan pariwisata lokal. Metode pelaksanaan program terdiri dari empat tahapan: analisis kebutuhan, pelatihan intensif (daring dan luring), implementasi dan pendampingan, serta evaluasi dan refleksi. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konsep CT dan kepercayaan diri guru secara keseluruhan. Sebanyak 23 guru berkomitmen dan berhasil menyusun perencanaan pembelajaran berbasis CT yang relevan dengan kearifan lokal. Selain itu, hasil uji coba modul "Pelayanan Prima Housekeeping" pada kelas Perhotelan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif meningkatkan keterlibatan aktif siswa, menumbuhkan berpikir kritis, serta membangun kesadaran lingkungan.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 133 tautan kepenulisan bersama · 4 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ani Rusilowati | State University of Semarang | 9 |
| Sugianto Sugianto | Universitas Nahdlatul Ulama Blitar | 6 |
| Agus Yulianto | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Ali Sunarso | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sugiyanto Sugiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Siti Noviyatun | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Bambang Subali | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Teguh Darsono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sulhadi Sulhadi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Arif Widiyatmoko | State University of Semarang | 2 |
| Upik Nurbaiti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Fianti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mahardika Prasetya Aji | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rene M. Babiera II | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nadila Qotrun Nada | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Zahrotul Aini | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ellianawati Ellianawati | State University of Semarang | 2 |
| A. Rosita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sudarmin | State University of Semarang | 1 |
| Ahmad | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rita Noviani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Chatarina Muryani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sarwono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Singgih Prihadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Yulianti | State University of Semarang | 1 |
| Faiz Fajar Shafira | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fianti Fianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eka Nurhidayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Husna Arifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agitha Anastasya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nuni Widiarti | State University of Semarang | 1 |
| Sungkowo Sungkowo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yuan Maylia Rosanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.