Jurnal
NILAI BUDI PEKERTI PADA RAGAM GERAK TARI TOPENG LANYAPAN ALUS KABUPATEN TEGAL
Catharsis · Vol. 4 No. 2 (2016) · hlm. 92–98
- ISSN
- 2502-4531, 2252-6900
- Terbit
- 2016-05-02
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Tari topeng Lanyapan Alus dilatarbelakangi oleh nilai-nilai budi pekerti, moral serta budaya yang berlaku di desa Salarang Lor. Masalah penelitian pertama strukrur ragam gerak tari Topeng Lanyapan Alus. Kedua, nilai budi pekerti yang terkandung pada ragam gerak tari Topeng Lanyapan Alus. Ketiga relevansi ragam gerak tari Topeng Lanyapan Alus terhadap nilai budi pekerti. Pendekatan dalam penelitian ini adalah interdisiplin dengan melibatkan koreografi sebagai materi yang dikaji dengan disiplin ilmu budaya atau antropologi. Metode kualitatif. Lokasi penelitian di desa Slarang Lor. Teknik pengumpulan menggunakan trianggulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data interaktif. Hasil penelitian pertama, struktur ragam gerak tari Topeng Lanyapan Alus memiliki 102 motif, 23 frase, 9 kalimat, dan 3 gugus. Kedua, nilai budi pekerti yang ditemukan yaitu sabar, ikhlas, jujur, dan memetri. Ketiga, relevansi ragam gerak lontang yaitu menjalani hidup dengan selalu menerima atas kehendak Tuhan, relevansi ragam gerak entrakan yaitu mampu menerima dengan hati lapang, relevansi ragam gerak ipit-ipit yaitu hidup dengan selalu menegakan kebenaran dan keadilan, dan relevansi ragam gerak geyol yaitu menjalani hidup dengan selalu menjaga yang dimiliki. Saran dari penelitian ini, perlu adanya pementasan rutin tari Topeng Lanyapan Alus yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan Kabupaten Tegal, agar tari Topeng Lanyapan Alus tetap lestari.Mask dance Lanyapan Alus background by manners values, moral and cultural applicable in the village Salarang Lor. The raised first structure of motion mask dance Lanyapan Alus. Second, manners values are contained in of motion mask dance Lanyapan Alus. Third, the relevance of motion dance masks Lanyapan Alus against the value of manners. The approach is interdisciplinary, involving choreography as by cultural or anthropological disciplines. The method is qualitative. Location research in the Slarang Lor,. The data techniques using triangulation. Data analysis technique data analysis. The results show: first, the structure of motion dance masks Lanyapan Alus has 102 motif, 23movement phrases, 9 sentences, and 3 groups. Second, the value of manners that found that patient, sincere, honest, and memetri. Third, the relevance of motion lontang namely through life always accept the will of God, relevance entrakan motion that is able to receive with open heart, relevance ipit-ipit of motion which is living with the always uphold truth and justice, and the relevance geyol of motion that live by always keeping owned. Suggestions from this study, the need for routine staging Lanyapan Alus mask dance organized by the Department of Culture Tegal regency, so dance masks Lanyapan Alus remain stable.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 130 tautan kepenulisan bersama · 8 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Yogyakarta State University
- Universitas Gadjah Mada
- Diponegoro University
- Universitas Bhayangkara Surabaya
- Hasanuddin University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Triyanto Triyanto | Afiliasi tidak diketahui | 10 |
| Agus Cahyono | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Ani Rusilowati | State University of Semarang | 7 |
| Malarsih Malarsih | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Udi Utomo | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Sunarto Sunarto | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Wiyanto Wiyanto | State University of Semarang | 4 |
| Projo Danoedoro | Universitas Gadjah Mada | 4 |
| Restu Lanjari | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Totok Sumaryanto | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Totok Sumaryanto Florentinus | State University of Semarang | 3 |
| Syakir Syakir | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sunyoto Eko Nugroho | State University of Semarang | 3 |
| Wadiyo Wadiyo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Totok Sumaryanto Florentinus | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Fuadi - | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ian Yulianti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Saiful Ridlo | State University of Semarang | 2 |
| Murbangun Nuswowati | State University of Semarang | 2 |
| Bambang Subali | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| St. Budi Waluya | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Langlang Handayani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Masturi Masturi | Hasanuddin University | 2 |
| Muhammad Kamal | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Donal Donal | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ova Emilia | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sugito Sugito | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sri Mulyani Endang Susilowati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sri Iswidayati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Jazuli | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Haryono Haryono | Universitas Bhayangkara Surabaya | 2 |
| Sudarmin Sudarmin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Woro Sumarni | State University of Semarang | 2 |
| Budi Utomo | Diponegoro University | 1 |
| Darojatun Fikri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elly Arliani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novi Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.