Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kualitas Ready to Wear Coat dari Kain Perca Batik dengan Teknik Water Soluble sebagai Hiasan Busana

Fashion and Fashion Education Journal · Vol. 13 No. 2 (2024) · hlm. 132–139

ISSN
2828-0237, 2252-6803
Terbit
2024-10-08
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Kain perca merupakan salah satu material penyumbang utama dari limbah tekstil padat. Berdasarkan hasil observasi di konveksi Brotoseno yang berada di kecamatan Banjarsari, Surakarta, kain perca belum dimanfaatkan secara maksimal. Sehingga dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan apabila tidak ditangani dengan baik. Melihat permasalahan tersebut, perlu adanya penanganan untuk meminimalisir pencemaran lingkungan akibat kain perca dengan memanfaatkannya menjadi produk yang memiliki nilai jual dan nilai estetika. Kain perca tersebut dapat diolah dengan teknik water soluble. Teknik water soluble adalah teknik membuat kain baru dengan menggunakan plastik biodegradable sebagai stabilisator saat menjahit. Kain hasil olahan water soluble dimanfaatkan sebagai hiasan pada mantel (coat) wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas coat dengan hiasan kain perca menggunakan teknik water soluble sebagai hiasan busana. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian yaitu wawancara dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penilaian kualitas oleh panelis ahli dan panelis terlatih, produk coat dengan hiasan water soluble dari kain perca batik memperoleh hasil 91,38%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu coat dengan hiasan water soluble yang diciptakan berkualitas.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 94 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Yogyakarta State University
  • University of Indonesia
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Yeri SutopoAfiliasi tidak diketahui5
Ade Novi Nurul IhsaniAfiliasi tidak diketahui3
Nur QudusAfiliasi tidak diketahui2
Nelly Setyowati AnggraeniAfiliasi tidak diketahui2
Samsudin AnisAfiliasi tidak diketahui2
Adhi KusumastutiAfiliasi tidak diketahui2
Trisnani WidowatiAfiliasi tidak diketahui2
Sita NurmasitahAfiliasi tidak diketahui2
Roudlotus SholikhahAfiliasi tidak diketahui2
SRI WAHYUNIAfiliasi tidak diketahui2
Muh Fakhrihun Na'amAfiliasi tidak diketahui2
İnsih WilujengYogyakarta State University1
I Gusti Putu SuryadarmaYogyakarta State University1
I. P. M. DewiYogyakarta State University1
Nur ShabrinaAfiliasi tidak diketahui1
Sri HandayaniAfiliasi tidak diketahui1
Delta ApriyaniAfiliasi tidak diketahui1
Amalia ShofiAfiliasi tidak diketahui1
Retno MarlangenAfiliasi tidak diketahui1
Wulansari PrasetyaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Putri AsihAfiliasi tidak diketahui1
Luluk WitantiAfiliasi tidak diketahui1
Bilqis Lailatul MardliyahAfiliasi tidak diketahui1
Anindya Rahma SuwignyoAfiliasi tidak diketahui1
Agita Ainur RizqiyahAfiliasi tidak diketahui1
Adinda WibowoAfiliasi tidak diketahui1
Titin AgustinaAfiliasi tidak diketahui1
Maria KrisnawatiAfiliasi tidak diketahui1
Sharfina Nur WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Agita Ainur RizqiyahAfiliasi tidak diketahui1
WiddiyantiAfiliasi tidak diketahui1
Intikana Mega RizkyAfiliasi tidak diketahui1
Siti NurrohmahUniversity of Indonesia1
Dwi RetnoAfiliasi tidak diketahui1
Fitrah SakdiyahAfiliasi tidak diketahui1
Nabila Fitria Ainul HukmaAfiliasi tidak diketahui1
Anggita Fortuna DewiAfiliasi tidak diketahui1
Wulidah NingAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/ffe/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Kualitas Ready to Wear Coat dari Kain Perca Batik dengan Teknik Water Soluble sebagai Hiasan Busana</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurrohmah, Putri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sri Endah Wahyuningsih</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Water Soluble, Coat, Kain Perca, Kualitas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kain perca merupakan salah satu material penyumbang utama dari limbah tekstil padat. Berdasarkan hasil observasi di konveksi Brotoseno yang berada di kecamatan Banjarsari, Surakarta, kain perca belum dimanfaatkan secara maksimal. Sehingga dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan apabila tidak ditangani dengan baik. Melihat permasalahan tersebut, perlu adanya penanganan untuk meminimalisir pencemaran lingkungan akibat kain perca dengan memanfaatkannya menjadi produk yang memiliki nilai jual dan  nilai estetika. Kain perca tersebut dapat diolah dengan teknik water soluble. Teknik water soluble adalah teknik membuat kain baru dengan menggunakan plastik biodegradable sebagai stabilisator saat menjahit. Kain hasil olahan water soluble dimanfaatkan sebagai hiasan pada mantel (coat) wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas coat dengan hiasan kain perca menggunakan teknik water soluble sebagai hiasan busana. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&amp;amp;D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian yaitu wawancara dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penilaian kualitas oleh panelis ahli dan panelis terlatih, produk coat dengan hiasan water soluble dari kain perca batik memperoleh hasil 91,38%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu coat dengan hiasan water soluble yang diciptakan berkualitas. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/ffe/article/view/14135</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Fashion and Fashion Education Journal; Vol. 13 No. 2 (2024); 132 - 139</dc:source>
	<dc:source>2828-0237</dc:source>
	<dc:source>2252-6803</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/ffe/article/view/14135/1641</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Fashion and Fashion Education Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>