Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.,) PADA BAKTERI

Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 4 No. 1 (2015)

DOI
10.15294/ijcs.v4i1.4766
ISSN
2502-6844, 2252-6951
Terbit
2015-05-01
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ilmiah kulit buah rambutan sebelumnya menyatakan kulit buah rambutan mengandung senyawa tanin, saponin, flavonoid, alkaloid, dan triterpenoid yang diketahui mempunyai aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri kulit buah rambutan. Metode yang digunakan untuk ekstraksi yaitu dengan sokletasi menggunakan pelarut etanol dan kloroform. Uji aktivitas antibakteri ditentukan dengan metode difusi cakram. Hasil penapisan fitokimia menunjukkan bahwa serbuk kulit buah rambutan mengandung senyawa alkaloid, steroid, terpenoid, fenolik dan saponin. Sedangkan pada ekstrak etanol dan kloroform hanya 3 golongan senyawa yaitu terpenoid, steroid dan saponin. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan adanya daya hambat pada bakteri B.subtilis dan bakteri E.coli. Ekstrak yang mempunyai aktivitas antibakteri tertinggi adalah ekstrak etanol dengan kadar hambat minimum 40% dengan diameter zona bening sebesar 6 mm pada bakteri E.coli dan 50% dengan diameter zona bening 7 mm pada bakteri B.subtilis. Hasil analisis dengan GC-MS menunjukkan senyawa yang paling berperan dalam aktivitas antibakteri pada ekstrak kloroform adalah senyawa stigmasterol. Sedangkan pada ekstrak etanol senyawa yang diduga berperan dalam aktivitas antibakteri adalah senyawa beta-patchoulene.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 99 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sri MursitiAfiliasi tidak diketahui6
Ersanghono KusumoAfiliasi tidak diketahui5
Endang SusilaningsihState University of Semarang4
Harjono HarjonoAfiliasi tidak diketahui4
Edy CahyonoState University of Semarang4
Kusoro SiadiAfiliasi tidak diketahui3
Nanik WijayatiState University of Semarang3
Eleny Sania PutriAfiliasi tidak diketahui2
Nur'aini Sa'adahAfiliasi tidak diketahui1
Novita NurmasariAfiliasi tidak diketahui1
Sri Mantini Rahayu SedyawatiAfiliasi tidak diketahui1
Sri NurhayatiState University of Semarang1
Anis NabilaAfiliasi tidak diketahui1
Garnis AstriyantiAfiliasi tidak diketahui1
Aulia ParahitaAfiliasi tidak diketahui1
Nanik WijayantiAfiliasi tidak diketahui1
Triya RuliyantiAfiliasi tidak diketahui1
Harjito HarjitoAfiliasi tidak diketahui1
Nur HalimahAfiliasi tidak diketahui1
Eka PurwaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Sri Puji LestariAfiliasi tidak diketahui1
Endang AriyaniAfiliasi tidak diketahui1
Ardi HermawanAfiliasi tidak diketahui1
Faizal Bintang FebriawanAfiliasi tidak diketahui1
Hanny NovianiAfiliasi tidak diketahui1
Wienda ErvianaAfiliasi tidak diketahui1
Nurizq Mauli SeptianiAfiliasi tidak diketahui1
Arisna RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Muhammadad AlchaddadAfiliasi tidak diketahui1
Rizki MaulidaAfiliasi tidak diketahui1
Syifa FauziyahAfiliasi tidak diketahui1
Julianto PratomoAfiliasi tidak diketahui1
Woro SumarniState University of Semarang1
Ahmad FajrudinAfiliasi tidak diketahui1
Novia Tina AnjaniAfiliasi tidak diketahui1
Febri Siti RomdonahAfiliasi tidak diketahui1
Aftria Nur MaulidaAfiliasi tidak diketahui1
Anggy Rinela Sulistya RiniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.,) PADA BAKTERI</dc:title>
	<dc:creator>Wardhani, Rengganis Ayu Pramudya</dc:creator>
	<dc:creator>Supartono, Supartono</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ilmiah kulit buah rambutan sebelumnya menyatakan kulit buah rambutan mengandung senyawa tanin, saponin, flavonoid, alkaloid, dan triterpenoid yang diketahui mempunyai aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri kulit buah rambutan. Metode yang digunakan untuk ekstraksi yaitu dengan sokletasi menggunakan pelarut etanol dan kloroform. Uji aktivitas antibakteri ditentukan dengan metode difusi cakram. Hasil penapisan fitokimia menunjukkan bahwa serbuk kulit buah rambutan mengandung senyawa alkaloid, steroid, terpenoid, fenolik dan saponin. Sedangkan pada ekstrak etanol dan kloroform hanya 3 golongan senyawa yaitu terpenoid, steroid dan saponin. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan adanya daya hambat pada bakteri B.subtilis dan bakteri E.coli. Ekstrak yang mempunyai aktivitas antibakteri tertinggi adalah ekstrak etanol dengan kadar hambat minimum 40% dengan diameter zona bening sebesar 6 mm pada bakteri E.coli dan 50% dengan diameter zona bening 7 mm pada bakteri B.subtilis. Hasil analisis dengan GC-MS menunjukkan senyawa yang paling berperan dalam aktivitas antibakteri pada ekstrak kloroform adalah senyawa stigmasterol. Sedangkan pada ekstrak etanol senyawa yang diduga berperan dalam aktivitas antibakteri adalah senyawa beta-patchoulene.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2015-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/4766</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijcs.v4i1.4766</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Chemical Science; Vol 4 No 1 (2015)</dc:source>
	<dc:source>2502-6844</dc:source>
	<dc:source>2252-6951</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijcs.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/4766/4382</dc:relation>
</oai_dc:dc>