Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Mengatasi Perilaku Terisolir Siswa Menggunakan Teknik Assertive Training pada Siswa Kelas IV

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application · Vol. 2 No. 2 (2013)

DOI
10.15294/ijgc.v2i2.3072
ISSN
2597-6133, 2252-6374
Terbit
2013-06-05
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi perilaku terisolir siswa menggunakan konseling behavior teknik assertive training pada siswa kelas IV. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subyek penelitian berjumlah dua orang siswa kelas IV A dan IV B SD Negeri Pekunden Semarang. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data induktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa perilaku terisolir siswa dapat diatasi dengan konseling behavior teknik assertive training. Hal ini dapat dilihat dari salah satu indikator perilaku terisolir siswa yaitu minat bersosial yang mengalami peningkatan. Siswa terisolir tidak lagi berdiam diri saat ada kegiatan bersama dan lebih banyak ikut serta dalam kegiatan kelompok, selain itu jumlah teman yang dimiliki juga bertambah. Kemampuan bertenggang rasa siswa terisolir juga meningkat, terlihat dari mampunya siswa menghargai orang lain saat ada yang berbicara, tidak memilih teman dalam bergaul dan mulai membuka dirinya untuk mau berteman dengan semua siswa di kelasnya. Selain kedua aspek tersebut, perlakuan teman pada siswa terisolir juga mengalami beberapa perubahan, teman siswa tidak lagi mengejek atau menjauhi siswa, teman sekelas siswa mulai mampu menerima siswa sebagai teman bermain. This research has a purpose to solve a behavior of isolated use counseling behavior techniques assertive training at 4th grade students. The type this research is qualitative research. There are two subject of this research, class IV A and IV B. Methods of data collection using observation, interview and documentation. The data analysis technique is inductive data, including data reduction, data presentation, and conclusions. The result showed that the behavior of isolated students can be solve with counseling assertive training techniques. It can be seen from one of the indicators, social interest has increased. Isolated students no longer silent when there are a lot activities and participate in group activities, the number of friends also increased. The ability to tolerate isolated students also increased, can be seen from the ability of students to respect others when other student speaks, do not choose friends and began to open themself to be friends with all the students in their class. In addition to these two aspects, the isolated treatment of a friend to the students also experienced some changes, students are no longer friends mock or away from the student, the student classmates begin to accept students as friends to play.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 109 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas PGRI Wiranegara
  • Universitas Respati Yogyakarta
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Anwar SutoyoAfiliasi tidak diketahui11
Eko NusantoroAfiliasi tidak diketahui6
Awalya AwalyaAfiliasi tidak diketahui6
Mungin Eddy WibowoAfiliasi tidak diketahui3
Sugiyo -Afiliasi tidak diketahui3
Sugiyo SugiyoAfiliasi tidak diketahui3
Heru MugiarsoAfiliasi tidak diketahui2
Sinta SaraswatiAfiliasi tidak diketahui2
Mulawarman MulawarmanAfiliasi tidak diketahui2
Ali FormenAfiliasi tidak diketahui2
Imam TadjriAfiliasi tidak diketahui2
Noviana PrasetyaningtyasAfiliasi tidak diketahui2
Supriyo SupriyoUniversitas PGRI Wiranegara2
Trecy Whitny SantosoAfiliasi tidak diketahui2
Muhsin MuhsinAfiliasi tidak diketahui1
Fanry Julius SopacuaAfiliasi tidak diketahui1
Aulia Ika SadewiAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu MiraningsihAfiliasi tidak diketahui1
Nurul Yunia S.Afiliasi tidak diketahui1
Danang JanuarAfiliasi tidak diketahui1
Danti Marta DewiAfiliasi tidak diketahui1
Sakinah FaizahAfiliasi tidak diketahui1
Carti CartiAfiliasi tidak diketahui1
Bregita Rindy AntikaAfiliasi tidak diketahui1
Sri LestariUniversitas Respati Yogyakarta1
Diyah Ayu AlfianiAfiliasi tidak diketahui1
Anisa Puji HarlinaAfiliasi tidak diketahui1
Maria Theresia Sri HartatiAfiliasi tidak diketahui1
Eka Dya JunitaAfiliasi tidak diketahui1
Lu'luatun MiskiyaAfiliasi tidak diketahui1
Miftakhatun RizaAfiliasi tidak diketahui1
Gus Riries Nahdliyatul AwaliyahAfiliasi tidak diketahui1
Novi NurfitasariAfiliasi tidak diketahui1
Desta Rizky BudiartiAfiliasi tidak diketahui1
Ana Mar Atul HasanahAfiliasi tidak diketahui1
Asti RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Petra Adhianto PutroAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Mengatasi Perilaku Terisolir Siswa Menggunakan Teknik Assertive Training pada Siswa Kelas IV</dc:title>
	<dc:creator>Retnomanisya, Tutut Yunita</dc:creator>
	<dc:creator>Sugiharto, DYP</dc:creator>
	<dc:creator>Suharso, Suharso</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi perilaku terisolir siswa menggunakan konseling behavior teknik assertive training pada siswa kelas IV. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subyek penelitian berjumlah dua orang siswa kelas IV A dan IV B SD Negeri Pekunden Semarang. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data induktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa perilaku terisolir siswa dapat diatasi dengan konseling behavior teknik assertive training. Hal ini dapat dilihat dari salah satu indikator perilaku terisolir siswa yaitu minat bersosial yang mengalami peningkatan. Siswa terisolir tidak lagi berdiam diri saat ada kegiatan bersama dan lebih banyak ikut serta dalam kegiatan kelompok, selain itu jumlah teman yang dimiliki juga bertambah. Kemampuan bertenggang rasa siswa terisolir juga meningkat, terlihat dari mampunya siswa menghargai orang lain saat ada yang berbicara, tidak memilih teman dalam bergaul dan mulai membuka dirinya untuk mau berteman dengan semua siswa di kelasnya. Selain kedua aspek tersebut, perlakuan teman pada siswa terisolir juga mengalami beberapa perubahan, teman siswa tidak lagi mengejek atau menjauhi siswa, teman sekelas siswa mulai mampu menerima siswa sebagai teman bermain.
&amp;nbsp;
This research has a purpose to solve a behavior of isolated use counseling behavior techniques assertive training at 4th grade students. The type this research is qualitative research. There are two subject of this research, class IV A and IV B. Methods of data collection using observation, interview and documentation. The data analysis technique&amp;nbsp; is inductive data, including data reduction, data presentation, and conclusions. The result showed that the behavior of isolated students can be solve with counseling assertive training techniques. It can be seen from one of the indicators, social interest has increased. Isolated students no longer silent when there are a lot  activities and participate in group activities, the number of friends also increased. The ability to tolerate isolated students also increased, can be seen from the ability of students to respect others when other student speaks, do not choose friends and began to open themself to be friends with all the students in their class. In addition to these two aspects, the isolated treatment of a friend to the students also experienced some changes, students are no longer friends mock or away from the student, the student classmates begin to accept students as friends to play.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2013-06-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jbk/article/view/3072</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijgc.v2i2.3072</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application; Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013</dc:source>
	<dc:source>2597-6133</dc:source>
	<dc:source>2252-6374</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijgc.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jbk/article/view/3072/2840</dc:relation>
</oai_dc:dc>