Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Keterbukaan Diri Siswa dalam Layanan Konseling Individu Ditinjau dari Empati dan Keterampilan Reassurance Konselor

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application · Vol. 9 No. 2 (2022) · hlm. 77–82

DOI
10.15294/ijgc.v9i2.22555
ISSN
2597-6133, 2252-6374
Terbit
2022-02-08
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara empati dan keterampilan reassurance dengan keterbukaan diri siswa dalam layanan konseling individu. Skala empati, skala keterampilan reassurance, dan skala keterbukaan diri siswa dalam layanan konseling individu diberikan kepada 45 orang siswa yang diambil secara purposive yaitu siswa yang telah mengikuti layanan konseling individu. Berdasarkan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda menunjukkan empati menjadi prediktor keterbukaan diri siswa dalam layanan konseling individu (R² = 0,512), begitu pula keterampilan reassurance (R² = 0,654), dan empati dan keterampilan reassurance prediktor pada keterbukaan diri siswa dalam layanan konseling individu (R² = 0,665). Simpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan yang signifikan antara empati dan keterampilan reassurance dengan keterbukaan diri siswa dalam layanan konseling individu. Penelitian ini memberikan implikasi bagi guru BK untuk dapat memberikan layanan yang sesuai untuk membantu meningkatkan keterbukaan diri siswa. Kata kunci: empati; keterampilan reassurance; keterbukaan diri siswa dalam layanan konseling individu Abstract This study aims to determine the relationship between empathy and reassurance skills with self-disclosure of students in individual counseling services. The empathy scale, the scale of reassurance skills, and the students' self-disclosure scales in individual counseling services are administered to 45 students taken purposively ie students who have attended individual counseling services. Based on simple linear regression and multiple linear regression showed empathy to be a predictor of students 'self-disclosure in individual counseling services (R² = 0.512), as well as reassurance skills (R² = 0.654), and empathy and reassurance skills predictors of students' self-disclosure in individual counseling services R² = 0.665). The conclusion of this study is that there is a significant relationship between empathy and reassurance skills with the students 'self-disclosure in individual counseling services. This study provides implications for BK teachers to be able to provide appropriate services to help improve students' self-disclosure. Keywords: empathy; reassurance skills; self-disclosure of students in individual counseling services

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 104 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas PGRI Wiranegara
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sugiyo SugiyoAfiliasi tidak diketahui6
Supriyo SupriyoUniversitas PGRI Wiranegara5
Kusnarto KurniawanAfiliasi tidak diketahui5
Mungin Eddy WibowoAfiliasi tidak diketahui4
MuslikahAfiliasi tidak diketahui3
Catharina Tri AnniAfiliasi tidak diketahui3
Sinta SaraswatiAfiliasi tidak diketahui3
Suharso SuharsoAfiliasi tidak diketahui2
SunawanAfiliasi tidak diketahui2
Edy PurwantoAfiliasi tidak diketahui2
Septi WulandariAfiliasi tidak diketahui2
Lilik MaryantoAfiliasi tidak diketahui2
Mera RizkinaAfiliasi tidak diketahui2
Cahya Dewi RizkiwatiAfiliasi tidak diketahui2
Sunawan SunawanAfiliasi tidak diketahui2
Galuh NadhitaAfiliasi tidak diketahui1
Banun Sri HaksasiAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Fadjri AgustianiAfiliasi tidak diketahui1
Diky Arya PrakosaAfiliasi tidak diketahui1
Ernest Ceti SeptyantiAfiliasi tidak diketahui1
Ummi Farikhatun NisaAfiliasi tidak diketahui1
Sania Nur HanifaAfiliasi tidak diketahui1
Siti Nur CholipahAfiliasi tidak diketahui1
yuniati yuniatiAfiliasi tidak diketahui1
Paryanto ParyantoAfiliasi tidak diketahui1
Carti CartiAfiliasi tidak diketahui1
Maria Theresia Sri HartatiAfiliasi tidak diketahui1
Nur Ida FaridaAfiliasi tidak diketahui1
Amalia Cahya SetianiAfiliasi tidak diketahui1
Eko NusantoroAfiliasi tidak diketahui1
Restu SetyoningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Irfan PrabowoAfiliasi tidak diketahui1
Ujang CandraAfiliasi tidak diketahui1
Mungin Edy WibowoAfiliasi tidak diketahui1
Krisna MurjiatikAfiliasi tidak diketahui1
Santi Nur OktafianiAfiliasi tidak diketahui1
Fitriani ChairunnisakAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Keterbukaan Diri Siswa dalam Layanan Konseling Individu Ditinjau dari Empati dan Keterampilan Reassurance Konselor</dc:title>
	<dc:creator>Raharjo, Slamet Ade</dc:creator>
	<dc:creator>Mugiarso, Heru</dc:creator>
	<dc:creator>Setyowani, Ninik</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara empati dan keterampilan reassurance dengan keterbukaan diri siswa dalam layanan konseling individu. Skala empati, skala keterampilan reassurance, dan skala keterbukaan diri siswa dalam layanan konseling individu diberikan kepada 45 orang siswa yang diambil secara purposive yaitu siswa yang telah mengikuti layanan konseling individu. Berdasarkan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda menunjukkan empati menjadi prediktor keterbukaan diri siswa dalam layanan konseling individu (R² = 0,512), begitu pula keterampilan reassurance (R² = 0,654), dan empati dan keterampilan reassurance prediktor pada keterbukaan diri siswa dalam layanan konseling individu (R² = 0,665). Simpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan yang signifikan antara empati dan keterampilan reassurance dengan keterbukaan diri siswa dalam layanan konseling individu. Penelitian ini memberikan implikasi bagi guru BK untuk dapat memberikan layanan yang sesuai untuk membantu meningkatkan keterbukaan diri siswa.
Kata kunci : empati; keterampilan reassurance; keterbukaan diri siswa dalam layanan konseling individu
&amp;nbsp;
Abstract
This study aims to determine the relationship between empathy and reassurance skills with self-disclosure of students in individual counseling services. The empathy scale, the scale of reassurance skills, and the students' self-disclosure scales in individual counseling services are administered to 45 students taken purposively ie students who have attended individual counseling services. Based on simple linear regression and multiple linear regression showed empathy to be a predictor of students 'self-disclosure in individual counseling services (R² = 0.512), as well as reassurance skills (R² = 0.654), and empathy and reassurance skills predictors of students' self-disclosure in individual counseling services R² = 0.665). The conclusion of this study is that there is a significant relationship between empathy and reassurance skills with the students 'self-disclosure in individual counseling services. This study provides implications for BK teachers to be able to provide appropriate services to help improve students' self-disclosure. 
Keywords: empathy; reassurance skills; self-disclosure of students in individual counseling services</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-02-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jbk/article/view/22555</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijgc.v9i2.22555</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application; Vol 9 No 2 (2020): Desember 2020; 77-82</dc:source>
	<dc:source>2597-6133</dc:source>
	<dc:source>2252-6374</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijgc.v9i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jbk/article/view/22555/21087</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application</dc:rights>
</oai_dc:dc>