Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kampanye Patai-Partai Politik Menjelang Pemilihan Umum 1955 Di Kota Semarang (Studi Kasus PNI, PKI, Nu, dan Masyumi)

Journal of Indonesian History · Vol. 8 No. 1 (2019) · hlm. 62–71

DOI
10.15294/jih.v8i1.32213
ISSN
2549-0370, 2252-6633
Terbit
2019-07-31
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Kondisi sosial-politik Indonesia tahun 1950-an menjadi suatu arena bagi partai-partai politik untuk menunjukan keberadaannya di tengah masalah-masalah sosial-politik yang menimpa Indonesia, setidaknya itu terjadi ketika wacana diselenggarakannya Pemilihan Umum (pemilu) berhembus. Partai-partai politik dengan masing-masing ideologi partai yang diusung saling mengkampanyekan jalan keluar atas masalah-masalah yang dihadapi Indonesia tahun 1950-an. Semua yang dilakukan partai-partai politik itu adalah upaya meraih hati rakyat untuk persiapan Pemilu 1955. Penelitian ini membahas tentang hubungan antara kondisi sosial-politik Indonesia tahun 1950-an dengan kampanye partai-partai politik. Penelitian ini juga mencoba menunjukan bahwa latar belakang historis dan kondisi sosial-politik suatu daerah turut mempengaruhi peta kekuatan politik dan hasil Pemilu 1955. Dalam kasus yang terjadi di Kota Semarang, dengan keluarnya PKI sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemilu 1955 di Kota Semarang, menunjukkan bahwa kampanye bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi hasil yang diraih suatu partai. Akan tetapi ada faktor lain yang juga turut mempengaruhi hasil yang diraih suatu partai. Faktor tersebut adalah latar belakang historis dan kondisi sosial-politik di Kota Semarang.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 94 tautan kepenulisan bersama · 5 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Tarumanagara University
  • State University of Semarang
  • Sebelas Maret University
  • Universitas Bhayangkara Surabaya
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang3
Bain BainAfiliasi tidak diketahui3
Abdul MuntholibAfiliasi tidak diketahui3
Aisyah Nur Sayidatun NisaAfiliasi tidak diketahui2
Dewi Lisnoor SetyowatiAfiliasi tidak diketahui2
Cahyo Budi UtomoAfiliasi tidak diketahui2
Purwadi SuhandiniAfiliasi tidak diketahui2
Atno AtnoAfiliasi tidak diketahui2
Lina LinaTarumanagara University1
Arthur Adhitya MarunduhTarumanagara University1
Daniel AjienegoroTarumanagara University1
Muzakki BashoriAfiliasi tidak diketahui1
Meddiati Fajri PutriAfiliasi tidak diketahui1
Inez Kalyana AzmiAfiliasi tidak diketahui1
Abdul RozaqAfiliasi tidak diketahui1
Herlina Putri KhawismayaAfiliasi tidak diketahui1
Rahma Danisa Eka SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Asep GinanjarAfiliasi tidak diketahui1
Apik Budi SantosoAfiliasi tidak diketahui1
Haryono HaryonoUniversitas Bhayangkara Surabaya1
Slamet SlametSebelas Maret University1
Masrukhi MasrukhiAfiliasi tidak diketahui1
Joko WidodoAfiliasi tidak diketahui1
Sugiyo SugiyoAfiliasi tidak diketahui1
Ifada Retno EkaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Maman RachmanAfiliasi tidak diketahui1
Ayna Ayu AlkhairunisaAfiliasi tidak diketahui1
Sunarto SunartoAfiliasi tidak diketahui1
Isah Siti KhodijahAfiliasi tidak diketahui1
Muh. SholehAfiliasi tidak diketahui1
Amal Rizqi AzizAfiliasi tidak diketahui1
Hendro Ari WibowoAfiliasi tidak diketahui1
P. Eko PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Umi DarojahAfiliasi tidak diketahui1
Nimas PuspitasariState University of Semarang1
Eddy WaluyoAfiliasi tidak diketahui1
Abu Su’udAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jih/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kampanye Patai-Partai Politik Menjelang Pemilihan Umum 1955 Di Kota Semarang (Studi Kasus PNI, PKI, Nu, dan Masyumi)</dc:title>
	<dc:creator>Ahmad, Nanang Rendi</dc:creator>
	<dc:creator>Wasino, Wasino</dc:creator>
	<dc:creator>Wijayanti, Putri Agus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kondisi sosial-politik Indonesia tahun 1950-an menjadi suatu arena bagi partai-partai politik untuk menunjukan keberadaannya di tengah masalah-masalah sosial-politik yang menimpa Indonesia, setidaknya itu terjadi ketika wacana diselenggarakannya Pemilihan Umum (pemilu) berhembus. Partai-partai politik dengan masing-masing ideologi partai yang diusung saling mengkampanyekan jalan keluar atas masalah-masalah yang dihadapi Indonesia tahun 1950-an. Semua yang dilakukan partai-partai politik itu adalah upaya meraih hati rakyat untuk persiapan Pemilu 1955. Penelitian ini membahas tentang hubungan antara kondisi sosial-politik Indonesia tahun 1950-an dengan kampanye partai-partai politik. Penelitian ini juga mencoba menunjukan bahwa latar belakang historis dan kondisi sosial-politik suatu daerah turut mempengaruhi peta kekuatan politik dan hasil Pemilu 1955.&amp;nbsp; Dalam kasus yang terjadi di Kota Semarang, dengan keluarnya PKI sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemilu 1955 di Kota Semarang, menunjukkan bahwa kampanye bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi hasil yang diraih suatu partai. Akan tetapi ada faktor lain yang juga turut mempengaruhi hasil yang diraih suatu partai. Faktor tersebut adalah latar belakang historis dan kondisi sosial-politik di Kota Semarang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jih/article/view/32213</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jih.v8i1.32213</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Indonesian History; Vol 8 No 1 (2019): Journal of Indonesian History (JIH); 62-71</dc:source>
	<dc:source>2549-0370</dc:source>
	<dc:source>2252-6633</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jih.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jih/article/view/32213/13828</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Journal of Indonesian History</dc:rights>
</oai_dc:dc>