Jurnal
MODEL MATEMATIKA POPULASI PEROKOK PADA DAERAH YANG MENERAPKAN DENDA
Unnes Journal of Mathematics · Vol. 7 No. 1 (2018) · hlm. 1–17
- ISSN
- 2460-5859, 2252-6943
- Terbit
- 2018-11-30
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Mudahnya menemukan perokok disebabkan oleh banyaknya perokok terutama di Indonesia. Untuk menekan banyaknya perokok di Indonesia, penerapan denda diberlakukan. Tujuan penelitian adalah membangun, menganalisis, dan menginterpretasikan simulasi model matematika populasi perokok di daerah yang menerapkan denda. Dalam pembangunan model diperoleh dua model matematika. Dari kedua model diperoleh bilangan reproduksi, titik kesetimbangan endemik berbeda yang stabil untuk dan memiliki titik kesetimbangan tak endemik sama yang stabil untuk dan tak stabil untuk. Untuk menghilangkan populasi perokok pada model pertama, diperlukan usaha untuk menekan laju kontak kurang dari 0,01 dan tingkat keefektivan denda lebih dari 0,3445. Untuk menghilangkan populasi perokok pada model kedua, diperlukan usaha untuk menekan laju kontak kurang dari 0,03 dan tingkat keefektivan denda lebih dari 0,1548.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 93 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Stevanus Budi Waluya | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Rochmad Rochmad | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Mashuri Mashuri | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Arief Agoestanto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Moch Chotim | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Masrukan Masrukan | State University of Semarang | 2 |
| Mulyono Mulyono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Endang Retno Winarti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Zuhair Zahid | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Endang Sugiharti | State University of Semarang | 1 |
| Fajar Eska Pradhana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Allief Nashrullah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Supriyono Supriyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ardian Dwi Anggoro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Supriyono Supriyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Retno Dwi Astuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Joko Prasetyo | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Wuryanto Wuryanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Kholisoh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Frestika Setiani Sya'baningtyas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Julia Ulfah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Putri Wijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gina Puspita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Supriyono Supriyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zaidin Asyabah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Putriaji Hendikawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novia Nilam Nurlazuardini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yanuar Chaerul Umam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Supriyono Supriyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nisa Aulia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Supriyono Supriyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| lida Mawarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sugiman Sugiman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dewi Aulia Afifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Sri Noor Asih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mustiko Rizki Ramadhan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Julul Zamzami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.