Jurnal
Upaya Mengolah Sampah Organik Sekolah sebagai Media Tanam dengan Memanfaatkan Biofermentasi EM-4
Unnes Physics Education Journal · Vol. 13 No. 2 (2024) · hlm. 177–180
- ISSN
- 2503-2313, 2252-6935
- Terbit
- 2024-09-20
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Sampah daun yang berada disekitar sekolah dan lingkungan sekolah setiap hari jumlahnya banyak. Cara untuk membersihkan dengan membakar sampah dan menimbun, sehingga menimbulkan masalah baru yaitu pencemaran udara akibat pembakaran sampah daun dan rantinmg tersebut.Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat yang melatih sivitas MA Al Ashar untuk mengolah sampah daun atau sampah organik menjadi media tanam dengan menggunakan biofermentasi EM-4. Metode yang dilakukan untuk kegiatan pengabdian ini secara luring dengan tahapan 1) Ceramah dan Diskusi tentang pemanfaatan sampah organik sebagai media tanam menggunakan biofermentasi EM-4; 2) Melakukan praktik mengolah sampah daun menjadi media tanam; 3. Melakukan evaluasi hasil pengabdian masyarakat dan tundak lanjut para sivitas MA Al Ashar untuk mengolah sampah daun menjadi media tanam. Peserta pelatihan terdiri atas 14 siswa terpilih dan 26 guru MA Al Ashar Kab. Grobogan. Hasil pengabdian masyarakat antara lain 1) peserta (Guru dan Siswa MA AL Ashar) mampu memahami materi pelatihan dan mempraktikan cara mengolah sampah daun menjadi media tanam dengan memanfaatkan biofermentasi EM-4; 2) Siswa mampu memproduksi hasil olahan sampah organik menjadi kompos dan media tanam. Simpulan pengabdian ini adalah semua peserta pelatihan mampu memahami materi dan mempratikkan model pengolahan sampah organik dengan baik
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 192 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ellianawati Ellianawati | State University of Semarang | 13 |
| Ani Rusilowati | State University of Semarang | 9 |
| Tri Joko Raharjo | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Ian Yulianti | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Putut Marwoto | State University of Semarang | 6 |
| Pratiwi Dwijananti | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Listiyanto Listiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Harianingsih Harianingsih | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Imam Sumpono | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sigit Saptono | State University of Semarang | 3 |
| Sarwi Sarwi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Alvian Alvian | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Susilo Susilo | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Fianti Fianti | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sunyoto Eko Nugroho | State University of Semarang | 3 |
| Hartono Hartono | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Isa Akhlis | State University of Semarang | 3 |
| Arif Widiyatmoko | State University of Semarang | 2 |
| Fitri Nurdiana | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Diah Nur Fitriasari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rahayu Pangestuti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Teguh Darsono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Slamet Haryono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Haydnn Caesha Maulana | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sugiyanto Sugiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Wiwi Isnaeni | State University of Semarang | 2 |
| Nurul Heni Astuti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Suharto Linuwih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nuni Widiarti | State University of Semarang | 2 |
| Supriyadi Supriyadi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sarwi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Husna Arifah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Agus Yulianto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Achmad Sopyan | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.