Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KARAKTERISTIK KONDISI BIO-FISIK PANTAI TEMPAT PENELURAN PENYU DI LHOK PANTÊ TIBANG SEBAGAI REFERENSI MATAKULIAH EKOLOGI DAN MASALAH LINGKUNGAN

Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan · Vol. 6 No. 1 (2019)

DOI
10.22373/pbio.v6i1.4235
Terbit
2019-01-24
Penerbit
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Bahasa
eng

Abstrak

Penyu merupakan hewan yang tergolong pada kondisi terancam punah. Hal ini terjadi disebabkan dari penangkapan penyu yang terjadi secara terus menerus dan berkelanjutan, juga disebabkan oleh rusaknya habitat peneluran, terganggunya jalur migrasi bagi penyu, serta terjadinya pencemaran lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kondisi bio-fisik pantai tempat peneluran penyu di Lhok Pantê Tibang Gampong Deah Raya Kecamatan Syiah Kuala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode survey eksploratif dengan pengambilan sampel menggunakan metode garis berpetak. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 14 spesies tumbuhan yang tergolong ke dalam 9 familia. Indek Nilai Penting (INP) tertinggi adalah pada tumbuhan Calotropis gigantea sebesar 32,45877061 dan nilai Indeks Keanekaragaman sebesar 0,270928258. kemiringan pantai tergolong datar, dengan lebar total pantai berkisar antara 26,33 m – 51.8 m dengan rata-rata berkisar antara 13.16 m – 25.9 m. Suhu paling tinggi yaitu 42.8 0C, dengan kelembaban sebesar 67% dan pH yang netral.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 129 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Syiah Kuala
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Mulyadi MulyadiAfiliasi tidak diketahui14
Elita AgustinaAfiliasi tidak diketahui12
Nursalmi MahdiAfiliasi tidak diketahui10
Zuraidah ZuraidahAfiliasi tidak diketahui8
Rizky AhadiAfiliasi tidak diketahui8
Nurdin AminAfiliasi tidak diketahui8
Nafisah HanimAfiliasi tidak diketahui5
Muhammad Ali SarongAfiliasi tidak diketahui3
Eva Nauli TaibAfiliasi tidak diketahui3
Eva Nauli TaibAfiliasi tidak diketahui3
Nurlia ZaharaAfiliasi tidak diketahui3
Muhammad NazarAfiliasi tidak diketahui2
Yusra YusraAfiliasi tidak diketahui2
Azhari AzhariUniversitas Gadjah Mada2
M. Ali SarongAfiliasi tidak diketahui2
Julizar JulizarAfiliasi tidak diketahui2
Sultia Linika SariAfiliasi tidak diketahui2
Nurasiah NurasiahAfiliasi tidak diketahui2
Hedriansyah HedriansyahAfiliasi tidak diketahui2
Kurniawati KurniawatiAfiliasi tidak diketahui2
Yutria IqwandaAfiliasi tidak diketahui2
Cut Ratna DewiAfiliasi tidak diketahui2
Wiwit ArtikaUniversitas Syiah Kuala2
Eriawati EriawatiAfiliasi tidak diketahui2
Rafika DewiAfiliasi tidak diketahui2
Rizkina FajriahAfiliasi tidak diketahui2
Niswatulmuna AlgitaAfiliasi tidak diketahui2
Djufri DjufriAfiliasi tidak diketahui2
Nusirwan NusirwanAfiliasi tidak diketahui1
Wardatul HayuniAfiliasi tidak diketahui1
SRI WAHYUNIAfiliasi tidak diketahui1
Evi AgustinaAfiliasi tidak diketahui1
Nurul FarijaAfiliasi tidak diketahui1
Rahmawati RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Lisa FatmalaAfiliasi tidak diketahui1
Sahibul AnnasAfiliasi tidak diketahui1
Rifdah SumayyahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KARAKTERISTIK KONDISI BIO-FISIK PANTAI TEMPAT PENELURAN PENYU DI LHOK PANTÊ TIBANG SEBAGAI REFERENSI MATAKULIAH EKOLOGI DAN MASALAH LINGKUNGAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">As’ariah, As’ariah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kamal, Samsul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayat, Muslich</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penyu merupakan hewan yang tergolong pada kondisi terancam punah. Hal ini terjadi disebabkan dari penangkapan penyu yang terjadi secara terus menerus dan berkelanjutan, juga disebabkan oleh rusaknya habitat peneluran, terganggunya jalur migrasi bagi penyu, serta terjadinya pencemaran lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kondisi bio-fisik pantai tempat peneluran penyu di Lhok Pantê Tibang Gampong Deah Raya Kecamatan Syiah Kuala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode survey eksploratif dengan pengambilan sampel menggunakan metode garis berpetak. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 14 spesies tumbuhan yang tergolong ke dalam 9 familia. Indek Nilai Penting (INP) tertinggi adalah pada tumbuhan Calotropis gigantea sebesar 32,45877061 dan nilai Indeks Keanekaragaman sebesar 0,270928258. kemiringan pantai tergolong datar, dengan lebar total pantai berkisar antara 26,33 m – 51.8 m dengan rata-rata berkisar antara 13.16 m – 25.9 m. Suhu paling tinggi yaitu 42.8 0C, dengan kelembaban sebesar 67% dan pH yang netral.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/4235</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/pbio.v6i1.4235</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan; Vol. 6 No. 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018</dc:source>
	<dc:source>10.22373/pbio.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/4235/2771</dc:relation>
	<dc:relation>10.22373/pbio.v6i1.4235.g2771</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Prosiding Biotik</dc:rights>
</oai_dc:dc>