Jurnal
KARAKTERISTIK KONDISI BIO-FISIK PANTAI TEMPAT PENELURAN PENYU DI LHOK PANTÊ TIBANG SEBAGAI REFERENSI MATAKULIAH EKOLOGI DAN MASALAH LINGKUNGAN
Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan · Vol. 6 No. 1 (2019)
- Terbit
- 2019-01-24
- Penerbit
- Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
- Bahasa
- eng
Abstrak
Penyu merupakan hewan yang tergolong pada kondisi terancam punah. Hal ini terjadi disebabkan dari penangkapan penyu yang terjadi secara terus menerus dan berkelanjutan, juga disebabkan oleh rusaknya habitat peneluran, terganggunya jalur migrasi bagi penyu, serta terjadinya pencemaran lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kondisi bio-fisik pantai tempat peneluran penyu di Lhok Pantê Tibang Gampong Deah Raya Kecamatan Syiah Kuala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode survey eksploratif dengan pengambilan sampel menggunakan metode garis berpetak. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 14 spesies tumbuhan yang tergolong ke dalam 9 familia. Indek Nilai Penting (INP) tertinggi adalah pada tumbuhan Calotropis gigantea sebesar 32,45877061 dan nilai Indeks Keanekaragaman sebesar 0,270928258. kemiringan pantai tergolong datar, dengan lebar total pantai berkisar antara 26,33 m – 51.8 m dengan rata-rata berkisar antara 13.16 m – 25.9 m. Suhu paling tinggi yaitu 42.8 0C, dengan kelembaban sebesar 67% dan pH yang netral.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 129 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Universitas Gadjah Mada
- Universitas Syiah Kuala
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Mulyadi Mulyadi | Afiliasi tidak diketahui | 14 |
| Elita Agustina | Afiliasi tidak diketahui | 12 |
| Nursalmi Mahdi | Afiliasi tidak diketahui | 10 |
| Zuraidah Zuraidah | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Rizky Ahadi | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Nurdin Amin | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Nafisah Hanim | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Muhammad Ali Sarong | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Eva Nauli Taib | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Eva Nauli Taib | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Nurlia Zahara | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Muhammad Nazar | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yusra Yusra | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Azhari Azhari | Universitas Gadjah Mada | 2 |
| M. Ali Sarong | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Julizar Julizar | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sultia Linika Sari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nurasiah Nurasiah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Hedriansyah Hedriansyah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Kurniawati Kurniawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yutria Iqwanda | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Cut Ratna Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Wiwit Artika | Universitas Syiah Kuala | 2 |
| Eriawati Eriawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rafika Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rizkina Fajriah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Niswatulmuna Algita | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Djufri Djufri | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nusirwan Nusirwan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wardatul Hayuni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| SRI WAHYUNI | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Evi Agustina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Farija | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahmawati Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lisa Fatmala | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sahibul Annas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rifdah Sumayyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.