Jurnal
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SINGKONG MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI
Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan · Vol. 8 No. 1 (2020)
- Terbit
- 2020-06-07
- Penerbit
- Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
- Bahasa
- eng
Abstrak
Limbah merupakan bahan sisa yang dihasilkan dari suatu proses produksi yang diangggap tidak mempunyai nilai. Limbah menjadi salah satu penyebab terjadinya pencemaran lingkungan. Singkong menjadi bahan utama yang digunakan dalam pembuatan berbagai macam olahan singkong, sedangkan kulitnya hanya menjadi limbah. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit singkong menjadi pupuk organik cair (POC) dan mengetahui pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian dilakukan di Desa Ie Masen Kayee Adang Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan 1 kontrol dengan 6 kali ulangan. Data dianalisis menggunakan anava satu jalur dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan pupuk organik cair kulit singkong paling baik pada perlakuan P3 (30%) yang berpengaruh terhadap tinggi batang dan jumlah daun tanaman sawi.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 97 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Mulyadi Mulyadi | Afiliasi tidak diketahui | 10 |
| Nursalmi Mahdi | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Nurdin Amin | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Yusra Yusra | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Samsul Kamal | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Kurniawati Kurniawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nafisah Hanim | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nusirwan Nusirwan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| SRI WAHYUNI | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Evi Agustina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Farija | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahmawati Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Epinovita Taib | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eriawati Eriawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nilam Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rifdah Sumayyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nadilla Nadilla | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elita Agustina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Soraya Ulfah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nadia Rahmi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rafika Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hadi Safriani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rizkina Fajriah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sarah Sapnaranda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Salminardi Mirfa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nanda Silvia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Laiyanah Laiyanah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yenni Aulia Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Marhamah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahmiati Rahmiati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ria Suwarni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tya Zhafira | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lia Ulfa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nidawati Nidawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Susi Darmayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maulida Maulida | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Farhaton Farhaton | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.