Jurnal
PENGARUH PENAMBAHAN KOSENTRASI SUKROSA DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP KETEBALAN NATA DE PINA
Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan · Vol. 9 No. 1 (2022) · hlm. 168–170
- Terbit
- 2022-06-07
- Penerbit
- Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
- Bahasa
- eng
Abstrak
Tanaman buah yang dibudidayakan di daerah tropis maupun subtropis dan menyimpan banyak air. Selama ini masyarakat hanya mengolah daging buah nanas, padahal kulit nanas dapat dimanfaatkan menjadi olahan Nata de pina. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah sukrosa terbaik dalam pembuatan Nata de pina. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan RALF dengan dua faktor perlakuan yaitu penambahan sukrosa dan lama fermentasi yang terdiri dari tiga perlakuan. Perlakuan yang digunakan adalah (P1L1) sukrosa 40 gr + 14 hari fermentasi. (P2L2) 45 gr sukrosa = 16 hari fermentasi dan (P3L3) 50 gr sukrosa + 18 hari fermentasi. Analisis data ketebalan Nata de pina dan uji organoleptik dilakukan secara deskripsi. Hasil yang diperoleh semakin tinggi jumlah sukrosa ditambahkan, maka ketebalan Nata de pina juga semakin bertambah. Ketebalan Nata de pina yang tertinggi terlihat pada penambahan sukrosa 50 gr dan lama fermentasi 18 hari yaitu mencapai 9 mm. Sedangkan ketebalan Nata de pina tererndah pada penambahan sukrosa 40 gr dan lama fermentasi 14 hari mencapai 6,5 mm.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 114 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Eriawati Eriawati | Afiliasi tidak diketahui | 12 |
| Samsul Kamal | Afiliasi tidak diketahui | 12 |
| Cut Ratna Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Raihanul Muhsan | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Nurdin Amin | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| SRI WAHYUNI | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Eva Nauli Taib | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Elita Agustina | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Rizky Ahadi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Ernilasari Ernilasari | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Nursalmi Mahdi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Eva Nauli Taib | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Qatrun Nida | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Roja Deswita | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Maina Wulandari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Badriati Abdiah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Riri Rahmadani Putri | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mulyadi Mulyadi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sukaisi Sukaisi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lenny Nainggolan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wardatul Hayuni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Nazar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yeni Yuliani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maulidar Wati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Merie Afnizar Merie Afnizar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Marjulia Ukhra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dewi Andayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hendrix Indra Kesuma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Adi Gunawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Anita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Rizki | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahmat Putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Devi Putriana Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Safiratul Fithri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lina Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lesti Trianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Susi Mulya Ulva | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.