Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Modernisasi Arab Saudi Era Muhammad bin Salman

Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin · Vol. 25 No. 2 (2023) · pp. 151–165

DOI
10.22373/substantia.v25i2.19688
ISSN
2356-1955, 1411-4976
Published
2023-10-31
Publisher
Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-raniry Banda Aceh
Language
eng

Abstract

This research aims to examine the modernization that occurred in Saudi Arabia under the leadership of Muhammad bin Salman. The modernization of Saudi Arabia in the era of Muhammad bin Salman became important for Muhammad bin Salman's political attitude, which tended to be open to foreign cultures and move away from Wahhabism values that had been ingrained in Saudi Arabian culture. To support the analysis in the research, this article uses a historical approach and modernization theory. Through this approach and theory, this research is not only narrative-descriptive but more analytical-descriptive. The findings in this research are that the Wahhabism doctrine that developed in Saudi Arabia had a major impact not only on socio-religious aspects but also on political aspects. Through the Saudi royal authorities and Wahhabi clerics, everything that is not in accordance with the values of Wahhabism will be considered wrong and outside the pure teachings of Islam. This condition lasted until the end of King Salman's time and changed during the time of Muhammad bin Salman due to the modernity implemented in the Arab Vision 2030.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji modernisasi yang terjadi di Arab Saudi di bawah kepemimpinan Muhammad bin Salman. Modernisasi Arab Saudi di era Muhammad bin Salman menjadi penting sikap politik dari Muhammad bin Salman yang cenderung kepada keterbukaan terhadap kebudayaan luar dan keluar dari nilai-nilai Wahhabisme yang selama ini telah mengakar dalam budaya Arab Saudi. Untuk mendukung analisis dalam penelitian, artikel ini menggunakan pendekatan sejarah dan teori modernisasi. Melalui pendekatan dan teori tersebut, penelitian ini tidak hanya bersifat naratif-deskriptif, melainkan lebih kepada analitis-deskriptif. Temuan dalam penelitian ini adalah, bahwa doktrin Wahhabisme yang berkembang di Arab Saudi memberikan dampak besar tidak hanya bagi sosial-keagamaan, melainkan juga aspek politik. Melalui otoritas kerajaan Saudi dan ulama Wahhabi, segala sesuatu yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Wahhabisme akan dianggap salah dan keluar dari ajaran Islam yang murni. Kondisi tersebut berlangsung hingga berakhirnya masa Raja Salman dan berubah pada masa Muhammad bin Salman akibat modernitas yang diimplementasikan dalam Visi Arab 2030.

Keywords

Collaboration network of the authors

19 authors · 31 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Indonesia University of Education
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Luvy Sylviana Zanthy RamadhanAffiliation unknown1
Euis Eti RohaetiAffiliation unknown1
Pandu HyangsewuIndonesia University of Education1
Erlina WiyanartiAffiliation unknown1
Sufriadi SufriadiAffiliation unknown1
Wahyunita HanumAffiliation unknown1
Tri QurnatiAffiliation unknown1
Tarmizi NinoersyAffiliation unknown1
Akmal Aji HidayatullahAffiliation unknown1
Muhamad ParhanIndonesia University of Education1
Emil EmiliawatiAffiliation unknown1
Muhammad Fakih AlfajrinAffiliation unknown1
Aris WidodoAffiliation unknown1
Arkin HarisAffiliation unknown1
Irma Dwi TantriAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/substantia/oai, first harvested 7 Nov 2026, last seen 7 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Modernisasi Arab Saudi Era Muhammad bin Salman</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sarah, Siti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arifin, Nana Fitriana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ramona, Elza</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Adam, Yusril Fahmi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Arab Saudi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Modernisme</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Muhammad bin Salman</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Wahhabisme</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">This research aims to examine the modernization that occurred in Saudi Arabia under the leadership of Muhammad bin Salman. The modernization of Saudi Arabia in the era of Muhammad bin Salman became important for Muhammad bin Salman's political attitude, which tended to be open to foreign cultures and move away from Wahhabism values that had been ingrained in Saudi Arabian culture. To support the analysis in the research, this article uses a historical approach and modernization theory. Through this approach and theory, this research is not only narrative-descriptive but more analytical-descriptive. The findings in this research are that the Wahhabism doctrine that developed in Saudi Arabia had a major impact not only on socio-religious aspects but also on political aspects. Through the Saudi royal authorities and Wahhabi clerics, everything that is not in accordance with the values of Wahhabism will be considered wrong and outside the pure teachings of Islam. This condition lasted until the end of King Salman's time and changed during the time of Muhammad bin Salman due to the modernity implemented in the Arab Vision 2030.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji modernisasi yang terjadi di Arab Saudi di bawah kepemimpinan Muhammad bin Salman. Modernisasi Arab Saudi di era Muhammad bin Salman menjadi penting sikap politik dari Muhammad bin Salman yang cenderung kepada keterbukaan terhadap kebudayaan luar dan keluar dari nilai-nilai Wahhabisme yang selama ini telah mengakar dalam budaya Arab Saudi. Untuk mendukung analisis dalam penelitian, artikel ini menggunakan pendekatan sejarah dan teori modernisasi. Melalui pendekatan dan teori tersebut, penelitian ini tidak hanya bersifat naratif-deskriptif, melainkan lebih kepada analitis-deskriptif. Temuan dalam penelitian ini adalah, bahwa doktrin Wahhabisme yang berkembang di Arab Saudi memberikan dampak besar tidak hanya bagi sosial-keagamaan, melainkan juga aspek politik. Melalui otoritas kerajaan Saudi dan ulama Wahhabi, segala sesuatu yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Wahhabisme akan dianggap salah dan keluar dari ajaran Islam yang murni. Kondisi tersebut berlangsung hingga berakhirnya masa Raja Salman dan berubah pada masa Muhammad bin Salman akibat modernitas yang diimplementasikan dalam Visi Arab 2030.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-raniry Banda Aceh</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/substantia/article/view/19688</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/substantia.v25i2.19688</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin; Vol. 25 No. 2 (2023); 151-165</dc:source>
	<dc:source>2356-1955</dc:source>
	<dc:source>1411-4976</dc:source>
	<dc:source>10.22373/substantia.v25i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/substantia/article/view/19688/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 Siti Sarah, Nana Fitriana Arifin, Elza Ramona, Yusril Fahmi Adam</dc:rights>
</oai_dc:dc>