Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

UPAYA OPTIMALISASI PRAKTIK DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN HASIL PENJUALAN PRODUK WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 4 No. 2 (2020) · pp. 155–163

DOI
10.20956/pa.v4i2.7685
ISSN
2580-3786
Published
2020-02-24
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Optimization of Digital Marketing Practices to Improve Product Sales of Inamtes in the Productive PrisonAbstract. Productive prisons are prisons that are not only a place for guiding inmates (prisoners) in a conventional manner, but can also be a means to encourage the production of a good quality products, therefore productive activities in prisons can be a support for fostering prisoners. In productive prisons, inmates are taught to grow crops, raise livestock to gardening. Lapas Terbuka Kendal, one of productive prisons in Central Java, is currently only filled with 23 inmates who are fostered by the independence of various production activities, namely the agriculture, fisheries and animal husbandry sectors. The results of Lapas Terbuka Kendal production activities can be said to be quite good. Even marketing has been done well, one of them through the website. But unfortunately the existing marketing did not produce maximum results in sales. This is evaluated and resolved in the community service performed. The digital marketing training is a solution given. All officers were enthusiastic in actively participating during the training. By this training, it is expected they could maximize the digital marketing implementation to boost the sales.Keyword: Digital marketing, productive prison, prisoners, production activities, sales.Abstrak. Lembaga pemasyarakatan (Lapas) produktif merupakan Lapas yang tidak hanya menjadi tempat pembinaan narapidana (warga binaan) secara konvensional, tetapi juga dapat menjadi salah satu sarana untuk mendorong dihasilkannya produk-produk berkualitas, oleh karenanya kegiatan produktif di lapas bisa menjadi penunjang bagi pembinaan terhadap warga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). WBP diajarkan bercocok tanam, beternak hingga berkebun di Lapas Terbuka. Lapas Terbuka Kendal, salah satu Lapas Produktif di Jawa Tengah, saat ini terisi sebanyak 23 warga binaan yang dibina kemandirian berbagai macam kegiatan produksi yaitu sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Hasil kegiatan menunjukkan produksi Lapas Terbuka Kendal dapat dikatakan cukup bagus. Bahkan pemasaran pun sudah dilakukan dengan baik, salah satunya melalui website. Namun sayangnya pemasaran yang ada ternyata tidak membuahkan hasil yang maksimal dalam penjualan. Hal tersebut yang dievaluasi dan dipecahkan pada pengabdian yang dilakukan. Pelatihan pemasaran digital menjadi solusi yang diberikan pada pengabdian ini. Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, seluruh petugas Lapas antusias dalam mengikuti pelatihan. Kegiatan ini diharapkan mereka mampu memaksimalkan fungsi pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan.Kata Kunci: Digitalisasi, pemasaran, kegiatan produksi, peningkatan penjualan.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 95 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Diponegoro University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dwi Puji AstutiAffiliation unknown5
Nana Kariada Tri MartutiState University of Semarang3
KardiyemAffiliation unknown3
Nina FarlianaAffiliation unknown3
Wahid Akhsin Budi Nur SidiqState University of Semarang2
Muhammad FeriadyAffiliation unknown2
Kardoyo KardoyoAffiliation unknown2
Wulan Suci RachmadaniAffiliation unknown2
Jarot Tri Bowo SantosoAffiliation unknown2
Rusdarti RusdartiAffiliation unknown2
Dhita Prasisca MutiatariState University of Semarang1
Nana Kariada MartutiAffiliation unknown1
Isti HidayahAffiliation unknown1
MargunaniAffiliation unknown1
Ahmad SehabuddinAffiliation unknown1
KusmuriyantoAffiliation unknown1
Bunyamin BunyaminAffiliation unknown1
Margareta RahayuningsihAffiliation unknown1
Danang Dwi SaputroAffiliation unknown1
Dadan BudiansyahAffiliation unknown1
Widi WidayatAffiliation unknown1
Rossi PrabowoDiponegoro University1
Muh. SholehAffiliation unknown1
Nuriyah KhasanahAffiliation unknown1
Klara Gendis PuspaningrumAffiliation unknown1
Windi Indah TrimiarsihAffiliation unknown1
Rima Puri AldinaAffiliation unknown1
Panca WarniAffiliation unknown1
Kurnia Sari Dwi PradaniAffiliation unknown1
Erika VerdianaAffiliation unknown1
Bagus Galin Dwi RizkiAffiliation unknown1
Dwi Fiska FalisahAffiliation unknown1
Dhita Pracisca MutiatariAffiliation unknown1
Nasir NayamAffiliation unknown1
Yulhendri YulhendriAffiliation unknown1
Jean Elikal MarnaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">UPAYA OPTIMALISASI PRAKTIK DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN HASIL PENJUALAN PRODUK WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Melati, Inaya Sari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Margunani, Margunani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mudrikah, Saringatun</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Pitaloka, Lola Kurnia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Digital marketing</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">productive prison</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">prisoners</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">production activities</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">sales.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Optimization of Digital Marketing Practices to Improve Product Sales of Inamtes in the Productive PrisonAbstract. Productive prisons are prisons that are not only a place for guiding inmates (prisoners) in a conventional manner, but can also be a means to encourage the production of a good quality products, therefore productive activities in prisons can be a support for fostering prisoners. In productive prisons, inmates are taught to grow crops, raise livestock to gardening. Lapas Terbuka Kendal, one of productive prisons in Central Java, is currently only filled with 23 inmates who are fostered by the independence of various production activities, namely the agriculture, fisheries and animal husbandry sectors. The results of Lapas Terbuka Kendal production activities can be said to be quite good. Even marketing has been done well, one of them through the website. But unfortunately the existing marketing did not produce maximum results in sales. This is evaluated and resolved in the community service performed. The digital marketing training is a solution given. All officers were enthusiastic in actively participating during the training. By this training, it is expected they could maximize the digital marketing implementation to boost the sales.Keyword: Digital marketing, productive prison, prisoners, production activities, sales.Abstrak. Lembaga pemasyarakatan (Lapas) produktif merupakan Lapas yang tidak hanya menjadi tempat pembinaan narapidana (warga binaan) secara konvensional, tetapi juga dapat menjadi salah satu sarana untuk mendorong dihasilkannya produk-produk berkualitas, oleh karenanya kegiatan produktif di lapas bisa menjadi penunjang bagi pembinaan terhadap warga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). WBP diajarkan bercocok tanam, beternak hingga berkebun di Lapas Terbuka. Lapas Terbuka Kendal, salah satu Lapas Produktif di Jawa Tengah, saat ini terisi sebanyak 23 warga binaan yang dibina kemandirian berbagai macam kegiatan produksi yaitu sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Hasil kegiatan menunjukkan produksi Lapas Terbuka Kendal dapat dikatakan cukup bagus. Bahkan pemasaran pun sudah dilakukan dengan baik, salah satunya melalui website. Namun sayangnya pemasaran yang ada ternyata tidak membuahkan hasil yang maksimal dalam penjualan. Hal tersebut yang dievaluasi dan dipecahkan pada pengabdian yang dilakukan. Pelatihan pemasaran digital menjadi solusi yang diberikan pada pengabdian ini. Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, seluruh petugas Lapas antusias dalam mengikuti pelatihan. Kegiatan ini diharapkan mereka mampu memaksimalkan fungsi pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan.Kata Kunci: Digitalisasi, pemasaran, kegiatan produksi, peningkatan penjualan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2020-02-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/7685</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v4i2.7685</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Panrita Abdi - Juni 2020; 155-163</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v4i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/7685/4832</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/pa.v4i2.7685.g4832</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>