Journal
Konservasi Tanah dan Karbon Melalui Pemanfaatan Biochar Pada Pertanaman Kedelai
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi · Vol. 2 No. 2 (2018) · pp. 93–106
- ISSN
- 2580-2259, 2580-2240
- Published
- 2018-12-13
- Publisher
- LPPM Universitas Jambi
- Language
- en
Abstract
Perbaikan kualitas lahan kering terdegradasi merupakan keharusan, khususnya untuk menunjang ketahanan pangan. Bahan pembenah tanah berupa biochar merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk memulihkan lahan – lahan kering terdegradasi. Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mempelajari pengaruh beberapa formula arang hayati terhadap konservasi tanah dan karbon melalui pemanfaatan biochar pada pertanaman kedelai. Penelitian lapangan dilaksanakan pada lahan petani order Utisol di Desa Talang Kerinci Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi, sedangkan analisis tanah akan dilakukan di Laboratorium Fisika dan Mineralogi Tanah dan Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian UNJA. Penelitian akan dilakukan selama 6 bulan pada tahun 2017. Penelitian dirancang menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan introduksi soil amandement sebagai berikut: b0: kontrol; b1: biochar sekam padi 5 ton/ha; b2:biochar serbuk gergaji 5 ton/ha; b3: biochar tempurung kelapa 5 ton/ha; b4: biochar sekam padi 10 ton/ha; b5: biochar serbuk gergaji 10 ton/ha; b6: biochar tempurung kelapa 10 ton/ha. Semua peubah kualitas tanah dan komponen agronomis tanaman kedelai serta komponen produksi dianalisis secara statistik dan dilakukan uji lanjut Duncan Mutiple Range Test (DNMRT) pada taraf α 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemberian biochar sekam padi, biochar serbuk gergaji dan biochar tempurung kelapa sudah dapat meningkat kandungan bahan organik, menurunkan bobot volume dan meningkatkan porositas total; (2) pemberian biochar sekam padi, biochar serbuk gergaji dan tempurung kelapa meningkatkan biomassa pucuk dan biomassa perakaran tanaman, serta meningkatkan biomassa total; (3) Pemberian biochar sekam padi, serbuk gergaji dan tempurung kelapa menghasilkan cadangan karbon tanah tertinggi; (4) Sekuestrasi karbon tertinggi terjadi pada lahan, dimana cadangan karbon tanaman tertinggi adalah pada bagian puucuk tanaman; (5) Pemberian biochar sekam padi, serbuk gergaji dan tempurung kelapa meningkatkan bobot kering biji kedelai. Hasil kedelai tertinggi dijumpai pada pertanaman uyang diberi biochar sekam padi 10 ton/ha.
Collaboration network of the authors
32 authors · 87 co-authorship links · 3 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
- Universitas Halu Oleo
- State University of Semarang
- Universitas Amikom Purwokerto
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Refliaty Refliaty | Affiliation unknown | 3 |
| Sunarti Sunarti | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Yudi Achnopa | Affiliation unknown | 2 |
| Desiana Safitri | Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung | 1 |
| Hanif Hanif | Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung | 1 |
| Nanda Audia | Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung | 1 |
| Agustinus Salle | Affiliation unknown | 1 |
| Yundy Hafizrianda | Affiliation unknown | 1 |
| Ellianawati Ellianawati | State University of Semarang | 1 |
| Wiwi Isnaeni | State University of Semarang | 1 |
| Bambang Subali | Affiliation unknown | 1 |
| Ian Yulianti | Affiliation unknown | 1 |
| Pratiwi Dwijananti | Affiliation unknown | 1 |
| Imelda Laelan Safina | Affiliation unknown | 1 |
| Tutut Arrum Hardianti Ningsih | Affiliation unknown | 1 |
| Dian Norma Aprillia | Affiliation unknown | 1 |
| Doddy Ardiansyah | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Khafid | Affiliation unknown | 1 |
| Amin Pujiati | Affiliation unknown | 1 |
| Weni Wilia | Affiliation unknown | 1 |
| Yulia Morsa Said Rambe | Affiliation unknown | 1 |
| Wiskandar Wiskandar | Affiliation unknown | 1 |
| Zurhalena Zurhalena | Affiliation unknown | 1 |
| Jauhar Khabibi | Affiliation unknown | 1 |
| Diah Listyarini | Affiliation unknown | 1 |
| Abdullah Haris Syamsudin | Affiliation unknown | 1 |
| Rizki Wahyudi | Universitas Amikom Purwokerto | 1 |
| Najla Anwar Fuadi | Affiliation unknown | 1 |
| Asriani Asriani | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Alief Rakhman Setyanto | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.