Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Stoikiometri Melalui Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Terintegrasi Problem Based Learning (PBL) Dalam Kurikulum Merdeka

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia · Vol. 19 No. 1 (2025) · pp. 41–50

DOI
10.15294/574tkt21
ISSN
2503-1244, 1979-0503
Published
2025-04-25
Publisher
Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan saat ini kurang memfasilitas kebutuhan belajar peserta didik. Diperlukan strategi yang sesuai untuk memetakan kebutuhan belajar siswa yaitu melalui pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi Problem Based Learning (PBL) dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan desain Quasi experimental dengan XI 2 SMAN 1 Tahunan jepara untuk kelas eksperimen dan XI 3 SMAN 1 Tahunan jepara sebagai kelas kontrol. Untuk kelas XI 2 diberi perlakuan pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi PBL dan pada kelas XI 3 diberi perlakuan hanya menggunakan model PBL. Pemetaan kebutuhan belajar siswa dibagi menjadi 3 yaitu gaya belajar, minat, dan kesiapan belajar. Hasil analisis N-Gain diperoleh persentase 60,01%. Pada kelompok belajar 'perlu bimbingan' nilai persentase N-Gain sebesar 67,21% kategori cukup efektif, pada kelompok belajar 'cukup mahir' persentase N-gain sebesar 76,82% dengan kategori efektif dan kelompok belajar 'mahir' berada pada kategori cukup efektif dengan persentase 63,10%. Kelompok belajar cukup mahir memiliki peningkatan kemampuan berpikir kritis paling baik. Kemampuan berpikir kritis yang diukur menggunakan instrumen tes lebih baik dari instrumen non-tes. semakin sering siswa menerapkan gaya belajar uang dimilikinya maka semakin baik pula kemampuan berpikir kritis yang dimiliki.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 135 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Endang SusilaningsihState University of Semarang11
Nanik WijayatiState University of Semarang8
Agung Tri PrasetyaState University of Semarang5
Sri WardaniState University of Semarang5
Kasmadi Imam SupardiState University of Semarang5
Kasmui KasmuiState University of Semarang4
Nuni WidiartiState University of Semarang3
Woro SumarniState University of Semarang3
Eko Budi SusatyoAffiliation unknown3
Murbangun NuswowatiState University of Semarang3
Sri NurhayatiState University of Semarang3
Sri Susilogati SumartiState University of Semarang3
Sigit PriatmokoState University of Semarang2
Bhakti KharismawanAffiliation unknown2
Sudarmin SudarminAffiliation unknown2
Puji NingrumAffiliation unknown2
Erni FebriantiAffiliation unknown2
Jajang JalaluddinAffiliation unknown1
Ellisa Auliya AshfaAffiliation unknown1
Carissa Salma DeviAffiliation unknown1
Lia AnggreiniAffiliation unknown1
Faiza Ulayya WarfiAffiliation unknown1
Aris HeriyantoAffiliation unknown1
Sri Mantini Rahayu S.Affiliation unknown1
Tri AnjasmorowatiAffiliation unknown1
Dwi Anita SariAffiliation unknown1
Ratna SukmawatiAffiliation unknown1
salipah salipahAffiliation unknown1
Dita Setya HertianaAffiliation unknown1
Rizkika Sasi SaumaAffiliation unknown1
Unggul Robik Birrian WijayaAffiliation unknown1
Siti Herlina DewiState University of Semarang1
Vian Adi RahayuAffiliation unknown1
Erta Alifah FebriantiAffiliation unknown1
Nindy Novita SariAffiliation unknown1
Nanda Ayu LestariAffiliation unknown1
Fatin Atikah Nata Sya'idahAffiliation unknown1
Nurul AisyaraAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/JIPK/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Stoikiometri Melalui Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Terintegrasi Problem Based Learning (PBL) Dalam Kurikulum Merdeka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Safitri, Reyke First</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Haryani, Sri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Pembelajaran Berdiferensiasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">PBL</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Stoikiometri</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Berpikir Kritis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penyelenggaraan pendidikan saat ini kurang memfasilitas kebutuhan belajar peserta didik. Diperlukan strategi yang sesuai untuk memetakan kebutuhan belajar siswa yaitu melalui pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi Problem Based Learning (PBL) dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan desain Quasi experimental dengan XI 2 SMAN 1 Tahunan jepara untuk kelas eksperimen dan XI 3 SMAN 1 Tahunan jepara sebagai kelas kontrol. Untuk kelas XI 2 diberi perlakuan pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi PBL dan pada kelas XI 3 diberi perlakuan hanya menggunakan model PBL. Pemetaan kebutuhan belajar siswa dibagi menjadi 3 yaitu gaya belajar, minat, dan kesiapan belajar. Hasil analisis N-Gain diperoleh persentase 60,01%. Pada kelompok belajar 'perlu bimbingan' nilai persentase N-Gain sebesar 67,21% kategori cukup efektif, pada kelompok belajar 'cukup mahir' persentase N-gain sebesar 76,82% dengan kategori efektif dan kelompok belajar 'mahir' berada pada kategori cukup efektif dengan persentase 63,10%. Kelompok belajar cukup mahir memiliki peningkatan kemampuan berpikir kritis paling baik. Kemampuan berpikir kritis yang diukur menggunakan instrumen tes lebih baik dari instrumen non-tes. semakin sering siswa menerapkan gaya belajar uang dimilikinya maka semakin baik pula kemampuan berpikir kritis yang dimiliki. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/JIPK/article/view/1324</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/574tkt21</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia; Vol. 19 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia; 41-50</dc:source>
	<dc:source>2503-1244</dc:source>
	<dc:source>1979-0503</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/JIPK/article/view/1324/3628</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia</dc:rights>
</oai_dc:dc>