Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) pada Ikan di Sungai Lamat Kabupaten Magelang

Life Science · Vol. 8 No. 1 (2019) · pp. 54–63

DOI
10.15294/lifesci.v8i1.29998
ISSN
2528-5009, 2252-6277
Published
2019-04-25
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Lead (Pb) is a heavy metal that is toxic to humans found in nature, including in the waters of the Lamat River. Fish is one bioindicator of the level of heavy metal pollution that occurs in the waters. This study aims (1) to determine the concentration of Pb in water in the Lamat River and (2) to determine the accumulation of Pb heavy metals in fish on the Lamat River in Magelang Regency. This study is an observational analytic study with a qualitative approach. The sampling technique is purposive sampling. The environmental parameters measured are temperature, pH, DO, BOD, COD, and current. The lead content (Pb) in water and fish was measured using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). The results showed that temperature, pH, DO, BOD, COD, and currents were still within the proper range for fish life. The level of heavy metal lead (Pb) contained in the water at the three stations was not detected. While the Pb content in fish on the River between 0.3807-0.7268 µg/g. Conclusion; water in Sungai Lamat does not exceed the SNI quality standard of 0, 01 mg/L, while the Pb concentration in fish in Sungai Lamat has exceeded the SNI quality standard, which is 0.3 µg/g. That way, it is not recommended to consume fish that are on the Lamat River. Timbal (Pb) merupakan logam berat yang bersifat toksik bagi manusia yang terdapat di alam, termasuk di perairan Sungai Lamat. Ikan merupakan satu satu bioindikator tingkat pencemaran logam berat yang terjadi di dalam perairan. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui konsentrasi Pb pada air di Sungai Lamat dan (2) mengetahui akumulasi logam berat Pb pada ikan di Sungai Lamat Kabupaten Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Parameter lingkungan yang diukur adalah suhu, pH, DO, BOD, COD dan arus. Kandungan timbal (Pb) pada air dan ikan diukur menggunakan Atomyc Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu, pH, DO, BOD, COD dan arus masih berada dalam kisaran yang layak bagi kehidupan ikan. Kadar logam berat timbal (Pb) yang terkandung dalam air pada ketiga stasiun tidak terdeteksi alat. Sedangkan kandungan Pb pada ikan di Sungai antara 0,3807-0,7268 µg/g. Kesimpulan; air di Sungai Lamat tidak melebihi baku mutu SNI yang sebesar 0, 01 mg/L, sedangkan konsentrasi Pb pada ikan di Sungai Lamat telah melebihi baku mutu SNI yaitu 0,3 µg/g. Dengan begitu, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi ikan yang berada di Sungai Lamat.

Collaboration network of the authors

40 authors · 108 co-authorship links · 7 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • University of Brawijaya
  • Omdurman Islamic University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Bambang PriyonoState University of Semarang3
Nur Rahayu UtamiAffiliation unknown3
Tyas Agung PribadiAffiliation unknown3
Sri NgabektiState University of Semarang3
Nana Kariada Tri MartutiState University of Semarang2
Nanik WijayatiState University of Semarang2
M. Agus PrayitnoAffiliation unknown2
Enni Suwarsi RahayuState University of Semarang2
Gandhung Herdha LiliantoAffiliation unknown2
Lutfia Nur HadiyantiState University of Semarang2
Solichin SolichinAffiliation unknown2
Siti AlimahState University of Semarang2
Novita WindasariAffiliation unknown1
Herlina OktavianiAffiliation unknown1
Pramesti DewiAffiliation unknown1
Elfrida Theresia SiburianAffiliation unknown1
Destia Ayu Kusuma WardaniAffiliation unknown1
Septima Raras budiatiAffiliation unknown1
Ansa Ikrar TrisdiharAffiliation unknown1
Umi Salmah Al HasyimiaAffiliation unknown1
Nur Itsna RizqiyahAffiliation unknown1
Rahmadyan TefaraniAffiliation unknown1
Muhammad AbdullahState University of Semarang1
Mahendra Noor FebriyantoAffiliation unknown1
Endang Tris HaryantiAffiliation unknown1
Margareta RahayuningsihAffiliation unknown1
Khoirunisa AlfirdaniAffiliation unknown1
Alfira ArzaAffiliation unknown1
Abdul JabbarUniversity of Brawijaya1
Amar Sharaf Eldin KhairOmdurman Islamic University1
Andin IrsadiState University of Semarang1
Wahid Akhsin Budi Nur SidiqState University of Semarang1
Dhita Pracisca MutiatariAffiliation unknown1
Dadang SomantriAffiliation unknown1
Endang SusilaningsihState University of Semarang1
Fitria Zahra Rizqie AriniAffiliation unknown1
Iffatur RizqiyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) pada Ikan di Sungai Lamat Kabupaten Magelang</dc:title>
	<dc:creator>Arkianti, Nisa</dc:creator>
	<dc:creator>Dewi, Nur Kusuma</dc:creator>
	<dc:creator>Tri Martuti, Nana Kariada</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Lead (Pb) is a heavy metal that is toxic to humans found in nature, including in the waters of the Lamat River. Fish is one bioindicator of the level of heavy metal pollution that occurs in the waters. This study aims (1) to determine the concentration of Pb in water in the Lamat River and (2) to determine the accumulation of Pb heavy metals in fish on the Lamat River in Magelang Regency. This study is an observational analytic study with a qualitative approach. The sampling technique is purposive sampling. The environmental parameters measured are temperature, pH, DO, BOD, COD, and current. The lead content (Pb) in water and fish was measured using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). The results showed that temperature, pH, DO, BOD, COD, and currents were still within the proper range for fish life. The level of heavy metal lead (Pb) contained in the water at the three stations was not detected. While the Pb content in fish on the River between 0.3807-0.7268 µg/g. Conclusion; water in Sungai Lamat does not exceed the SNI quality standard of 0, 01 mg/L, while the Pb concentration in fish in Sungai Lamat has exceeded the SNI quality standard, which is 0.3 µg/g. That way, it is not recommended to consume fish that are on the Lamat River.
&amp;nbsp;
Timbal (Pb) merupakan logam berat yang bersifat toksik bagi manusia yang terdapat di alam, termasuk di perairan Sungai Lamat. Ikan merupakan satu satu bioindikator tingkat pencemaran logam berat yang terjadi di dalam perairan. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui konsentrasi Pb pada air di Sungai Lamat dan (2) mengetahui akumulasi logam berat Pb pada ikan di Sungai Lamat Kabupaten Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Parameter lingkungan yang diukur adalah suhu, pH, DO, BOD, COD dan arus. Kandungan timbal (Pb) pada air dan ikan diukur menggunakan Atomyc Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu, pH, DO, BOD, COD dan arus masih berada dalam kisaran yang layak bagi kehidupan ikan. Kadar logam berat timbal (Pb) yang terkandung dalam air pada ketiga stasiun tidak terdeteksi alat. Sedangkan kandungan Pb pada ikan di Sungai antara 0,3807-0,7268 µg/g. Kesimpulan; air di Sungai Lamat tidak melebihi baku mutu SNI yang sebesar 0, 01 mg/L, sedangkan konsentrasi Pb pada ikan di Sungai Lamat telah melebihi baku mutu SNI yaitu 0,3 µg/g. Dengan begitu, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi ikan yang berada di Sungai Lamat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/29998</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/lifesci.v8i1.29998</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Life Science; Vol 8 No 1 (2019): April 2019; 54-63</dc:source>
	<dc:source>2528-5009</dc:source>
	<dc:source>2252-6277</dc:source>
	<dc:source>10.15294/lifesci.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/29998/13231</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Life Science</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujls</dc:rights>
</oai_dc:dc>