Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Studi Komparatif Penggunaan Examtria dengan Kahoot pada Materi Pokok Litosfer terhadap Hasil Belajar Kelas X SMA Kesatrian 2 Semarang

Edu Geography · Vol. 13 No. 2 (2025) · pp. 19–29

DOI
10.15294/edugeo.v13i2.29088
ISSN
2549-0346, 2252-6684
Published
2025-11-29
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar siswa pada materi Litosfer antara penggunaan alat evaluasi digital Examtria dan Kahoot, serta mendeskripsikan pelaksanaannya di Kelas X SMA Kesatrian 2 Semarang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen posttest-only dan kelompok non-ekuivalen, penelitian ini melibatkan 48 siswa sebagai sampel yang diperoleh melalui teknik purposive sampling dari total populasi 147 siswa. Sampel dibagi menjadi kelas eksperimen (menggunakan Examtria) dan kelas kontrol (menggunakan Kahoot), dengan instrumen berupa posttest kognitif sebanyak 25 butir soal. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen (Examtria) adalah 69,7, lebih tinggi sekitar 11,17% dibandingkan kelas kontrol (Kahoot) dengan rata-rata 62,7. Meskipun demikian, uji Chi-square (p=0,273 > 0,05) dan independent sample t-test (p=0,099 > 0,05) mengindikasikan bahwa secara statistik tidak terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelompok. Preferensi siswa menunjukkan mayoritas lebih menyukai Kahoot karena sifatnya yang berbasis permainan dan menciptakan suasana kompetitif, sementara Examtria dinilai terlalu ketat dan menimbulkan kepanikan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan berkelanjutan aplikasi evaluasi digital seperti Examtria dan Kahoot untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan meningkatkan partisipasi siswa.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 131 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • University of Brawijaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Saptono PutroUniversity of Brawijaya5
Apik Budi SantosoAffiliation unknown5
Sriyono SriyonoAffiliation unknown4
Ananto AjiAffiliation unknown4
Muhammad Dwi Utomo AjiAffiliation unknown4
Yassirli AmriAffiliation unknown4
Erni SuhariniAffiliation unknown3
Sriyanto SriyantoAffiliation unknown2
Hariyanto HariyantoAffiliation unknown2
Jamal IsnanAffiliation unknown1
Alfian Cahyo PrasetyoAffiliation unknown1
Satya Budi NugrahaAffiliation unknown1
Ni'maturrodhiyah Ni'maturrodhiyahAffiliation unknown1
Nur FauziyahAffiliation unknown1
SriyantoAffiliation unknown1
Nadira Putri SephiaAffiliation unknown1
Edi KurniawanAffiliation unknown1
Nafisah Nurul LailiAffiliation unknown1
Edi KurniawanAffiliation unknown1
Erin Dian WinarniAffiliation unknown1
Tjaturahono Budi SanjotoAffiliation unknown1
Juhadi JuhadiAffiliation unknown1
Eva BanowatiAffiliation unknown1
Mutmainnah Farida RidwanAffiliation unknown1
Andina Ahya PrameswariAffiliation unknown1
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang1
Ummi 'IsyaturadhiyyahAffiliation unknown1
Ariffianti HamidahAffiliation unknown1
Datiet Destarini SisdiatiAffiliation unknown1
Budiyono BudiyonoAffiliation unknown1
Moh. Nasrul BaharsyahAffiliation unknown1
Andre KiswantoAffiliation unknown1
Wahid Akhsin Budi Nur SidiqState University of Semarang1
Venny AmaliaAffiliation unknown1
Widya PurwaningsihAffiliation unknown1
Sri RaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/edugeo/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 8 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Studi Komparatif Penggunaan Examtria dengan Kahoot pada Materi Pokok Litosfer terhadap Hasil Belajar Kelas X SMA Kesatrian 2 Semarang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fitri Nur Soleha</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sriyono</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Andi Irwan Benardi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Pradika Adi Wijayanto</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Examtria</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kahoot</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hasil Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Litosfer</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Evaluasi Digital</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar siswa pada materi Litosfer antara penggunaan alat evaluasi digital Examtria dan Kahoot, serta mendeskripsikan pelaksanaannya di Kelas X SMA Kesatrian 2 Semarang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen posttest-only dan kelompok non-ekuivalen, penelitian ini melibatkan 48 siswa sebagai sampel yang diperoleh melalui teknik purposive sampling dari total populasi 147 siswa. Sampel dibagi menjadi kelas eksperimen (menggunakan Examtria) dan kelas kontrol (menggunakan Kahoot), dengan instrumen berupa posttest kognitif sebanyak 25 butir soal. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen (Examtria) adalah 69,7, lebih tinggi sekitar 11,17% dibandingkan kelas kontrol (Kahoot) dengan rata-rata 62,7. Meskipun demikian, uji Chi-square (p=0,273 &amp;gt; 0,05) dan independent sample t-test (p=0,099 &amp;gt; 0,05) mengindikasikan bahwa secara statistik tidak terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelompok. Preferensi siswa menunjukkan mayoritas lebih menyukai Kahoot karena sifatnya yang berbasis permainan dan menciptakan suasana kompetitif, sementara Examtria dinilai terlalu ketat dan menimbulkan kepanikan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan berkelanjutan aplikasi evaluasi digital seperti Examtria dan Kahoot untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan meningkatkan partisipasi siswa.
 </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/edugeo/article/view/29088</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/edugeo.v13i2.29088</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Edu Geography; Vol. 13 No. 2 (2025):  VOL 13 NO 2 (2025); 19-29</dc:source>
	<dc:source>2549-0346</dc:source>
	<dc:source>2252-6684</dc:source>
	<dc:source>10.15294/edugeo.v13i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/edugeo/article/view/29088/7249</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Journal of Edugeography</dc:rights>
</oai_dc:dc>