Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Analisis Pelayanan Publik Bidang Transportasi untuk Difabel di Kota Semarang

Efficient: Indonesian Journal of Development Economics · Vol. 2 No. 2 (2019) · pp. 387–394

DOI
10.15294/efficient.v2i2.30797
ISSN
2655-318X, 2655-6197
Published
2019-06-01
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

This research is conducted with the aim to find out the quality standards of Trans Semarang which are diffable friendly. This research uses quantitative approach. The samples are the blind and the disabled who had used Trans Semarang in the amount of 5 people. The variables of this study are Trans Semarang facilities and the internal and the external constraints. The Data collection techniques use observation, interviews and documentation methods. This study uses percentage descriptive data analysis. The results of the study show that the Trans Semarang facility is still not difabel friendly and still cannot be utilized optimally. The Trans Semarang facility is still not diffable friendly because there are still many shelters that are not suitable, such as not having a ramp, no handles, slippery, steep, the existence of trees / poles barrier and damaged. There are still around 178 pieces or around 60.9% of shelters that are not diffable friendly. The recommendations of this research are improving the shelter to be diffable friendly, completing the access for all types of diffables, increasing the competency of officers and the awareness of the public about the existence of the Trans Semarang shelter Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui standar kualitas Trans Semarang yang ramah difabel. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode penelitian kuatitatif. Sampel yang dipakai adalah tuna netra dan tuna daksa yang pernah menggunakan Trans Semarang yaitu sebanyak 5 orang. Variabel penelitian ini adalah fasilitas Trans Semarang dan kendala internal serta eksternal. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria-kriteria yang ditentukan oleh peneliti. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas Trans Semarang masih belum ramah difabel dan masih belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Fasilitas Trans Semarang masih belum ramah difabel karena masih banyak shelter yang belum sesuai diantaranya belum memiliki ramp, belum ada pegangan, licin, curam, terdapat pohon/tiang penghalang, dan rusak. Masih ada sekitar 178 buah atau sekitar 60.9% shelter yang masih belum ramah difabel. Rekomendasi untuk penelitian ini adalah adanya perbaikan shelter agar ramah difabel, melengkapi akses untuk semua jenis difabel, kompetensi petugas lebih ditingkatkan serta kesadaran masyarakat tentang adanya shelter Trans Semarang.

Collaboration network of the authors

40 authors · 113 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nina OktarinaAffiliation unknown5
Tri SuminarAffiliation unknown4
Tri Joko RaharjoAffiliation unknown4
Ketut SudarmaAffiliation unknown4
Wijang SakitriAffiliation unknown3
Masrukhi MasrukhiAffiliation unknown3
Haryono HaryonoAffiliation unknown3
Heri YantoAffiliation unknown3
Dorojatun PrihandonoAffiliation unknown3
Agus WahyudinAffiliation unknown3
P. Eko PrasetyoAffiliation unknown3
Kardoyo KardoyoAffiliation unknown3
Andryan SetyadharmaAffiliation unknown3
Muhammad KhafidAffiliation unknown2
Suyatno SuyatnoAffiliation unknown2
I Made SudanaAffiliation unknown2
Titi PrihatinAffiliation unknown2
Amin YusufAffiliation unknown2
Samsudi SamsudiAffiliation unknown2
Beni HabibiAffiliation unknown2
Soesanto SoesantoAffiliation unknown2
Widiyanto WidiyantoAffiliation unknown2
Amin PujiatiAffiliation unknown2
Fahrur RoziInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Sucihatiningsih Dian Wisika PrajantiAffiliation unknown2
Siti RahmawatiAffiliation unknown1
Bambang SubaliAffiliation unknown1
Harianingsih HarianingsihAffiliation unknown1
Kiki ZuliasantiAffiliation unknown1
Renita SariAffiliation unknown1
Naelatun Ni'mahAffiliation unknown1
Ratih RahmawatiAffiliation unknown1
Nur Amilatus SaadahAffiliation unknown1
Abdul KodirAffiliation unknown1
Achmad Rifky HidayatAffiliation unknown1
Iqlima FauziaAffiliation unknown1
Dyah Maya NiahayahAffiliation unknown1
Sunaryo SunaryoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/efficient/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Pelayanan Publik Bidang Transportasi  untuk Difabel di Kota Semarang</dc:title>
	<dc:creator>Therawati, Chusna Adzanin</dc:creator>
	<dc:creator>Rusdarti, Rusdarti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">This research is conducted with the aim to find out the quality standards of Trans Semarang which are diffable friendly. This research uses quantitative approach. The samples are the blind and the disabled who had used Trans Semarang in the amount of 5 people. The variables of this study are Trans Semarang facilities and the internal and the external constraints. The Data collection techniques use observation, interviews and documentation methods. This study uses percentage descriptive data analysis. The results of the study show that the Trans Semarang facility is still not difabel friendly and still cannot be utilized optimally. The Trans Semarang facility is still not diffable friendly because there are still many shelters that are not suitable, such as not having a ramp, no handles, slippery, steep, the existence of trees / poles barrier and damaged. There are still around 178 pieces or around 60.9% of shelters that are not diffable friendly. The recommendations of this research are improving the shelter to be diffable friendly, completing the access for all types of diffables, increasing the competency of officers and the awareness of the public about the existence of the Trans Semarang shelter
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui standar kualitas Trans Semarang yang ramah difabel. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode penelitian kuatitatif. Sampel yang dipakai adalah tuna netra dan tuna daksa yang pernah&amp;nbsp; menggunakan Trans Semarang yaitu sebanyak 5 orang. Variabel penelitian ini adalah fasilitas Trans Semarang dan kendala internal serta eksternal. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria-kriteria yang ditentukan oleh peneliti. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas Trans Semarang masih belum ramah difabel dan masih belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Fasilitas Trans Semarang masih belum ramah difabel karena masih banyak shelter yang belum sesuai diantaranya belum memiliki ramp, belum ada pegangan, licin, curam, terdapat pohon/tiang penghalang, dan rusak. Masih ada sekitar 178 buah atau sekitar 60.9% shelter yang masih belum ramah difabel.&amp;nbsp; Rekomendasi untuk penelitian ini adalah adanya perbaikan shelter agar ramah difabel, melengkapi akses untuk semua jenis difabel, kompetensi petugas lebih ditingkatkan serta kesadaran masyarakat tentang adanya shelter Trans Semarang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-06-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/efficient/article/view/30797</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/efficient.v2i2.30797</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Efficient: Indonesian Journal of Development Economics; Vol 2 No 2 (2019); 387-394</dc:source>
	<dc:source>2655-318X</dc:source>
	<dc:source>2655-6197</dc:source>
	<dc:source>10.15294/efficient.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/efficient/article/view/30797/13433</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 EFFICIENT Indonesian Journal of Development Economics</dc:rights>
</oai_dc:dc>