Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Kebijakan dan Implementasi Program Relokasi PKL Kawasan Tlogosari Kota Semarang

Efficient: Indonesian Journal of Development Economics · Vol. 3 No. 1 (2020) · pp. 616–624

DOI
10.15294/efficient.v3i1.35955
ISSN
2655-318X, 2655-6197
Published
2020-01-08
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

The purpose of this study is to describe the condition of street vendors in the city of Semarang Tlogosari; describe and analyze the policy of the City Government, the role of the function of the actors involved, implementation and efforts aimed at addressing the causes of the inefective of the relocation program Tlogosari street vendors in the area of Semarang. The method used is descriptive analysis with qualitative approach. The data used in the research is a secondary data. The population in this study consisted of 21 keyperson consisting of elements of Semarang City Market Agency, Chief Tlogosari Kulon village, Semarang municipal police and street vendors in the area Tlogosari. The results showed that the condition of street vendors located in the area of Semarang has Tlogosari displacement relocation traders to place, but in relocating the government does not hold a follow-up in preparing the infrastructure and facilities. The role of the function of the actors involved in the relocation of street vendors in the program Tlogosari namely the Semarang City Market Agency and the municipal police personnel Semarang. Factors that cause the inefective of the relocation program of street vendors in the city of Semarang Tlogosari them is a culture of street vendors who keep returning despite being moved, PKL reluctantly relocated to Taman Suryokusumo, and street vendors were difficult to set or disciplined. And last effort in addressing the causes of the inefective of the relocation program PKL among other actions determine the place / location for street vendors selling. City government falls directly approached PKL to speak and to deliberate. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan kondisi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Tlogosari Kota Semarang; mendiskripsikan dan menganalisis kebijakan Pemerintah Kota, peran fungsi aktor yang terlibat, Implementasi dan upaya yang dilakukan dalam mengatasi kurang efktifnya program relokasi PKL di kawasan Tlogosari Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian berupa data skunder. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 21 keyperson yang terdiri dari unsur Dinas Pasar Kota Semarang, Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon, Satpol PP Kota Semarang dan PKL di kawasan Tlogosari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondisi PKL yang berlokasi di kawasan Tlogosari Kota Semarang telah dilakukan pemindahan pedagang ke tempat relokasi, namun dalam melakukan relokasi pemerintah tidak mengadakan tindak lanjut dalam menyiapkan sarana dan prasarana. Peran fungsi aktor yang terlibat dalam program relokasi PKL di kawasan Tlogosari yaitu pihak Dinas Pasar Kota Semarang serta para personil Satpol PP Kota Semarang. Faktor program relokasi yang berjalan kurang baik PKL di kawasan Tlogosari Kota Semarang diantaranya adalah budaya PKL yang selalu kembali meskipun sudah dipindah, PKL enggan di relokasi ke Taman Suryokusumo, dan PKL yang sulit ditata atau ditertibkan. Dan terakhir upaya dalam mengatasi berjalan kurang baiknya program relokasi PKL antara lain melakukan tindakan menentukan tempat/lokasi berjualan bagi PKL. Pemerintah Kota terjun langsung mendekati PKL untuk berbicara dan melakukan musyawarah.

Collaboration network of the authors

40 authors · 124 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Bhayangkara Surabaya
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nina OktarinaAffiliation unknown5
Tri SuminarAffiliation unknown4
Tri Joko RaharjoAffiliation unknown4
Ketut SudarmaAffiliation unknown4
Wijang SakitriAffiliation unknown3
Muhammad KhafidAffiliation unknown3
Masrukhi MasrukhiAffiliation unknown3
Haryono HaryonoUniversitas Bhayangkara Surabaya3
Heri YantoAffiliation unknown3
Dorojatun PrihandonoAffiliation unknown3
Agus WahyudinAffiliation unknown3
P. Eko PrasetyoAffiliation unknown3
Kardoyo KardoyoAffiliation unknown3
Andryan SetyadharmaAffiliation unknown3
Suyatno SuyatnoAffiliation unknown2
I Made SudanaAffiliation unknown2
Titi PrihatinAffiliation unknown2
Amin YusufAffiliation unknown2
Samsudi SamsudiAffiliation unknown2
Beni HabibiAffiliation unknown2
Soesanto SoesantoAffiliation unknown2
Widiyanto WidiyantoAffiliation unknown2
Amin PujiatiAffiliation unknown2
Murwatiningsih MurwatiningsihAffiliation unknown2
Fahrur RoziInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Sucihatiningsih Dian Wisika PrajantiAffiliation unknown2
Eko HandoyoAffiliation unknown2
Wagiran WagiranAffiliation unknown2
Siti RahmawatiAffiliation unknown1
Bambang SubaliAffiliation unknown1
Harianingsih HarianingsihAffiliation unknown1
Kiki ZuliasantiAffiliation unknown1
Renita SariAffiliation unknown1
Naelatun Ni'mahAffiliation unknown1
Ratih RahmawatiAffiliation unknown1
Nur Amilatus SaadahAffiliation unknown1
Abdul KodirAffiliation unknown1
Achmad Rifky HidayatAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/efficient/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kebijakan dan Implementasi Program Relokasi PKL Kawasan Tlogosari Kota Semarang</dc:title>
	<dc:creator>Imanda, Mochammad Bisma</dc:creator>
	<dc:creator>Rusdarti, Rusdarti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The purpose of this study is to describe the condition of street vendors in the city of Semarang Tlogosari; describe and analyze the policy of the City Government, the role of the function of the actors involved, implementation and efforts aimed at addressing the causes of the inefective of the relocation program Tlogosari street vendors in the area of Semarang. The method used is descriptive analysis with qualitative approach. The data used in the research is a secondary data. The population in this study consisted of 21 keyperson consisting of elements of Semarang City Market Agency, Chief Tlogosari Kulon village, Semarang municipal police and street vendors in the area Tlogosari. The results showed that the condition of street vendors located in the area of Semarang has Tlogosari displacement relocation traders to place, but in relocating the government does not hold a follow-up in preparing the infrastructure and facilities. The role of the function of the actors involved in the relocation of street vendors in the program Tlogosari namely the Semarang City Market Agency and the municipal police personnel Semarang. Factors that cause the inefective of the relocation program of street vendors in the city of Semarang Tlogosari them is a culture of street vendors who keep returning despite being moved, PKL reluctantly relocated to Taman Suryokusumo, and street vendors were difficult to set or disciplined. And last effort in addressing the causes of the inefective of the relocation program PKL among other actions determine the place / location for street vendors selling. City government falls directly approached PKL to speak and to deliberate.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan kondisi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Tlogosari Kota Semarang; mendiskripsikan dan menganalisis kebijakan Pemerintah Kota, peran fungsi aktor yang terlibat, Implementasi dan upaya yang dilakukan dalam mengatasi kurang efktifnya program relokasi PKL di kawasan Tlogosari Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian berupa data skunder. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 21 keyperson yang terdiri dari unsur Dinas Pasar Kota Semarang, Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon, Satpol PP Kota Semarang dan PKL di kawasan Tlogosari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondisi PKL yang berlokasi di kawasan Tlogosari Kota Semarang telah dilakukan pemindahan pedagang ke tempat relokasi, namun dalam melakukan relokasi pemerintah tidak mengadakan tindak lanjut dalam menyiapkan sarana dan prasarana. Peran fungsi aktor yang terlibat dalam program relokasi PKL di kawasan Tlogosari yaitu pihak Dinas Pasar Kota Semarang serta para personil Satpol PP Kota Semarang. Faktor program relokasi yang berjalan kurang baik PKL di kawasan Tlogosari Kota Semarang diantaranya adalah budaya PKL yang selalu kembali meskipun sudah dipindah, PKL enggan di relokasi ke Taman Suryokusumo, dan PKL yang sulit ditata atau ditertibkan. Dan terakhir upaya dalam mengatasi berjalan kurang baiknya program relokasi PKL antara lain melakukan tindakan menentukan tempat/lokasi berjualan bagi PKL. Pemerintah Kota terjun langsung mendekati PKL untuk berbicara dan melakukan musyawarah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-01-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/efficient/article/view/35955</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/efficient.v3i1.35955</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Efficient: Indonesian Journal of Development Economics; Vol 3 No 1 (2020); 616-624</dc:source>
	<dc:source>2655-318X</dc:source>
	<dc:source>2655-6197</dc:source>
	<dc:source>10.15294/efficient.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/efficient/article/view/35955/15107</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Efficient: Indonesian Journal of Development Economics</dc:rights>
</oai_dc:dc>