Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Penciptaan Motif Batik dengan Sumber Ide Relief Candi Ngempon

Fashion and Fashion Education Journal · Vol. 13 No. 2 (2024) · pp. 74–84

ISSN
2828-0237, 2252-6803
Published
2024-10-08
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Penciptaan merupakan sebuah kemampuan berfikir dalam menyusun dan menciptakan sebuah ide yang baru sebagai landasan menciptakan karya.Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan,mendeskripsikan, dan mengetahui kelayakan motif batik dengan sumber ide relief Candi Ngempon. Penelitian dilakukan karena belum ada pemanfaatan dan pengembangan Candi Ngempon secara komprehensif serta guna memperkenalkan keberadaan Candi Ngempon kepada masyarakat secara luas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penciptaan karya seni Gustami meliputi: eksplorasi, perancangan, dan perwujudan serta menggunakan pendekatan Mixed Methods jenis Exploratory Sequential Mixed Methods. Hasil dari penelitian ini berupa dua desain motif batik berpola yang didesain secara digital menggunakan aplikasi ibis paintX, dan diterapkan pada desain busana wanita (blus). Motif batik berpola melalui tahap evaluasi atau penilaian oleh tiga panelis ahli dan dua puluh panelis terlatih. Hasil penilaian oleh panelis ahli dan panelis terlatih dihitung dengan menggunakan rumus presentase kelayakan, dengan hasil desain motif batik pertama sebesar 95,5% oleh panelis ahli dan 93,87% oleh panelis terlatih, desain motif batik kedua sebesar 94,2 % oleh panelis ahli dan 94,87% oleh panelis terlatih. Maka, kedua desain motif batik tersebut tergolong pada kategori kelayakan “sangat layak” menurut tabel kriteria kelayakan. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa relief Candi Ngempon dapat digunakan menjadi ide dasar pembuatan motif batik.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 101 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Yogyakarta State University
  • Universitas Trisakti
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Adhi KusumastutiAffiliation unknown6
Yeri SutopoAffiliation unknown5
Ade Novi Nurul IhsaniAffiliation unknown3
Wulansari PrasetyaningtyasAffiliation unknown3
Samsudin AnisAffiliation unknown3
Pudji AstutiUniversitas Trisakti2
Nur QudusAffiliation unknown2
Nelly Setyowati AnggraeniAffiliation unknown2
Trisnani WidowatiAffiliation unknown2
Aryo Baskoro UtomoAffiliation unknown2
Roudlotus SholikhahAffiliation unknown2
Atika AtikaAffiliation unknown2
İnsih WilujengYogyakarta State University1
I Gusti Putu SuryadarmaYogyakarta State University1
I. P. M. DewiYogyakarta State University1
Nur ShabrinaAffiliation unknown1
Ifa NurhayatiAffiliation unknown1
Ririn SetyowatiAffiliation unknown1
Sri HandayaniAffiliation unknown1
Delta ApriyaniAffiliation unknown1
Avinda Fachri Eliana RiskaAffiliation unknown1
Salma Selly SeptianiAffiliation unknown1
Widihastuti WidihastutiYogyakarta State University1
Anik GhufronAffiliation unknown1
Nur Sheila Ayu FebiantiAffiliation unknown1
Feni IndriyaniAffiliation unknown1
Zahra PuspitaAffiliation unknown1
Amalia ShofiAffiliation unknown1
Leonita Bella PrihantantiAffiliation unknown1
Retno MarlangenAffiliation unknown1
Dihya ReginiaAffiliation unknown1
Dwi Putri AsihAffiliation unknown1
Luluk WitantiAffiliation unknown1
Bilqis Lailatul MardliyahAffiliation unknown1
Anindya Rahma SuwignyoAffiliation unknown1
Agita Ainur RizqiyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/ffe/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Penciptaan Motif Batik dengan Sumber Ide Relief Candi Ngempon</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ainur Rizqiyah, Agita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sri Endah Wahyuningsih</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sita Nurmasitah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Widdiyanti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Penciptaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Motif Batik </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Relief Candi Ngempon</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penciptaan merupakan sebuah kemampuan berfikir dalam menyusun dan menciptakan sebuah ide yang baru sebagai landasan menciptakan karya.Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan,mendeskripsikan, dan mengetahui kelayakan motif batik dengan sumber ide relief Candi Ngempon. Penelitian dilakukan karena belum ada pemanfaatan dan pengembangan Candi Ngempon secara komprehensif serta guna memperkenalkan keberadaan Candi Ngempon kepada masyarakat secara luas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penciptaan karya seni Gustami meliputi : eksplorasi, perancangan, dan perwujudan serta menggunakan  pendekatan Mixed Methods jenis Exploratory Sequential Mixed Methods. Hasil dari penelitian ini berupa dua desain motif batik berpola yang didesain secara digital menggunakan aplikasi ibis paintX, dan diterapkan pada desain busana wanita (blus). Motif batik berpola melalui tahap evaluasi atau penilaian oleh tiga panelis ahli dan dua puluh panelis terlatih. Hasil penilaian  oleh panelis ahli dan panelis terlatih dihitung dengan menggunakan rumus presentase kelayakan, dengan hasil desain motif batik pertama sebesar 95,5% oleh panelis ahli dan 93,87% oleh panelis terlatih, desain motif batik kedua sebesar 94,2 % oleh panelis ahli dan 94,87% oleh panelis terlatih. Maka, kedua desain motif batik tersebut tergolong pada kategori kelayakan “sangat layak” menurut tabel kriteria kelayakan. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa relief Candi Ngempon dapat digunakan menjadi ide dasar pembuatan motif batik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/ffe/article/view/13277</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Fashion and Fashion Education Journal; Vol. 13 No. 2 (2024); 74 - 84</dc:source>
	<dc:source>2828-0237</dc:source>
	<dc:source>2252-6803</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/ffe/article/view/13277/1636</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Fashion and Fashion Education Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>