Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Pemahaman dan Sikap Pelaku Usaha dalam Menghadapi Abrasi di Pantai Sigandu

Geo-Image Journal · Vol. 13 No. 1 (2024) · pp. 44–53

ISSN
2549-0362, 2252-6285
Published
2024-04-30
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui dan menganalisis tingkat abrasi di Kawasan Pantai Sigandu dari tahun 2018-2023. 2) Mengetahui dan menganalisis tingkat pemahaman pelaku usaha dalam menghadapi bencana abrasi. 3) Mengetahui dan menganalisis sikap pelaku usaha dalam menghadapi bencana abrasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan survey dengan desain penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku usaha dengan penentuan jumlah sampel menggunakan total sampling yang berjumlah 64 sampel. Metode pengumpulan data dengan observasi, kuesioner, wawancara, interpretasi citra dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan DSAS (Digital Shoreline Analysis System), overlay, dan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total luasan abrasi selama kurun waktu 2018-2023 sebesar 6,15 ha dengan laju abrasi 2,51/tahun dan mengalami akresi sebesar 0,10 ha. Abrasi yang terjadi pada rentang waktu 2020-2023 merupakan jumlah abrasi terbesar yaitu 3,10 ha dikarenakan bangunan pelindung pantai rusak akibat abrasi, sedangkan adanya akresi dikarenakan terdapat tanggul yang dibangun pada tahun 2021 sehingga mampu menahan laju abrasi. Tingkat pemahaman mengenai bencana abrasi pada pelaku usaha di kawasan Pantai Sigandu termasuk dalam kategori sedang dengan rata - rata 8,55 (44%). Tingkat sikap pelaku usaha dalam menghadapi abrasi dengan rata - rata 8,8 (58%) termasuk dalam kategori cukup baik.

Keywords

Collaboration network of the authors

23 authors · 62 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sumatera Utara
  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Saptono PutroAffiliation unknown3
Andi Irwan BenardiAffiliation unknown1
Nur FauziyahAffiliation unknown1
Budi SetiawanAffiliation unknown1
Sutardji -Affiliation unknown1
Apik Budi SantosoAffiliation unknown1
Fitri MaharaniAffiliation unknown1
Edi KurniawanUniversitas Sumatera Utara1
Agustina Aldira SaktyAffiliation unknown1
HariyantoAffiliation unknown1
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang1
Rahma HayatiAffiliation unknown1
Lalu Hasnan Habib Al BanjariAffiliation unknown1
Purnomo Adi SaputroAffiliation unknown1
Eva BanowatiAffiliation unknown1
In Hanifatuz ZahroAffiliation unknown1
Marsha Wulan NuryaniAffiliation unknown1
Erni SuhariniAffiliation unknown1
Risna Nur HidayahAffiliation unknown1
Ade Yulia RahmaAffiliation unknown1
SukirnoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/geoimage/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pemahaman dan Sikap Pelaku Usaha dalam Menghadapi Abrasi di Pantai Sigandu</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Yuliyanti, Khofifah Dwi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sriyanto</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Understanding, Attitude, Abrasion, Business Actors</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui dan menganalisis tingkat abrasi di Kawasan Pantai Sigandu dari tahun 2018-2023. 2) Mengetahui dan menganalisis tingkat pemahaman pelaku usaha dalam menghadapi bencana abrasi. 3) Mengetahui dan menganalisis sikap pelaku usaha dalam menghadapi bencana abrasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan survey dengan desain penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku usaha dengan penentuan jumlah sampel menggunakan total sampling yang berjumlah 64 sampel. Metode pengumpulan data dengan observasi, kuesioner, wawancara, interpretasi citra dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan DSAS (Digital Shoreline Analysis System), overlay, dan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total luasan abrasi selama kurun waktu 2018-2023 sebesar 6,15 ha dengan laju abrasi 2,51/tahun dan mengalami akresi sebesar 0,10 ha. Abrasi yang terjadi pada rentang waktu 2020-2023 merupakan jumlah abrasi terbesar yaitu 3,10 ha dikarenakan bangunan pelindung pantai rusak akibat abrasi, sedangkan adanya akresi dikarenakan terdapat tanggul yang dibangun pada tahun 2021 sehingga mampu menahan laju abrasi. Tingkat pemahaman mengenai bencana abrasi pada pelaku usaha di kawasan Pantai Sigandu termasuk dalam kategori sedang dengan rata - rata 8,55 (44%). Tingkat sikap pelaku usaha dalam menghadapi abrasi dengan rata - rata 8,8 (58%) termasuk dalam kategori cukup baik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/geoimage/article/view/1897</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Geo-Image Journal; Vol. 13 No. 1 (2024): Spatial - Ecological - Regional; 44-53</dc:source>
	<dc:source>2549-0362</dc:source>
	<dc:source>2252-6285</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/geoimage/article/view/1897/307</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Geo-Image Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>