Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Pemanfaatan Ekoenzim dalam Pengolahan Limbah Cair Domestik pada Sistem IPAL DLH Kota Semarang

Indonesian Journal of Conservation · Vol. 14 No. 1 (2025) · pp. 7–16

DOI
10.15294/ijc.v14i1.20977
ISSN
2714-6189, 2252-9195
Published
2025-07-07
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Pengolahan limbah cair yang tidak tepat dapat menimbulkan pencemaran air dan berpotensi membahayakan ekosistem. DLH Kota Semarang memiliki sistem IPAL untuk mengolah limbah cair domestiknya yang pengolahannya menggunakan metode konvensional. Metode tersebut memiliki tantangan dan beberapa kendala, seperti biaya operasional yang tinggi dan penggunaan bahan kimia yang berdampak negatif pada lingkungan. Ekoenzim merupakan alternatif pengolahan limbah cair yang ramah lingkungan. Penambahan ekoenzim dapat meningkatkan kemampuan mikroorganisme dalam menguraikan limbah cair domestik dan membantu mengurangi ketergantungan bahan kimia pada pengolahan limbah. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis dosis ekoenzim yang tepat dalam menurunkan kandungan BOD, COD, TSS, dan menentralkan nilai pH serta menganalisis perbandingan efektivitas ekoenzim berbahan campuran buah dengan ekoenzim campuran sayur. Penelitian ini terdapat 7 perlakuan, meliputi kontrol, perlakuan 2 jenis ekoenzim berbeda yaitu ekoenzim berbahan buah dan ekoenzim berbahan sayur, dan 3 variasi penambahan dosis ekoenzim berturut-turut 10, 20, dan 30 mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekoenzim meningkatkan nilai BOD dan TSS dibandingkan pada kontrol tanpa penambahan ekoenzim. Parameter COD dan pH, dosis ekoenzim buah 20 mL efektif menurunkan kadar COD menjadi 13,3 mg/L dan menentralkan pH menjadi 6,8. Ekoenzim campuran buah efektif untuk parameter BOD, COD, dan pH, sedangkan ekoenzim campuran sayur lebih efektif untuk parameter TSS.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 109 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Kanazawa University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ella KusumastutiAffiliation unknown8
Jumaeri JumaeriAffiliation unknown4
Agung Tri PrasetyaState University of Semarang2
Nuril HudaAffiliation unknown1
Siti Herlina DewiState University of Semarang1
SRI WAHYUNIAffiliation unknown1
Mohammad Haris BaihaqiAffiliation unknown1
Fika Maulydha HardiyantiAffiliation unknown1
Eka Siti RinjaniAffiliation unknown1
Masrukan MasrukanState University of Semarang1
Ani RusilowatiState University of Semarang1
R. SusantiAffiliation unknown1
Heru SetyantoAffiliation unknown1
Tri Sri NoorAsihAffiliation unknown1
Woro SumarniState University of Semarang1
Fatimah KhoirunisaAffiliation unknown1
Sri Susilogati SumartiState University of Semarang1
Nanik WijayatiState University of Semarang1
Inca Pritonasya MilaningsihAffiliation unknown1
Ummi KulsumAffiliation unknown1
Rika WulandariAffiliation unknown1
Nelly RahmawatiAffiliation unknown1
Sri Mantini Rahayu SedyawatiAffiliation unknown1
Siti KholipukAffiliation unknown1
Endang SusilaningsihState University of Semarang1
Selli Renata SariAffiliation unknown1
Puji LestariAffiliation unknown1
Subiyanto HadisaputroAffiliation unknown1
Nur ImaniahAffiliation unknown1
Amanda Shinta MaylaniAffiliation unknown1
Vinny RochmahAffiliation unknown1
Samuel Budi Wardhana KusumaKanazawa University1
Mursalina MulyasariAffiliation unknown1
Ari Vitri WulandariAffiliation unknown1
Diana IsnaeniAffiliation unknown1
Fransiska Widhi MahatmantiAffiliation unknown1
Muhammad Septian NugrahaAffiliation unknown1
Sigit Wahyu PratomoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/ijc/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pemanfaatan Ekoenzim dalam Pengolahan Limbah Cair Domestik pada Sistem IPAL DLH Kota Semarang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Agustina Dwi Rahmawati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sulistyaningsih, Triastuti </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">limbah cair domestik, Sistem IPAL Domestik, ekoenzim</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">



Pengolahan limbah cair yang tidak tepat dapat menimbulkan pencemaran air dan berpotensi membahayakan ekosistem. DLH Kota Semarang memiliki sistem IPAL untuk mengolah limbah cair domestiknya yang pengolahannya menggunakan metode konvensional. Metode tersebut memiliki tantangan dan beberapa kendala, seperti biaya operasional yang tinggi dan penggunaan bahan kimia yang berdampak negatif pada lingkungan. Ekoenzim merupakan alternatif pengolahan limbah cair yang ramah lingkungan. Penambahan ekoenzim dapat meningkatkan kemampuan mikroorganisme dalam menguraikan limbah cair domestik dan membantu mengurangi ketergantungan bahan kimia pada pengolahan limbah. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis dosis ekoenzim yang tepat dalam menurunkan kandungan BOD, COD, TSS, dan menentralkan nilai pH serta menganalisis perbandingan efektivitas ekoenzim berbahan campuran buah dengan ekoenzim campuran sayur. Penelitian ini terdapat 7 perlakuan, meliputi kontrol, perlakuan 2 jenis ekoenzim berbeda yaitu ekoenzim berbahan buah dan ekoenzim berbahan sayur, dan 3 variasi penambahan dosis ekoenzim berturut-turut 10, 20, dan 30 mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekoenzim meningkatkan nilai BOD dan TSS dibandingkan pada kontrol tanpa penambahan ekoenzim. Parameter COD dan pH, dosis ekoenzim buah 20 mL efektif menurunkan kadar COD menjadi 13,3 mg/L dan menentralkan pH menjadi 6,8. Ekoenzim campuran buah efektif untuk parameter BOD, COD, dan pH, sedangkan ekoenzim campuran sayur lebih efektif untuk parameter TSS.



</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/ijc/article/view/20977</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijc.v14i1.20977</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal of Conservation; Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025; 7-16</dc:source>
	<dc:source>2714-6189</dc:source>
	<dc:source>2252-9195</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijc.v14i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/ijc/article/view/20977/4833</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Conservation</dc:rights>
</oai_dc:dc>