Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Adsorpsi Logam Cr(VI) Dan Cu(II) Pada Tanah Dan Pengaruh Penambahan Pupuk Organik

Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 7 No. 3 (2018) · pp. 242–248

DOI
10.15294/ijcs.v7i3.22011
ISSN
2502-6844, 2252-6951
Published
2018-09-10
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Penyerapan ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada 3 jenis tanah yang berbeda yaitu jenis tanah Andisol yang berasal dari Magelang, tanah Inseptisol berasal dari Pati, dan jenis Tanah Grumosol berasal dari Demak. 2 gram masing-masing sampel tanah ditambah dengan aquades, CaCl2 0,01 M dan larutan logam Cu(II) dan Cr(VI) dari konsentrasi 20 ppm hingga 200 ppm. Isoterm Langmuir dan isoterm Freundlich digunakan untuk menganalisis model isoterm adsorpsi yang sesuai. Data adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada ketiga jenis tanah lebih sesuai dengan model isoterm Freundlich dibandingkan dengan isoterm Langmuir. Dari ketiga jenis tanah tersebut persamaaan Freundlich lebih sesuai untuk menggambarkan proses adsorpsinya, baik pada ion logam Cu(II) maupun Cr(VI). Persamaan isoterm Freundlich yang dihasilkan dapat digunakan untuk menghitung kapasitas adsorpsi. Kapasitas adsorpsi tanah untuk ion logam Cu(II) dan Cr(VI) meningkat seiring dengan meningkatnya pH, kapasitas tukar kation dan jumlah fraksi liat dalam tanah. Kapasitas adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) tertinggi yaitu pada jenis tanah Grumosol kemudian Inseptisol dan terendah pada jenis tanah Andisol. Adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada tanah Andisol yang telah ditambahkan pupuk organik lebih mengikuti model persamaan Langmuir. Penambahan pupuk kandang dapat mempengaruhi kapasitas adsorpsi, dengan penambahan pupuk kandang kapasitas adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada tanah Andisol meningkat.

Collaboration network of the authors

40 authors · 180 co-authorship links · 6 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang
  • Universiti Teknologi MARA
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agung Tri PrasetyaState University of Semarang10
Wisnu SunartoAffiliation unknown6
Woro SumarniState University of Semarang6
Endang SusilaningsihState University of Semarang5
Sri NurhayatiState University of Semarang5
Edy CahyonoState University of Semarang4
Sri HaryaniAffiliation unknown4
F. ‪Widhi MahatmantiAffiliation unknown4
Mohammad AlauhdinAffiliation unknown3
Fransisca Widhi MahatmantiAffiliation unknown3
Harjono HarjonoAffiliation unknown3
Nuni WidiartiState University of Semarang3
Harjito HarjitoAffiliation unknown2
Winarni PratjojoAffiliation unknown2
Winarni WinarniAffiliation unknown2
Nanik WijayatiState University of Semarang2
Ella KusumastutiAffiliation unknown2
Nyimas Ayu NabilaPoliteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang1
Maksuk MaksukPoliteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang1
Faiza YuniatiPoliteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang1
Maliha AminPoliteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang1
M. DhiyaulkhaqState University of Semarang1
Kasmui KasmuiState University of Semarang1
D. NasekhahAffiliation unknown1
M. H. IsmailUniversiti Teknologi MARA1
Sri WardaniState University of Semarang1
Sarwi SarwiAffiliation unknown1
Tuyarni TuyarniAffiliation unknown1
Wulan FebrianiAffiliation unknown1
Adyatma RiyandinoAffiliation unknown1
Saidatul UlfaAffiliation unknown1
Erman SuwardiAffiliation unknown1
Budi AstutiAffiliation unknown1
Sungkowo SungkowoAffiliation unknown1
Yuan Maylia RosantiAffiliation unknown1
Rojja Maysa RohmahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Adsorpsi Logam Cr(VI) Dan Cu(II) Pada Tanah Dan Pengaruh Penambahan Pupuk Organik</dc:title>
	<dc:creator>Wijayanti, Aris</dc:creator>
	<dc:creator>Susatyo, Eko Budi</dc:creator>
	<dc:creator>Sukarjo, Sukarjo</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawan, Cepi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyerapan ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada 3 jenis tanah yang berbeda yaitu jenis tanah Andisol yang berasal dari Magelang, tanah Inseptisol berasal dari Pati,&amp;nbsp; dan jenis Tanah Grumosol berasal dari Demak. 2 gram masing-masing sampel tanah ditambah dengan aquades, CaCl2 0,01 M dan larutan logam Cu(II) dan Cr(VI) dari konsentrasi 20 ppm hingga 200 ppm. Isoterm Langmuir dan isoterm Freundlich digunakan untuk menganalisis model isoterm adsorpsi yang sesuai. Data adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada ketiga jenis tanah lebih sesuai dengan model isoterm Freundlich dibandingkan dengan isoterm Langmuir. Dari ketiga jenis tanah tersebut persamaaan Freundlich lebih sesuai untuk menggambarkan proses adsorpsinya, baik pada ion logam Cu(II) maupun Cr(VI). Persamaan isoterm Freundlich yang dihasilkan dapat digunakan untuk menghitung kapasitas adsorpsi. Kapasitas adsorpsi tanah untuk ion logam Cu(II) dan Cr(VI) meningkat seiring dengan meningkatnya pH, kapasitas tukar kation dan jumlah fraksi liat dalam tanah. Kapasitas adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) tertinggi yaitu pada jenis tanah Grumosol kemudian Inseptisol dan terendah pada jenis tanah Andisol. Adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada tanah Andisol yang telah ditambahkan pupuk organik lebih mengikuti model persamaan Langmuir. Penambahan pupuk kandang dapat mempengaruhi kapasitas adsorpsi, dengan penambahan pupuk kandang kapasitas adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada tanah Andisol meningkat.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2018-09-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/22011</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijcs.v7i3.22011</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Chemical Science; Vol 7 No 3 (2018); 242-248</dc:source>
	<dc:source>2502-6844</dc:source>
	<dc:source>2252-6951</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijcs.v7i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/22011/11479</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Indonesian Journal of Chemical Science</dc:rights>
</oai_dc:dc>