Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Improving Management Through Capital Budget in Preparation for Post-COVID-19 Pandemic Expansion in Pekalongan Batik MSMEs

Indonesian Journal of Devotion and Empowerment · Vol. 5 No. 2 (2024) · pp. 45–51

DOI
10.15294/ijde.v5i2.62989
ISSN
2721-2645, 2827-7724
Published
2024-02-25
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Pemulihan ekonomi dunia sebagai dampak dari pandemic Covid-19 masih terus berjalan, meski di bayang-bayangi isu resesi di tahun depan. Hal ini semakin menegaskan perlunya perhatian khusus dalam. pengelolaan keuangan mikro bagi para pelaku UMKM di Indonesia. Berdasarkan observasi yang dilakukan pada UMKM di Kampung Batik Wiradesa, pasca pandemic Covid 19, UMKM Kampung Batik selama ini mencoba terus bertahan dan berusaha untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi yang disebabkan oleh pandemic berkepanjangan. Melihat hal tersebut, maka penting untuk melakukan pelatihan restrukturisasi anggaran modal pada UMKM di Kampung Batik Wiradesa, agar mereka mampu bangkit dan berekspansi di tengah melemahnya perekonomian pasca Covid-19. Selain itu diharapkan dengan pemahaman restrukturisasi anggaran modal yang baik, para pelaku UMKM disana dapat mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan dalam melakukan ekspansi untuk bangkit dari keterpurukan bisnis. Metode yang digunakan adalah Workshop Pengabdian masyarakat pada Masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan, pada hari Sabtu, 23-24 Juli 2022. Narasumber kegiatan adalah Tim Pengabdian masyarakat yang menyampaikan materi “Identifikasi Strategi Kebangkitan Ekonomi dan Penghitungan Anggaran Modal untuk Persiapan Kelayakan Ekspansi UMKM Batik”. Peserta kegiatan sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Hal ini tampak pada partisipasi peserta saat narasumber mengajak dialog langsung dengan peserta. Peserta juga sangat antusias pada sesi tanya jawab. The world's economic recovery due to the COVID-19 pandemic is still ongoing, even though the issue of a recession next year overshadows it. This further emphasises the need for special attention in microfinance management for MSME actors in Indonesia. Based on observations made on MSMEs in Wiradesa Batik Village, after the COVID-19 pandemic, Batik Village MSMEs have been trying to survive and rise from the economic downturn caused by the prolonged pandemic. Seeing this, it is crucial to conduct training on restructuring the capital budget for MSMEs in Batik Wiradesa Village so that they can rise and expand amid the weakening economy after COVID-19. In addition, with a good understanding of the restructuring of the capital budget, MSME actors can prepare whatever is needed to expand to rise from business adversity. The method used is a Community Service Workshop. Service activities are carried out on Saturday, 23-24 July 2022. The resource person for the activity was the Service Team, who delivered the material "Identification of Economic Awakening Strategies and Calculation of Capital Budgets for Feasibility Preparation for Batik MSME Expansion". The participants were very enthusiastic about participating in this activity. This can be seen in the participation of participants when the resource person invites direct dialogue with the participants. Participants were also very enthusiastic about the question-and-answer session.

Collaboration network of the authors

37 authors · 72 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Indraprasta PGRI
  • National Research and Innovation Agency
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Siti RidloahAffiliation unknown2
Yozi Aulia RahmanAffiliation unknown2
Gavida Novi WidodoAffiliation unknown1
Dwi CahyaningdyahAffiliation unknown1
Duhita Driyah SupraptiAffiliation unknown1
Nurul FibriantiAffiliation unknown1
Isnani IsnaniAffiliation unknown1
Niken Diah ParamitaAffiliation unknown1
Windiahsari WindiahsariAffiliation unknown1
Hastu Rahma AnggrainiAffiliation unknown1
Muhammad Izzuddin FurqonyAffiliation unknown1
Muhammad Tsaaqibul FikriAffiliation unknown1
Frida AprilianiAffiliation unknown1
Shanty OktaviliaAffiliation unknown1
Ririn Bella SilviaAffiliation unknown1
Hartini HartiniAffiliation unknown1
Muhammad Andi HakimAffiliation unknown1
Elkhana FikriyaAffiliation unknown1
Novian Hangga PrakosaAffiliation unknown1
Luthfiyana Nur AnisaAffiliation unknown1
Devana Shofi YudatamaAffiliation unknown1
Vini Wiratno PutriAffiliation unknown1
Angga Pandu WijayaAffiliation unknown1
Dorojatun PrihandonoAffiliation unknown1
Irnin Miladdyan AiryqAffiliation unknown1
Ketut SudarmaAffiliation unknown1
Moh. KhoiruddinAffiliation unknown1
Ascariena RafindaAffiliation unknown1
Khusnul KhotimahNational Research and Innovation Agency1
Sri UtamiUniversitas Indraprasta PGRI1
Deky Aji SusenoAffiliation unknown1
Syam WidiaAffiliation unknown1
Farid AhmadiAffiliation unknown1
Harjum MuharamAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijde/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Improving Management Through Capital Budget in Preparation for Post-COVID-19 Pandemic Expansion in Pekalongan Batik MSMEs</dc:title>
	<dc:creator>Witiastuti, Rini Setyo</dc:creator>
	<dc:creator>Ardiansari, Anindya</dc:creator>
	<dc:creator>Fafurida, Fafurida</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemulihan ekonomi dunia sebagai dampak dari pandemic Covid-19 masih terus berjalan, meski di bayang-bayangi isu resesi di tahun depan. Hal ini semakin menegaskan perlunya perhatian khusus dalam. pengelolaan keuangan mikro bagi para pelaku UMKM di Indonesia. Berdasarkan observasi yang dilakukan pada UMKM di Kampung Batik Wiradesa, pasca pandemic Covid 19, UMKM Kampung Batik selama ini mencoba terus bertahan dan berusaha untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi yang disebabkan oleh pandemic berkepanjangan. Melihat hal tersebut, maka penting untuk melakukan pelatihan restrukturisasi anggaran modal pada UMKM di Kampung Batik Wiradesa, agar mereka mampu bangkit dan berekspansi di tengah melemahnya perekonomian pasca Covid-19. Selain itu diharapkan dengan pemahaman restrukturisasi anggaran modal yang baik, para pelaku UMKM disana dapat mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan dalam melakukan ekspansi untuk bangkit dari keterpurukan bisnis. Metode yang digunakan adalah Workshop Pengabdian masyarakat pada Masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan, pada hari Sabtu, 23-24 Juli 2022. Narasumber kegiatan adalah Tim Pengabdian masyarakat yang menyampaikan materi “Identifikasi Strategi Kebangkitan Ekonomi dan Penghitungan Anggaran Modal untuk Persiapan Kelayakan Ekspansi UMKM Batik”. Peserta kegiatan sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Hal ini tampak pada partisipasi peserta saat narasumber mengajak dialog langsung dengan peserta. Peserta juga sangat antusias pada sesi tanya jawab.
The world's economic recovery due to the COVID-19 pandemic is still ongoing, even though the issue of a recession next year overshadows it. This further emphasises the need for special attention in microfinance management for MSME actors in Indonesia. Based on observations made on MSMEs in Wiradesa Batik Village, after the COVID-19 pandemic, Batik Village MSMEs have been trying to survive and rise from the economic downturn caused by the prolonged pandemic. Seeing this, it is crucial to conduct training on restructuring the capital budget for MSMEs in Batik Wiradesa Village so that they can rise and expand amid the weakening economy after COVID-19. In addition, with a good understanding of the restructuring of the capital budget, MSME actors can prepare whatever is needed to expand to rise from business adversity. The method used is a Community Service Workshop. Service activities are carried out on Saturday, 23-24 July 2022. The resource person for the activity was the Service Team, who delivered the material "Identification of Economic Awakening Strategies and Calculation of Capital Budgets for Feasibility Preparation for Batik MSME Expansion". The participants were very enthusiastic about participating in this activity. This can be seen in the participation of participants when the resource person invites direct dialogue with the participants. Participants were also very enthusiastic about the question-and-answer session.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijde/article/view/62989</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijde.v5i2.62989</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Devotion and Empowerment; Vol 5 No 2 (2023): December 2023; 45-51</dc:source>
	<dc:source>2721-2645</dc:source>
	<dc:source>2827-7724</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijde.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijde/article/view/62989/26461</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Indonesian Journal of Devotion and Empowerment</dc:rights>
</oai_dc:dc>