Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Model Supervisi Bimbingan dan Konseling Berbasis Structured Reflecting Teams Untuk Guru BK SMA

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application · Vol. 10 No. 2 (2021) · pp. 48–60

DOI
10.15294/ijgc.v10i2.48722
ISSN
2597-6133, 2252-6374
Published
2021-12-31
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pelaksanaan supervisi bimbingan dan konseling (BK) saat ini; menganalisis model hipotetis supervisi BK berdasarkan Structured Reflecting Team (SRT); menganalisis model akhir; dan menganalisis seberapa efektif supervisi BK berbasis tim refleksi terstruktur. Metode penelitian ini menggunakan tahapan penelitian dan pengembangan, mengacu pada model penelitian dari Borg & Gall (1996) yang disederhanakan menjadi 3 tahapan, yaitu: 1) studi pendahuluan, 2) pengembangan dan validasi, 3) evaluasi produk. Subyek penelitian ini terdiri dari 1 orang pengawas satuan pendidikan, dan 6 orang guru BK SMA. Pengumpulan data menggunakan: wawancara mendalam, observasi, angket terbuka, format catatan diskusi terfokus. Teknik analisis data melalui instrumen kemudian dilakukan sesuai dengan prosedur penelitian dan pengembangan. Uji keefektifan model menggunakan aplikasi Winstep dan JASP, melalui uji Wilcoxon Signed Rank Test non parametrik. Hasil menunjukkan bahwa model supervisi oleh pengawas cenderung menggunakan model individual dan belum sepenuhnya berjalan efektif. Model SRTS efektif bagi pengawas guna melaksanakan supervisi program BK di SMA. Pengembangan model supervisi melahirkan model supervisi yang lebih sesuai dengan kebutuhan, sistematis, terstruktur, dan terencana yang dikenal dengan structured reflecting team in group supervision (SRTS). Hasil analisis uji efektifitas model menunjukkan bahwa model ini efektif bagi pengawas dalam melaksanakan supervisi BK di SMA.

Collaboration network of the authors

40 authors · 146 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Universitas Media Nusantara Citra
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sunawan SunawanAffiliation unknown13
Awalya AwalyaAffiliation unknown12
Edy PurwantoAffiliation unknown8
Sinta SaraswatiAffiliation unknown7
Eko NusantoroAffiliation unknown7
Anwar SutoyoAffiliation unknown6
Mulawarman MulawarmanAffiliation unknown6
Heru MugiarsoAffiliation unknown6
Mungin Eddy WibowoAffiliation unknown5
Ninik SetyowaniAffiliation unknown5
Dwi Yuwono Puji SugihartoAffiliation unknown4
Muhammad JaparAffiliation unknown4
Masrukan MasrukanState University of Semarang3
Yuli Kurniawati Sugiyo PranotoAffiliation unknown2
Arief YuliantoUniversitas Media Nusantara Citra2
Dwi Yuwono Puji SugihartoAffiliation unknown2
Firdian Setiya ArinataAffiliation unknown2
DYP SugihartoAffiliation unknown2
Joko SutartoAffiliation unknown2
Mungin Eddy WibowoAffiliation unknown2
Suharso SuharsoAffiliation unknown2
Imam TadjriAffiliation unknown2
Aisyah Durrotun NafisahAffiliation unknown1
Bayu Tri PrasojoAffiliation unknown1
Widiyanto WidiyantoAffiliation unknown1
Santy Indrias TutiAffiliation unknown1
Dwi PurwaningsihAffiliation unknown1
Nurlaily MauludiyahAffiliation unknown1
Sigit GunawanAffiliation unknown1
Yuli UtantoAffiliation unknown1
Suliarsi SuliarsiAffiliation unknown1
Eko SupraptonoAffiliation unknown1
Saiman SaimanAffiliation unknown1
Wanti Arum JanariAffiliation unknown1
Jianzhong J HongAffiliation unknown1
Rahayu KuncoroAffiliation unknown1
Sania Nur HanifaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Model Supervisi Bimbingan dan Konseling Berbasis Structured Reflecting Teams Untuk Guru BK SMA</dc:title>
	<dc:creator>sofyan, afriyadi</dc:creator>
	<dc:creator>sugiyo, sugiyo</dc:creator>
	<dc:creator>kurniawan, kusnarto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pelaksanaan supervisi bimbingan dan konseling (BK) saat ini; menganalisis model hipotetis supervisi BK berdasarkan Structured Reflecting Team (SRT); menganalisis model akhir; dan menganalisis seberapa efektif supervisi BK berbasis tim refleksi terstruktur. Metode penelitian ini menggunakan tahapan penelitian dan pengembangan, mengacu pada model penelitian dari Borg &amp;amp; Gall (1996) yang disederhanakan menjadi 3 tahapan, yaitu: 1) studi pendahuluan, 2) pengembangan dan validasi, 3) evaluasi produk. Subyek penelitian ini terdiri dari 1 orang pengawas satuan pendidikan, dan 6 orang guru BK SMA. Pengumpulan data menggunakan: wawancara mendalam, observasi, angket terbuka, format catatan diskusi terfokus. Teknik analisis data melalui instrumen kemudian dilakukan sesuai dengan prosedur penelitian dan pengembangan. Uji keefektifan model menggunakan aplikasi Winstep dan JASP, melalui uji Wilcoxon Signed Rank Test non parametrik. Hasil menunjukkan bahwa model supervisi oleh pengawas cenderung menggunakan model individual dan belum sepenuhnya berjalan efektif. Model SRTS efektif bagi pengawas guna melaksanakan supervisi program BK di SMA. Pengembangan model supervisi melahirkan model supervisi yang lebih sesuai dengan kebutuhan, sistematis, terstruktur, dan terencana yang dikenal dengan structured reflecting team in group supervision (SRTS). Hasil analisis uji efektifitas model menunjukkan bahwa model ini efektif bagi pengawas dalam melaksanakan supervisi BK di SMA.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jbk/article/view/48722</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijgc.v10i2.48722</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application; Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021; 48-60</dc:source>
	<dc:source>2597-6133</dc:source>
	<dc:source>2252-6374</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijgc.v10i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jbk/article/view/48722/20885</dc:relation>
</oai_dc:dc>