Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Internalisasi Nilai-Nilai Religius Islam Pada Remaja Blora Dalam Organisasi Himpunan Pengajian Remaja Islam Blora (HIMPARISBA)

Solidarity: Journal of Education, Society and Culture · Vol. 7 No. 2 (2019) · pp. 391–407

DOI
10.15294/solidarity.v7i2.27984
ISSN
2549-0729, 2252-7133
Published
2019-01-03
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk: 1) mengetahui internalisasi nilai-nilai religius Islam pada Remaja Blora dalam Organisasi HIMPARISBA; 2) mengidentifikasi perilaku religius yang diharapkan muncul pada remaja Blora dalam Organisasi HIMPARISBA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori habitus Pierre Bourdieu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Internalisasi nilai-nilai religius Islam pada remaja Blora dalam Organisasi HIMPARISBA dilakukan saat tahap awal dan pelaksanaan program. Tahap awal yaitu saat open recruitment anggota baru, sedangkan tahap pelaksanaan yaitu saat penyelenggaraan program-program HIMPARISBA. LKP menjadi program yang kurang ramah untuk calon anggota karena beberapa kegiatannya yang terlalu memberatkan. Khusus untuk kajian KeIslaman, HIMPARISBA menghindari ustadz-ustadz yang cenderung radikal. Tidak semua anggota HIMPARISBA mengalami internalisasi nilai-nilai religius dengan mendalam, namun anggota yang lebih aktif serta yang bermotivasi besar saja yang mengalami hal demikian. Nilai-nilai religius yang muncul meliputi nilai keta’atan, keberanian, kedisiplinan, kepedulian, saling menghormati, dan jihad.; 2) Perilaku religius yang diharapkan muncul pada anggota HIMPARISBA meliputi perilaku religius dalam berhubungan dengan: Allah; pribadinya sendiri; sesama manusia; alam; dan pemenuhan kebutuhan lahir dan batin. This article aims to: 1) Know the internalization of Islamic religious values for Blora teenagers in the HIMPARISBA Organization; 2) Identify the expected religious behavior that appears in Blora teenagers in the HIMPARISBA Organization.This research used qualitative research methods, with data collection techniques through observation, interview, and documentation. The theory used to analyze data is Pierre Bourdieu's habitus theory. The results of this study showed that: 1) Internalization of Islamic religious values for Blora teenagers in the HIMPARISBA Organization is carried out during the initial stages and implementation of the program. The initial stage is when the open recruitment of new members, while the implementation phase is when the HIMPARISBA programs are held. LKP becomes a less friendly program for prospective members because some of its activities are too burdensome. Especially for Islamic studies, HIMPARISBA avoids radical religious teachers. Not all members of HIMPARISBA experience in-depth internalization of religious values, but members who are more active and those who are highly motivated experience this. Religious values that arise include values of devotion, courage, discipline, caring, mutual respect, and jihad; 2) Religious behavior that is expected to appear in the members of HIMPARISBA includes religious behavior in dealing with: God; his own personality; fellow human beings; natural; and fulfillment of physical and spiritual needs.

Collaboration network of the authors

40 authors · 122 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Totok RochanaAffiliation unknown4
Moh. Solehatul MustofaAffiliation unknown4
Dhita Prasisca MutiatariState University of Semarang2
Danang Dwi SaputroAffiliation unknown2
Antari Ayuning ArsiAffiliation unknown2
Adang Syamsudin SulahaAffiliation unknown2
Didi PramonoAffiliation unknown2
Ninuk Sholikhah AkhirohAffiliation unknown2
Hartati Sulistyo RiniAffiliation unknown2
Tri Marhaeni Pudji AstutiAffiliation unknown2
Andi Muhammad RizkiAffiliation unknown1
Azzahra ZainalAffiliation unknown1
Fenny PongtikuAffiliation unknown1
Millah Ananda YunitaAffiliation unknown1
Muhammad Dwi SyahrulAffiliation unknown1
Juel ‘Akmi EduarsaAffiliation unknown1
Putri Ajeng Dwi CahyaniAffiliation unknown1
Nabilah Nur BaitiAffiliation unknown1
Wahid Akhsin Budi Nur SidiqState University of Semarang1
Lelu Dina ApristiaiAffiliation unknown1
Dadan BudiansyahAffiliation unknown1
Satya Budi NugrahaAffiliation unknown1
Dadan Budiansyah BudiansyahAffiliation unknown1
Nanang IndardiAffiliation unknown1
Maharani Intan PuspitaAffiliation unknown1
Vina Nurul HusnaAffiliation unknown1
Noviani Achmad PutriAffiliation unknown1
Radini SintaAffiliation unknown1
Khasiatun AmaliyahAffiliation unknown1
Ulin HanifahAffiliation unknown1
Heldi PrasetyaAffiliation unknown1
Nugroho Trisnu BrataAffiliation unknown1
Heri TjahjonoAffiliation unknown1
Moh Yasir AlimiAffiliation unknown1
Woro SumarniState University of Semarang1
Agung Tri PrasetyaState University of Semarang1
Sucihatiningsih DWPAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Internalisasi Nilai-Nilai Religius Islam Pada Remaja Blora Dalam Organisasi Himpunan Pengajian Remaja Islam Blora (HIMPARISBA)</dc:title>
	<dc:creator>Lesmana, Bondan</dc:creator>
	<dc:creator>Fatimah, Nurul</dc:creator>
	<dc:creator>Gustaman, Fulia Aji</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini bertujuan untuk: 1) mengetahui internalisasi nilai-nilai religius Islam pada Remaja Blora dalam Organisasi HIMPARISBA; 2) mengidentifikasi perilaku religius yang diharapkan muncul pada remaja Blora dalam Organisasi HIMPARISBA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori habitus Pierre Bourdieu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Internalisasi nilai-nilai religius Islam pada remaja Blora dalam Organisasi HIMPARISBA dilakukan saat tahap awal dan pelaksanaan program. Tahap awal yaitu saat open recruitment anggota baru, sedangkan tahap pelaksanaan yaitu saat penyelenggaraan program-program HIMPARISBA. LKP menjadi program yang kurang ramah untuk calon anggota karena beberapa kegiatannya yang terlalu memberatkan. Khusus untuk kajian KeIslaman, HIMPARISBA menghindari ustadz-ustadz yang cenderung radikal. Tidak semua anggota HIMPARISBA mengalami internalisasi nilai-nilai religius dengan mendalam, namun anggota yang lebih aktif serta yang bermotivasi besar saja yang mengalami hal demikian. Nilai-nilai religius yang muncul meliputi nilai keta’atan, keberanian, kedisiplinan, kepedulian, saling menghormati, dan jihad.; 2) Perilaku religius yang diharapkan muncul pada anggota HIMPARISBA meliputi perilaku religius dalam berhubungan dengan: Allah; pribadinya sendiri; sesama manusia; alam; dan pemenuhan kebutuhan lahir dan batin.
This article aims to: 1) Know the internalization of Islamic religious values for Blora teenagers in the HIMPARISBA Organization; 2) Identify the expected religious behavior that appears in Blora teenagers in the HIMPARISBA Organization.This research used qualitative research methods, with data collection techniques through observation, interview, and documentation. The theory used to analyze data is Pierre Bourdieu's habitus theory. The results of this study showed that: 1) Internalization of Islamic religious values for Blora teenagers in the HIMPARISBA Organization is carried out during the initial stages and implementation of the program. The initial stage is when the open recruitment of new members, while the implementation phase is when the HIMPARISBA programs are held. LKP becomes a less friendly program for prospective members because some of its activities are too burdensome. Especially for Islamic studies, HIMPARISBA avoids radical religious teachers. Not all members of HIMPARISBA experience in-depth internalization of religious values, but members who are more active and those who are highly motivated experience this. Religious values that arise include values of devotion, courage, discipline, caring, mutual respect, and jihad; 2) Religious behavior that is expected to appear in the members of HIMPARISBA includes religious behavior in dealing with: God; his own personality; fellow human beings; natural; and fulfillment of physical and spiritual needs.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/27984</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/solidarity.v7i2.27984</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Solidarity: Journal of Education, Society and Culture; Vol 7 No 2 (2019): SOLIDARITY; 391-407</dc:source>
	<dc:source>2549-0729</dc:source>
	<dc:source>2252-7133</dc:source>
	<dc:source>10.15294/solidarity.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/27984/12267</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Solidarity: Journal of Education, Society and Culture</dc:rights>
</oai_dc:dc>