Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Uji Efektifitas Pencahayaan Ruang Kuliah Menggunakan Software Calculux Indoor 4.12

Unnes Physics Journal · Vol. 6 No. 1 (2018) · pp. 50–53

ISSN
2252-6978
Published
2018-03-02
Publisher
Unnes Physics Journal
Language
eng

Abstract

Tingkat pencahayaan dan sebaran pencahayaan ruangan yang sesuai dengan fungsi ruangan sangat penting karena terkait dengan kenyamanan dan efektifitas ruang tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kenyamanan dan efektifitas pencahayaan di dua ruang kuliah gedung C 410 pascasarjana Universitas Negeri Semarang. Data pengukuran intensitas pencahayaan diambil dengan menggunakan lux meter. Pengambilan data dilakukan pada beberapa titik dalam setiap ruang. Jarak antara satu titik pengukuran dengan titik yang lain adalah 1 meter. Untuk mengetahui efektifitas intensitas pencahayaan, data hasil pengukuran dibandingkan dengan intensitas pencahayaan ruang yang direkomendasikan Standar Nasional Indonesia (SNI). Data-data yang diperoleh juga diolah dengan Software Calculux Indoor 4.12. Hasil pengolahan data akan tampil dalam bentuk gambar sebaran warna pada ruangan, semakin cerah warna suatu area ruangan dalam gambar, maka semakin banyak intensitas pencahayaan yang diterima area tersebut. Calculux Indoor 5.0b juga digunakan untuk mendesain posisi dan jumlah lampu yang ideal untuk kedua ruang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran pencahayaan pada kedua ruangan tersebut kurang merata. Beberapa area di kedua ruang kuliah memiliki tingkat pencahayaan sesuai standar SNI. Jumlah titik area yang memiliki tingkat pencahayaan kurang, lebih banyak dibandingkan jumlah titik area yang memiliki pencahayaan sesuai standar SNI.

Collaboration network of the authors

40 authors · 172 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Bambang SubaliAffiliation unknown7
Ellianawati EllianawatiState University of Semarang5
Supriyadi SupriyadiAffiliation unknown3
Hartono HartonoAffiliation unknown3
Listiyanto ListiyantoAffiliation unknown2
Fitri NurdianaAffiliation unknown2
Diah Nur FitriasariAffiliation unknown2
Rahayu PangestutiAffiliation unknown2
Pratiwi DwijanantiAffiliation unknown2
Susilo SusiloAffiliation unknown2
Alvian AlvianAffiliation unknown2
Sunarno SunarnoAffiliation unknown2
Ani RusilowatiState University of Semarang2
Tri Joko RaharjoAffiliation unknown1
Natalia Erna SetyaningsihAffiliation unknown1
Leni VannesaAffiliation unknown1
Wiwi IsnaeniState University of Semarang1
Agus KurniawanUniversitas Islam Negeri Raden Intan Lampung1
Imelda Laelan SafinaAffiliation unknown1
Tutut Arrum Hardianti NingsihAffiliation unknown1
Dian Norma AprilliaAffiliation unknown1
Doddy ArdiansyahAffiliation unknown1
Imam SumponoAffiliation unknown1
Nila Prasetya AriyaniAffiliation unknown1
Natalia Erna SeytaningsihAffiliation unknown1
Toni WahyudiAffiliation unknown1
Ellianawati E.Affiliation unknown1
Rene Babiera Babiera IIAffiliation unknown1
Suhardi EffendyAffiliation unknown1
Faiz MudhofirAffiliation unknown1
Fianti FiantiAffiliation unknown1
Nafisah Irfani SetiasiwiAffiliation unknown1
. SupriyadiAffiliation unknown1
Sunyoto Eko NugrohoState University of Semarang1
Anton SetyonoAffiliation unknown1
Syafridatun NikmahAffiliation unknown1
Syarifatul FalahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/upj/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Uji Efektifitas Pencahayaan Ruang Kuliah Menggunakan Software Calculux Indoor 4.12</dc:title>
	<dc:creator>Rohadi, Raden</dc:creator>
	<dc:creator>Sujarwata, Sujarwata</dc:creator>
	<dc:creator>Yulianti, Ian</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tingkat pencahayaan dan sebaran pencahayaan ruangan yang sesuai dengan fungsi ruangan sangat penting karena terkait dengan kenyamanan dan efektifitas ruang tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kenyamanan dan efektifitas pencahayaan di dua ruang kuliah gedung C 410 pascasarjana Universitas Negeri Semarang. Data pengukuran intensitas pencahayaan diambil dengan menggunakan lux meter. Pengambilan data dilakukan pada beberapa titik dalam setiap ruang. Jarak antara satu titik pengukuran dengan titik yang lain adalah 1 meter. Untuk mengetahui efektifitas intensitas pencahayaan, data hasil pengukuran dibandingkan dengan intensitas pencahayaan ruang yang direkomendasikan Standar Nasional Indonesia (SNI). Data-data yang diperoleh juga diolah dengan Software Calculux Indoor 4.12. Hasil pengolahan data akan tampil dalam bentuk gambar sebaran warna pada ruangan, semakin cerah warna suatu area ruangan dalam gambar, maka semakin banyak intensitas&amp;nbsp; pencahayaan yang diterima area tersebut. Calculux Indoor 5.0b juga digunakan untuk mendesain posisi dan jumlah lampu yang ideal untuk kedua ruang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran pencahayaan pada kedua ruangan tersebut kurang merata. Beberapa area di kedua ruang kuliah memiliki tingkat pencahayaan sesuai standar SNI. Jumlah titik area yang memiliki tingkat pencahayaan kurang, lebih banyak dibandingkan jumlah titik area yang memiliki pencahayaan sesuai standar SNI.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Unnes Physics Journal</dc:publisher>
	<dc:date>2018-03-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/upj/article/view/21901</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Unnes Physics Journal; Vol 6 No 1 (2017); 50-53</dc:source>
	<dc:source>2252-6978</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/upj/article/view/21901/10402</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Unnes Physics Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>