Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

KAJIAN TAKSONOMI DAN MORFOLOGI Salacca zalacca DI KAWASAN OBJEK WISATA BRAYEUNG, LEUPUNG, ACEH BESAR

Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan · Vol. 13 No. 1 (2025) · pp. 118–127

DOI
10.22373/1j1kv275
Published
2025-12-30
Publisher
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Language
eng

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk Salacca zalacca (salak), yang penting sebagai komoditas hortikultura. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara ilmiah karakter taksonomi dan ciri mofologi vegetatif S. zalacca yang tumbuh dikawasan objek wisata Brayeung, Leupung, Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan eksplorasi lapangan, dengan analisis data deskriptif kualitatif dan pendekatan komparatif. Hasil observasi menunjukkan bahwa S. zalacca di Brayeung teridentifikasi sebagai anggota famili aracaceae (Palmae) dengan klasifikasi taksonomi sesuai literatur. Tanaman S. zalacca yang diamati pada lokasi penelitian terlihat tumbuh membentuk rumpun yang rapat dengan banyak batang yang muncul dari satu titik pangkal. Batang sejati pada tumbuhan ini tidak terlihat karena tertutup oleh pelepah daun. Pada pelepah daun terlihat adanya duri yang berwarna kecokelatan yang tersusun rapat dan mengarah ke berbagai arah. Daun tersusun menyirip dengan anak daun berbentuk lanset dan memanjang. Permukaan daun terlihat berwarna hijau mengilap. Organ generatif seperti bunga dan buah tidak ditemukan pada saat pengamatan berlangsung sehingga hanya pada bagian vegetatif yang dapat dideskripsikan. Kata kunci: Brayeung, Morfologi, Salacca zalacca, Taksonomi, Vegetatif

Collaboration network of the authors

40 authors · 136 co-authorship links · 6 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Hasanuddin University
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nafisah HanimAffiliation unknown8
Sahidin SahidinAffiliation unknown4
Zuraidah ZuraidahAffiliation unknown4
Nurdin AminAffiliation unknown3
Rini HamsidiAffiliation unknown2
Asrul SaniUniversitas Halu Oleo2
Suryani SuryaniUniversitas Halu Oleo2
Fadhliyah MalikAffiliation unknown2
Mentarry BafadalAffiliation unknown2
Hasanuddin HasanuddinState University of Makassar2
Ainol MardiyahAffiliation unknown2
Fakhri YacobAffiliation unknown2
Ernilasari ErnilasariAffiliation unknown2
Cut Ratna DewiAffiliation unknown2
Sri IndrayaniAffiliation unknown2
Yuli SulistyowatiAffiliation unknown2
Yashanti Berlinda ParadisaAffiliation unknown2
Muslich HidayatAffiliation unknown2
Nur Illiyyin AkibAffiliation unknown1
RAHMANPIU RAHMANPIUAffiliation unknown1
Dian AriastikaAffiliation unknown1
Henny KasmawatiUniversitas Halu Oleo1
Nur RahmayaniAffiliation unknown1
Fahria Nadiryati SadimantaraUniversitas Halu Oleo1
Gusti Ray SadimantaraAffiliation unknown1
Jumriani JumrianiHasanuddin University1
Rahmat MuliadiAffiliation unknown1
Muhammad Israwan AzisAffiliation unknown1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Adryan FristiohadyAffiliation unknown1
Vica AspadiahAffiliation unknown1
Rina AndrianiAffiliation unknown1
Rizky Barkah RamadhaniAffiliation unknown1
Puspita SariAffiliation unknown1
Muhammad Syukri SadimantaraUniversitas Halu Oleo1
SRI WAHYUNIAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KAJIAN TAKSONOMI DAN MORFOLOGI Salacca zalacca DI KAWASAN OBJEK WISATA BRAYEUNG, LEUPUNG, ACEH BESAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Mauliza, Nisa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyuni, Wahyuni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Zahra, Fathimah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Eriawati, Eriawati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk Salacca zalacca (salak), yang penting sebagai komoditas hortikultura. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara ilmiah karakter taksonomi dan ciri mofologi vegetatif&amp;nbsp; S. zalacca yang tumbuh dikawasan objek wisata Brayeung, Leupung, Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan eksplorasi lapangan, dengan analisis data deskriptif kualitatif dan pendekatan komparatif. Hasil observasi menunjukkan bahwa S. zalacca di Brayeung teridentifikasi sebagai anggota famili aracaceae (Palmae) dengan klasifikasi taksonomi sesuai literatur. Tanaman S. zalacca yang diamati pada lokasi penelitian terlihat tumbuh membentuk rumpun yang rapat dengan banyak batang yang muncul dari satu titik pangkal. Batang sejati pada tumbuhan ini tidak terlihat karena tertutup oleh pelepah daun. Pada pelepah daun terlihat adanya duri yang berwarna kecokelatan yang tersusun rapat dan mengarah ke berbagai arah. Daun tersusun menyirip dengan anak daun berbentuk lanset dan memanjang. Permukaan daun terlihat berwarna hijau mengilap. Organ generatif seperti bunga dan buah tidak ditemukan pada saat pengamatan berlangsung sehingga hanya pada bagian vegetatif yang dapat dideskripsikan.
Kata kunci: Brayeung, Morfologi, Salacca zalacca, Taksonomi, Vegetatif</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/33502</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/1j1kv275</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan; Vol. 13 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK XIII 2025; 118-127</dc:source>
	<dc:source>10.22373/3ykwzx84</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/33502/12329</dc:relation>
	<dc:relation>10.22373/8600px70</dc:relation>
</oai_dc:dc>