Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Evaluasi Perkembangan Penyakit Hawar Daun (Helminthosporium maydis) sebagai Penyakit Utama Tanaman Jagung Hibrida pada Tiga Sistim Pemupukan yang Berbeda

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 9 No. 1 (2021) · pp. 30–37

DOI
10.33772/bpa.v9i1.19259
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2021-04-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan penyakit hawar daun (Helminthosporium maydis) sebagai penyakit utama tanaman jagung hibrida pada tiga sistim pemupukan yang berbeda. Rancangan lingkungan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan sistem pemupukan yang berbeda. Variabel yang diamati adalah keparahan penyakit (KP), Luas Daerah di Bawah Kurva Perkembangan Penyakit (LDBKPP) dan laju tumbuh relatif (LTR). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan metode analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan jika perlakuan berpengaruh nyata pada α 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan Sistem pemupukan yang berbeda berpengaruh terhadap perkembangan penyakit hawar daun (Helminthosporium maydis) dan pertumbuhan tanaman jagung hibrida di lapangan. Sistem pemupukan yang mengkombinasikan 75% pupuk organik plus agens hayati Biofresh dengan 25% pupuk anorganik NPK dari dosis anjuran memberi respon terbaik terhadap ketahananan terhadap penyakit hawar daun dan pertumbuhan tanaman jagung hibrida di lapangan.Kata kunci: bahan organik, pupuk biofresh, pupuk kimia, penyakit hawar daun.

Collaboration network of the authors

40 authors · 207 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
HS GusnawatyAffiliation unknown10
Asniah AsniahUniversitas Halu Oleo9
Asmar HasanUniversitas Halu Oleo9
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo8
SRI WAHYUNIAffiliation unknown7
Vit Neru SatrahUniversitas Halu Oleo6
SYAIR SYAIRUniversitas Halu Oleo5
Gusti Ayu Kade SutariatiUniversitas Halu Oleo4
TERRY PAKKIUniversitas Halu Oleo4
Gusnawaty HSUniversitas Halu Oleo4
Teguh WijayantoAffiliation unknown4
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo3
MARIADI MARIADIUniversitas Halu Oleo3
AGUNG YUSWANAUniversitas Halu Oleo3
RAHAYU MAffiliation unknown3
Muhammad BotekUniversitas Halu Oleo3
La Ode Santiaji BandeAffiliation unknown3
Gusnawaty HS Gusnawaty HSAffiliation unknown3
Rahayu MallarangengUniversitas Halu Oleo2
Rahayu M Rahayu MAffiliation unknown2
Isalman IsalmanAffiliation unknown2
La HataniAffiliation unknown2
Eka Lestari AriyantiAffiliation unknown2
Yusuf YusufUniversitas Muhammadiyah Kendari2
Muhammad MasriAffiliation unknown2
NUR ISNAINI ULFAAffiliation unknown2
Rachmawati HasidUniversitas Halu Oleo2
Ahmad SainulAffiliation unknown2
Serli RatuAffiliation unknown2
Agustono SlametUniversitas Halu Oleo1
LA ODE WALIUniversitas Halu Oleo1
MUHAMMAD TAUFIKUniversitas Halu Oleo1
NUR INDAH SARIUniversitas Halu Oleo1
Gusnawaty H.SUniversitas Halu Oleo1
SUBHAN FITRATUL HAQAffiliation unknown1
SASMINAN SASMINANAffiliation unknown1
Samrin SamrinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Evaluasi Perkembangan Penyakit Hawar Daun (Helminthosporium maydis) sebagai Penyakit Utama Tanaman Jagung Hibrida pada Tiga Sistim Pemupukan yang Berbeda</dc:title>
	<dc:creator>Basoka, Sri Wahyuni</dc:creator>
	<dc:creator>Khaeruni, Andi</dc:creator>
	<dc:creator>Taufik, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan penyakit hawar daun (Helminthosporium maydis) sebagai penyakit utama tanaman jagung hibrida pada tiga sistim pemupukan yang berbeda. Rancangan lingkungan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan sistem pemupukan yang berbeda. Variabel yang diamati adalah keparahan penyakit (KP), Luas Daerah di Bawah Kurva Perkembangan Penyakit (LDBKPP) dan laju tumbuh relatif (LTR). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan metode analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan jika perlakuan berpengaruh nyata pada α 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan Sistem pemupukan yang berbeda berpengaruh terhadap perkembangan penyakit hawar daun (Helminthosporium maydis) dan pertumbuhan tanaman jagung hibrida di lapangan. Sistem pemupukan yang mengkombinasikan 75% pupuk organik plus agens hayati Biofresh dengan 25% pupuk anorganik NPK dari dosis anjuran memberi respon terbaik terhadap ketahananan terhadap penyakit hawar daun dan pertumbuhan tanaman jagung hibrida di lapangan.Kata kunci: bahan organik, pupuk biofresh, pupuk kimia, penyakit hawar daun.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/19259</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v9i1.19259</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 9, No 1 (2021); 30-37</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v9i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/19259/12294</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>