Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KEPADATAN IKAN CAPUNGAN BANGGAI (Pterapogon kaudernii) PADA MIKROHABITAT BULU BABI DI DESA MEJAR JAYA, KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 8 No. 3 (2024) · pp. 153–161

DOI
10.33772/jsl.v8i3.47258
ISSN
2503-0396
Published
2024-02-09
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Ikan capungan Banggai atau yang lebih dikenal sebagai Banggai Cardinalfish - BCF (Pterapogon kauderni) diketahui sebagai ikan endemik di perairan Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah, Indonesia. Ikan capungan Banggai merupakan spesies ikan yang menetap dan mendiami perairan dangkal, biasanya di padang lamun, terumbu karang, atau pada habitat bulu babi dengan berbagai substrat bentik hidup Desa Samajaya merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengukuran Kepadatan ikan capungan banggai pada mikrohabitat bulu babi yang ada di Desa Samajaya menggunakan Undewater Visual Survey dengan menerapkan metode Belt Transect sehingga mendapatkan hasil pengamatan terhadap kepadatan ikan P. kauderni di 3 stasiun pengamatan memperlihatkan nilai yang berbeda-beda. Kepadatan tertinggi berada pada stasiun 1 dengan nilai 38±4 ind./100m2, kemudian disusul stasiun 2 dengan nilai 28±3 ind./100m2 dan nilai terendah berada pada stasiun 3 dengan nilai 6±4 ind./100m2. Berdasarkan hasil analisis data, terlihat adanya korelasi yang kuat antara kepadatan bulu babi dengan kepadatan Ikan P.kauderni. Nilai koefisien korelasi (r) adalah 0,9703 yang berarti hubungan kedua variabel tersebut sangat kuat. Persamaan regresi dari hubungan kedua variabel adalah y = 1,3444x - 9,4234 dengan nilai koefisien determinasi atau tingkat keterandalan model regresi (R2) adalah 0,9414. Kata kunci: Desa Samajaya, Kepadatan ikan banggai cardinal fish, bulu babi.

Collaboration network of the authors

40 authors · 88 co-authorship links · 14 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Semarang
  • University of Miyazaki
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Universitas Papua
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
. RahmadaniAffiliation unknown5
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo2
Nurdiana A.Affiliation unknown2
Ratna Diyah PalupiUniversitas Halu Oleo2
Akhmad MansyurUniversitas Halu Oleo2
Muhammad RamliAffiliation unknown2
Arif WidiyatmokoState University of Semarang1
Zaenuri ZaenuriState University of Semarang1
Daiki NakamuraUniversity of Miyazaki1
Asri DjauharUniversitas Sulawesi Tenggara1
Nasir Andi BasoAffiliation unknown1
A. Ginong PratikinoUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Trial Fiar ErawanUniversitas Halu Oleo1
Arwan Arif RahmanUniversitas Halu Oleo1
Duaitd KolibongsoUniversitas Papua1
Adi Imam WahyudiUniversitas Halu Oleo1
Ishak IskandarUniversitas Halu Oleo1
Andi Irwan NurAffiliation unknown1
Ari Sandy MuchtarUniversitas Halu Oleo1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Sarini YusufUniversitas Halu Oleo1
Aldiansyah Hari FriatnoAffiliation unknown1
La HarimuAffiliation unknown1
I Wayan SuamaAffiliation unknown1
S SahidinAffiliation unknown1
W WahyuniAffiliation unknown1
Muhammad Hajrul MalakaAffiliation unknown1
Andi Besse PatadjaiAffiliation unknown1
Muhammad Syukri SadimantaraUniversitas Halu Oleo1
Siti HasmaAffiliation unknown1
Hardiana HardianaAffiliation unknown1
Ira IraAffiliation unknown1
La Ode Alirman AfuAffiliation unknown1
Esna NirwanaAffiliation unknown1
Erni WandaAffiliation unknown1
. YusnainiAffiliation unknown1
. DeniroAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KEPADATAN IKAN CAPUNGAN BANGGAI (Pterapogon kaudernii) PADA MIKROHABITAT BULU BABI DI DESA MEJAR JAYA, KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE</dc:title>
	<dc:creator>Faisal, Faisal</dc:creator>
	<dc:creator>Sadarun, Baru</dc:creator>
	<dc:creator>Subhan, Subhan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ikan capungan Banggai atau yang lebih dikenal sebagai Banggai Cardinalfish - BCF (Pterapogon kauderni) diketahui sebagai ikan endemik di perairan Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah, Indonesia. Ikan capungan Banggai merupakan spesies ikan yang menetap dan mendiami perairan dangkal, biasanya di padang lamun, terumbu karang, atau pada habitat bulu babi dengan berbagai substrat bentik hidup Desa Samajaya merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengukuran Kepadatan ikan capungan banggai pada mikrohabitat bulu babi yang ada di Desa Samajaya menggunakan Undewater Visual Survey dengan menerapkan metode Belt Transect sehingga mendapatkan hasil pengamatan terhadap kepadatan ikan P. kauderni di 3 stasiun pengamatan memperlihatkan nilai yang berbeda-beda. Kepadatan tertinggi berada pada stasiun 1 dengan nilai 38±4 ind./100m2, kemudian disusul stasiun 2 dengan nilai 28±3 ind./100m2 dan nilai terendah berada pada stasiun 3 dengan nilai 6±4 ind./100m2. Berdasarkan hasil analisis data, terlihat adanya korelasi yang kuat antara kepadatan bulu babi dengan kepadatan Ikan P.kauderni. Nilai koefisien korelasi (r) adalah 0,9703 yang berarti hubungan kedua variabel tersebut sangat kuat. Persamaan regresi dari hubungan kedua variabel adalah y = 1,3444x - 9,4234 dengan nilai koefisien determinasi atau tingkat keterandalan model regresi (R2) adalah 0,9414.

Kata kunci : Desa Samajaya, Kepadatan ikan banggai cardinal fish, bulu babi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-02-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/47258</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v8i3.47258</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 8, No 3: Agustus 2023; 153-161</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v8i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/47258/19835</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>