Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Lama Pengasapan dan Penyimpanan Terhadap Organoleptik Daging Itik

Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo · Vol. 4 No. 2 (2022) · pp. 131–136

DOI
10.56625/jipho.v4i2.25070
ISSN
2548-1908
Published
2022-04-21
Publisher
Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Daging merupakan komoditi peternakan yang mempunyai nilai gizi baik yang sering dikonsumsi dan banyak digemari oleh masyarakat. Daging juga merupakan bahan pangan hewani yang mudah mengalami kerusakan. Upaya penanganan dan pengawetan dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya dengan melakukan pengasapan. Pengasapan merupakan salah satu cara untuk mengawetkan daging menggunakan kombinasi antara penggunaan panas dan zat kimia yang dihasilkan dari pembakaran dari bahan pengasap seperti kayu.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama pengasapan dan penyimpanan terhadap organoleptik daging itik dengan waktu yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Unit Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Kendari dengan menggunakan daging itik yang diperoleh dari desa uepai dengan bahan pengasap menggunakan tempurung kelapa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengap (RAL) faktorial 3x2 dengan faktor pertama dengan lama pengasapan yang terdiri dari pengasapan selama 3 jam (A1), pengasapan selama 5 jam (A2) dan pengasapan selama 7 jam (A3), dan faktor kedua adalah lama penyimpanan yang terdiri dari penyimpanan 1 minggu dan penyimpanan 2 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P0,01) terhadap sifat organoleptik daging itik yang meliputi, aroma, tekstur, rasa, warna, keempukan dan penerimaan umum.

Collaboration network of the authors

40 authors · 248 co-authorship links · 15 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Gunadarma University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fitrianingsih FitrianingsihGunadarma University15
Amiluddin IndiUniversitas Halu Oleo9
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo8
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo7
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo6
Takdir SailiAffiliation unknown6
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo5
Andini SulfitranaAffiliation unknown5
Purnaning Dhian IsnaeniAffiliation unknown5
SRI REJEKIUniversitas Halu Oleo5
La Ode SahabaUniversitas Halu Oleo5
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo5
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo5
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo4
Yamin YaddiAffiliation unknown4
Asma Bio KimestriUniversitas Halu Oleo4
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo3
Nuraini NurainiAffiliation unknown3
Fitria DewiAffiliation unknown3
Wa Laili SalidoUniversitas Halu Oleo3
La MalesiUniversitas Halu Oleo3
Fadli Ma’mun PancarAffiliation unknown3
Fanny Yulia IrawanUniversitas Halu Oleo2
Nur Santy AsminayaUniversitas Halu Oleo2
Firman NasiuUniversitas Halu Oleo2
Nita NitaAffiliation unknown2
La Ode Arsad SaniUniversitas Halu Oleo2
Anita Mustika IbrahimAffiliation unknown2
Surahmanto SurahmantoAffiliation unknown2
Ahmad Bayu AriawanAffiliation unknown2
La Ode Arsad SaniAffiliation unknown2
Rachmita Dewi SAffiliation unknown2
Mariani. LAffiliation unknown2
La Ode Muh. MunadiAffiliation unknown2
Dedem SutopoAffiliation unknown2
Muh. Amrullah PagalaAffiliation unknown2
Lija Numriah NullahUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Lama Pengasapan dan Penyimpanan Terhadap Organoleptik Daging Itik</dc:title>
	<dc:creator>Husain, Isran</dc:creator>
	<dc:creator>Hafid, Harapin</dc:creator>
	<dc:creator>Libriani, Restu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Daging merupakan komoditi peternakan yang mempunyai nilai gizi baik yang sering dikonsumsi dan banyak digemari oleh masyarakat. Daging juga merupakan bahan pangan hewani yang mudah mengalami kerusakan. Upaya penanganan dan pengawetan dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya dengan melakukan pengasapan. Pengasapan merupakan salah satu cara untuk mengawetkan daging menggunakan kombinasi antara penggunaan panas dan zat kimia yang dihasilkan dari pembakaran dari bahan pengasap seperti kayu.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama pengasapan dan penyimpanan terhadap organoleptik daging itik dengan waktu yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Unit Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo Kendari dengan menggunakan daging itik yang diperoleh dari desa uepai dengan bahan pengasap menggunakan tempurung kelapa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengap (RAL) faktorial 3x2 dengan faktor pertama dengan lama pengasapan yang terdiri dari pengasapan selama 3 jam (A1), pengasapan selama 5 jam (A2) dan pengasapan selama 7 jam (A3), dan faktor kedua adalah lama penyimpanan yang terdiri dari penyimpanan 1 minggu dan penyimpanan 2 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P0,01) terhadap sifat organoleptik daging itik yang meliputi, aroma, tekstur, rasa, warna, keempukan dan penerimaan umum.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/25070</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56625/jipho.v4i2.25070</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo; Vol 4, No 2 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo); 131-136</dc:source>
	<dc:source>2548-1908</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/25070/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Isran Husain, Harapin Hafid, Restu Libriani</dc:rights>
</oai_dc:dc>