Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Kasus Kontroversial Pernikahan Zizan Syifa Terhadap Longgarnya Dispensasi Nikah dalam UU No. 16 Tahun 2019

Hasanuddin Civil and Bussiness Law Review · Vol. 1 No. 2 (2025) · pp. 77–90

ISSN
3089-0144
Published
2025-10-21
Publisher
Civil Law Departmen of Faculty of Law, Hasanuddin University
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kelonggaran dispensasi nikah dalam kasus pernikahan Zizan Syifa dan mengindikasikan kontradiksi antara praktik dispensasi nikah dengan batas usia minimal pernikahan dalam Undang-Undang Nomor 16 tahun 2019 serta Untuk mengetahui pengaturan hukum tentang pernikahan dan dispensasi nikah yang dirancang dan diterapkan untuk memastikan konsistensi batas usia minimal pernikahan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian normatif empiris, yaitu penelitian hukum yang menggunakan norma atau peraturan perundang-undangan dan menggunakan pengamatan serta pengukuran fenomena yang diperoleh langsung oleh peneliti untuk mendapatkan data sebagai sumbernya. Penelitian ini juga dikenal sebagai penelitian perpustakaan atau penelitian hukum kepustakaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi kelonggaran dalam pemberian dispensasi nikah yang memberikan dampak signifikan terhadap konsistensi penerapan batas usia minimal pernikahan yang diatur dalam Undang-Undang No. 16 tahun 2019. Oleh karena itu, pemberian dispensasi nikah perlu ditekan dengan pemberian definisi yang spesifik dan tegas oleh pemerintah sekaligus bagi calon pasangan yang tidak memiliki kepentingan mendesak untuk menghindari kontradiksi batas usia pernikahan. Kata Kunci: Pernikahan; Perubahan; Usia.

Keywords

Collaboration network of the authors

14 authors · 27 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo1
JUSNIAR RUSLIAFAAffiliation unknown1
Muhammad Syukri SadimantaraUniversitas Halu Oleo1
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo1
Sukri PalutturiAffiliation unknown1
Zul Fatiha LukmayaniAffiliation unknown1
Indar IndarAffiliation unknown1
Heriani HusainiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hcblr/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Kasus Kontroversial Pernikahan Zizan Syifa Terhadap Longgarnya Dispensasi Nikah dalam UU No. 16 Tahun 2019</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Muslimin, Nurul Hikmah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahmadani, Suci</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sahaliyah, Salfa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ramadhani, Najmah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sari, Fatma</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ramadhan, M. Rafli</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Pernikahan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Perubahan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Usia</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">-</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kelonggaran dispensasi nikah dalam kasus pernikahan Zizan Syifa dan mengindikasikan kontradiksi antara praktik dispensasi nikah dengan batas usia minimal pernikahan dalam Undang-Undang Nomor 16 tahun 2019 serta Untuk mengetahui pengaturan hukum tentang pernikahan dan dispensasi nikah yang dirancang dan diterapkan untuk memastikan konsistensi batas usia minimal pernikahan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian normatif empiris, yaitu penelitian hukum yang menggunakan norma atau peraturan perundang-undangan dan menggunakan pengamatan serta pengukuran fenomena yang diperoleh langsung oleh peneliti untuk mendapatkan data sebagai sumbernya. Penelitian ini juga dikenal sebagai penelitian perpustakaan atau penelitian hukum kepustakaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi kelonggaran dalam pemberian dispensasi nikah yang memberikan dampak signifikan terhadap konsistensi penerapan batas usia minimal pernikahan yang diatur dalam Undang-Undang No. 16 tahun 2019. Oleh karena itu, pemberian dispensasi nikah perlu ditekan dengan pemberian definisi yang spesifik dan tegas oleh pemerintah sekaligus bagi calon pasangan yang tidak memiliki kepentingan mendesak untuk menghindari kontradiksi batas usia pernikahan. 
Kata Kunci: Pernikahan; Perubahan; Usia.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Civil Law Departmen of Faculty of Law, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Research Results</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hcblr/article/view/44565</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Civil and Bussiness Law Review; Vol. 1 No. 2 (2024): VOLUME 1 ISSUE 2 2024; 77-90</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Hasanuddin Civil &amp; Business Law REview; Vol 1 No 2 (2024): VOLUME 1 ISSUE 2 2024; 77-90</dc:source>
	<dc:source>3089-0144</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hcblr/article/view/44565/13608</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Hasanuddin Civil and Bussiness Law Review</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>