Open access Jurnal
INOVASI SIPAKAMASETA UNTUK MENDORONG LITERASI DIGITALISASI DI DESA TAMANNYELENG, KABUPATEN GOWA, SULAWESI SELATAN
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 8 No. 3 (2024) · pp. 593–614
- ISSN
- 2580-3786
- Published
- 2024-07-19
- Publisher
- LP2M Universitas Hasanuddin
- Language
- en
Abstract
Technology is increasingly being used in governance, especially in sub-districts and rural areas, to improve community services and reduce the perception of rural backwardness. However, there are challenges in the development of digital villages, including a lack of understanding of technology and limited utilization. To overcome this, the community service team of Hasanuddin University made an innovation of the SIPAKAMASETA program as a form of community service carried out in Tamnyeleng Village, Gowa Regency, South Sulawesi. The method used in this program consists of four stages, namely material and data collection, manufacturing, testing, and training. The stages in this method involve the initial assessment of digital literacy and community needs (pre-test), program implementation (village service website and digital literacy corner) as well as evaluation (post-test), and monitoring. This program provides significant benefits to the local community and has succeeded in making Tamannyeleng Village a digital village. This is reflected through the existence of websites that support community services, especially in administration and digital literacy corners as centers of activity and training that have increased people's knowledge and skills related to the world of digitalization and technology that can improve the quality of life of the community. --- Teknologi semakin banyak digunakan dalam pemerintahan, terutama di kecamatan dan pedesaan, untuk meningkatkan layanan masyarakat dan mengurangi persepsi keterbelakangan pedesaan. Namun, terdapat tantangan dalam pengembangan desa digital, antara lain kurangnya pemahaman terhadap teknologi dan pemanfaatan yang terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdian masyarakat Universitas Hasanuddin membuat inovasi program SIPAKAMASETA sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Tamnyeleng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan dalam program ini terdiri dari empat tahap, yaitu pengumpulan materi dan data, pembuatan, pengujian, dan pelatihan. Tahapan dalam metode ini meliputi penilaian awal literasi digital dan kebutuhan masyarakat (pre-test), pelaksanaan program (website layanan desa dan pojok literasi digital) serta evaluasi (post-test) dan monitoring. Program ini memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan berhasil menjadikan Desa Tamannyeleng sebagai desa digital. Hal ini tercermin melalui keberadaan website yang mendukung pengabdian masyarakat, khususnya di bidang administrasi dan pojok literasi digital sebagai pusat kegiatan dan pelatihan yang telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait dunia digitalisasi dan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 198 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Padjadjaran University
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| A.Muthiah Nur Angriany | Affiliation unknown | 2 |
| Budi Ayuningsih | Padjadjaran University | 1 |
| Iman Hernaman | Padjadjaran University | 1 |
| Tidi Dhalika | Padjadjaran University | 1 |
| Destu Putra Rosmawan | Affiliation unknown | 1 |
| Dedi Rahmat | Padjadjaran University | 1 |
| Ansharullah Ansharullah | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Abdu Rahman Baco | Affiliation unknown | 1 |
| Alfiana Antoh | Affiliation unknown | 1 |
| Yundy Hafizrianda | Affiliation unknown | 1 |
| Anna Islamiyati | Affiliation unknown | 1 |
| Hajratul Ashwad K | Affiliation unknown | 1 |
| Anisa Kalondeng | Affiliation unknown | 1 |
| Afifah Mutiah Nurdin | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Indirwan Arfan | Affiliation unknown | 1 |
| Raupong Raupong | Affiliation unknown | 1 |
| Sitti Sahriman | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Isna Yunita | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Fadil | Affiliation unknown | 1 |
| Rini Jamal | Affiliation unknown | 1 |
| Andi M Alfin Baso | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Febriyanti | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmiati Rahim | Affiliation unknown | 1 |
| Haksar Haksar | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.