Open access Jurnal
EDUKASI DAN SIMULASI DAUR ULANG SAMPAH MENJADI BAHAN ECO ENZYME DI DUSUN II DESA RANTELEDA, KECAMATAN PALOLO, KABUPATEN SIGI, PROVINSI SULAWESI TENGAH
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 9 No. 4 (2025) · pp. 938–945
- ISSN
- 2580-3786
- Published
- 2025-10-31
- Publisher
- LP2M Universitas Hasanuddin
- Language
- en
Abstract
The increasing development of technology today has implications for various things, one of which is the level of human health which is also accompanied by an increase in human population. However, this increase is also directly related to waste production, including increasing household waste, creating major problems in the human environment which to date have not found an effective and efficient solution for managing them. Organic waste such as vegetable and fruit waste rots easily and can pollute the environment and produce dangerous methane gas. One solution to reduce the negative impact of household organic waste is to make Eco Enzyme, a fermented product of organic kitchen waste which provides various benefits for the environment and health. Therefore, this community service activity aims to increase community awareness and skills in waste management through making Eco Enzyme. The method for implementing this community service is carried out through the Socialization of Waste Utilization through Eco Enzyme which was carried out in Dusun II, Ranteleda Village, Palolo District, Sigi Regency on Saturday, August 24 2024. This activity was attended by a number of Ranteleda village communities. In service activities, there are a series of activities carried out, namely 1). Giving a pretest before socialization is carried out using questionnaire media, 2). Socialization about how to make eco enzyme using leaflet media, 3). Providing a Posttest to measure the level of community knowledge. 4). Providing training on making eco enzyme from processed household waste. From the entire series of socialization activities, it was seen that all activity participants were motivated to try making eco enzyme. --- Peningkatan perkembangan teknologi dewasa ini berimplikasi terhadap berbagai macam hal, yang salah satu diantaranya adalah derajat kesehatan manusia yang juga dibarengi oleh peningkatan populasi manusia. Namun peningkatan ini juga berbading lurus dengan produksi sampah, termasuk sampah rumah tangga juga meningkat, menciptakan masalah besar dilingkungan manusia yang hingga hari ini belum ditemukan solusi efektif dan efisien dalam pengelolaannya. Sampah organik seperti sisa sayuran dan buah-buahan mudah membusuk dan dapat mencemari lingkungan serta menghasilkan gas metana yang berbahaya. Salah satu solusi untuk mengurangi dampak negatif limbah organik rumah tangga adalah dengan membuat Eco Enzyme, hasil fermentasi limbah dapur organik yang memberikan berbagai manfaat bagi lingkungan maupun kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah melalui pembuatan Eco Enzyme. Metode Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Limbah melalui Eco Enzyme yang dilaksanakan di Dusun II, Desa Ranteleda, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi pada hari Sabtu, 24 Agustus 2024. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah Masyarakat desa Ranteleda. Pada kegiatan pengabdian, terdapat rangkaian kegiatan yang dilakukan yaitu meliputi 1). Pemberian pretest Sebelum sosialisasi di lakukan menggunakan media kuesioner, 2). Sosialisasi tentang bagaimana pembuatan eco enzyme menggunakan media leaflet, 3). Pemberian Posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan Masyarakat. 4). Memberikan Pelatihan Pembuatan Eco enzyme dari olahan sampah Rumah Tangga. Dari seluruh rangkaian kegiatan sosialiasi, terlihat bahwa seluruh peserta kegiatan termotivasi untuk mencoba membuat eco enzyme.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 132 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Andi Suwarni | Affiliation unknown | 2 |
| Nazwa Putri Arti Kusnaedi | Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung | 1 |
| Elisa Nurhalisyah | Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung | 1 |
| Mughiroh Islam | Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung | 1 |
| Muhammad Iqbal Deswara | Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung | 1 |
| Rizki Utama Putra | Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung | 1 |
| Ibnu Malik | Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung | 1 |
| Ansharullah Ansharullah | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Mariani. L | Affiliation unknown | 1 |
| Sakinah Haryati | Affiliation unknown | 1 |
| Dwi Rara Amalia | Affiliation unknown | 1 |
| Rifki Prayoga Aditia | Affiliation unknown | 1 |
| Fara Wibawa | Affiliation unknown | 1 |
| Tasqia Siti Nurul Samsa Hadi | Affiliation unknown | 1 |
| Eka Z. Sastiani | Affiliation unknown | 1 |
| Murhadi Murhadi | Affiliation unknown | 1 |
| Suharyono Suharyono | Affiliation unknown | 1 |
| Neti Yuliana | Affiliation unknown | 1 |
| Ika Agustina | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmiati | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Ika | Affiliation unknown | 1 |
| Natalia Manuhutu | Affiliation unknown | 1 |
| Ruckmana Fachrul Islam | Affiliation unknown | 1 |
| Sri Winarsih | Affiliation unknown | 1 |
| Lanlan Muhria | Affiliation unknown | 1 |
| Amanda Firmansyah | Affiliation unknown | 1 |
| Sitti Arwati | Affiliation unknown | 1 |
| Asriyanti Syarif | Affiliation unknown | 1 |
| Reni Fatmasari | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.