Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Modeling Determinants of Composite Stock Price Index Based on Multivariable Nonparametric Penalized Spline Regression Model alized Spline

Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi · Vol. 20 No. 3 (2024) · hlm. 497–512

DOI
10.20956/j.v20i3.32145
ISSN
2614-8811, 1858-1382
Terbit
2024-05-15
Penerbit
Department of Mathematics, Hasanuddin University
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Inggris

The Composite Stock Price Index (IHSG) is a critical indicator in the Indonesian capital market, playing a central role as one of the key instruments influencing the dynamics of a country's economy. Modeling IHSG can provide a substantial contribution to stakeholders in the capital market, facilitating investment decision-making. Therefore, it is essential to obtain accurate and responsive estimates for IHSG data. The IHSG data used covers the period from January 2020 to December 2022 and tends to be fluctuating. Hence, a spline regression analysis with effective penalized spline estimation is applied to overcome the limitations of assumptions in the relationship between variables. The variables used in the modeling include inflation, exchange rates, interest rates, and IDJ. From the analysis results, optimal values based on the minimum GCV for each variable are sequentially 0.278, 0.904, 0.751, and 0.665. It is also known that these four variables collectively have a 92.1% influence, with inflation having varied impacts, exchange rates exhibiting a stronger negative effect at certain levels, interest rates showing opposite effects depending on their levels, and IDJ having a positive effect on IHSG movements. The significant variability of these impacts indicates that these variables make important contributions. In other words, IHSG fluctuations can be explained by variations in the values of inflation, exchange rates, interest rates, and IDJ.

Bahasa Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan indikator kritis dalam pasar modal Indonesia dan memegang peran sentral sebagai salah satu instrumen kunci yang memengaruhi dinamika perekonomian suatu negara. Pemodelan IHSG dapat memberikan kontribusi substansial bagi pihak-pihak yang berkepentingan di dalam pasar modal serta mendorong pengambilan keputusan investasi. Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan perkiraan yang tepat dan responsif terhadap data IHSG. Data IHSG yang digunakan berada dalam rentang periode Januari 2020 hingga Desember 2022 dan cenderung fluktuatif, sehingga diterapkan analisis regresi spline dengan estimasi penalized spline yang efektif untuk mengatasi keterbatasan asumsi dalam hubungan antar variabel. Dari hasil analisis, didapatkan nilai optimum berdasarkan GCV minimum untuk masing-masing variabel secara berturut-turut ialah 0.278, 0.904, 0.751, dan 0.665. Diketahui pula bahwa inflasi, kurs, tingkat suku bunga, dan IDJ secara bersama-sama memiliki pengaruh sebesar 92.1% terhadap pergerakan IHSG dengan tingkat inflasi yang memiliki dampak bervariasi, kurs dengan efek negatif yang lebih kuat pada tingkat tertentu, suku bunga dengan efek yang berlawanan tergantung pada tingkatannya, dan IDJ dengan efek positif pada IHSG. Variabilitas signifikan dari dampak ini menunjukkan bahwa variabel-variabel ini memberikan kontribusi penting atau dengan kata lain, fluktuasi IHSG dapat dijelaskan dengan variasi nilai-nilai inflasi, kurs, tingkat suku bunga, dan IDJ.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 108 tautan kepenulisan bersama · 5 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Padjadjaran University
  • Sekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang
  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sitti SahrimanAfiliasi tidak diketahui4
M. Zaky Hisyam GozhiAfiliasi tidak diketahui4
Sri Astuti ThamrinAfiliasi tidak diketahui3
Anna IslamiyatiAfiliasi tidak diketahui3
Nirwan IlyasAfiliasi tidak diketahui3
Andi M Alfin BasoAfiliasi tidak diketahui3
Andi Isna YunitaAfiliasi tidak diketahui2
Vika Yugi KurniawanAfiliasi tidak diketahui2
Nurtiti SunusiAfiliasi tidak diketahui2
Ade Safira SeptianyAfiliasi tidak diketahui2
Raupong RaupongAfiliasi tidak diketahui2
Surya GumilarAfiliasi tidak diketahui2
Nasrah SirajangAfiliasi tidak diketahui2
Georgina Maria TinungkiAfiliasi tidak diketahui2
Afifah Mutiah NurdinAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad FadilAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Ridzky DavalaAfiliasi tidak diketahui2
Muhamad SholikhunSekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang1
Zulfatus SorayaAfiliasi tidak diketahui1
Milna WafirahSekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang1
Budi AyuningsihPadjadjaran University1
Iman HernamanPadjadjaran University1
Tidi DhalikaPadjadjaran University1
Destu Putra RosmawanAfiliasi tidak diketahui1
Dedi RahmatPadjadjaran University1
Ansharullah AnsharullahUniversitas Halu Oleo1
Abdu Rahman BacoAfiliasi tidak diketahui1
Alfiana AntohAfiliasi tidak diketahui1
Yundy HafizriandaAfiliasi tidak diketahui1
Fitri FitriAfiliasi tidak diketahui1
Nurkamalia NurkamaliaAfiliasi tidak diketahui1
Nurul IkhsaniAfiliasi tidak diketahui1
Hajratul Ashwad KAfiliasi tidak diketahui1
RaupongAfiliasi tidak diketahui1
SuritmanAfiliasi tidak diketahui1
Surya Cahyadi SyamAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jmsk/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Modeling Determinants of Composite Stock Price Index Based on Multivariable Nonparametric Penalized Spline Regression Model alized Spline</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Octavia, Dhita Hartanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Auliarani, Asma</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Siswanto, Siswanto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kalondeng, Anisa</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">IHSG</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Nonparametric</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Penalized Spline</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Regression</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The Composite Stock Price Index (IHSG) is a critical indicator in the Indonesian capital market, playing a central role as one of the key instruments influencing the dynamics of a country's economy. Modeling IHSG can provide a substantial contribution to stakeholders in the capital market, facilitating investment decision-making. Therefore, it is essential to obtain accurate and responsive estimates for IHSG data. The IHSG data used covers the period from January 2020 to December 2022 and tends to be fluctuating. Hence, a spline regression analysis with effective penalized spline estimation is applied to overcome the limitations of assumptions in the relationship between variables. The variables used in the modeling include inflation, exchange rates, interest rates, and IDJ. From the analysis results, optimal values based on the minimum GCV for each variable are sequentially 0.278, 0.904, 0.751, and 0.665. It is also known that these four variables collectively have a 92.1% influence, with inflation having varied impacts, exchange rates exhibiting a stronger negative effect at certain levels, interest rates showing opposite effects depending on their levels, and IDJ having a positive effect on IHSG movements. The significant variability of these impacts indicates that these variables make important contributions. In other words, IHSG fluctuations can be explained by variations in the values of inflation, exchange rates, interest rates, and IDJ.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan indikator kritis dalam pasar modal Indonesia dan memegang peran sentral sebagai salah satu instrumen kunci yang memengaruhi dinamika perekonomian suatu negara. Pemodelan IHSG dapat memberikan kontribusi substansial bagi pihak-pihak yang berkepentingan di dalam pasar modal serta mendorong pengambilan keputusan investasi. Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan perkiraan yang tepat dan responsif terhadap data IHSG. Data IHSG yang digunakan berada dalam rentang periode Januari 2020 hingga Desember 2022 dan cenderung fluktuatif, sehingga diterapkan analisis regresi spline dengan estimasi penalized spline yang efektif untuk mengatasi keterbatasan asumsi dalam hubungan antar variabel. Dari hasil analisis, didapatkan nilai optimum berdasarkan GCV minimum untuk masing-masing variabel secara berturut-turut ialah 0.278, 0.904, 0.751, dan 0.665. Diketahui pula bahwa inflasi, kurs, tingkat suku bunga, dan IDJ secara bersama-sama memiliki pengaruh sebesar 92.1% terhadap pergerakan IHSG dengan tingkat inflasi yang memiliki dampak bervariasi, kurs dengan efek negatif yang lebih kuat pada tingkat tertentu, suku bunga dengan efek yang berlawanan tergantung pada tingkatannya, dan IDJ dengan efek positif pada IHSG. Variabilitas signifikan dari dampak ini menunjukkan bahwa variabel-variabel ini memberikan kontribusi penting atau dengan kata lain, fluktuasi IHSG dapat dijelaskan dengan variasi nilai-nilai inflasi, kurs, tingkat suku bunga, dan IDJ.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Mathematics, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jmsk/article/view/32145</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/j.v20i3.32145</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi; Vol. 20 No. 3 (2024): May 2024; 497-512</dc:source>
	<dc:source>2614-8811</dc:source>
	<dc:source>1858-1382</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jmsk/article/view/32145/11492</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/j.v20i3.32145.g11492</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Author and publisher</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>