Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Karakteristik Daerah Potensial Penangkapan Ikan Cakalang di Teluk Bone-Laut Flores Berdasarkan Data Satelit Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-A pada Periode Januari-Juni 2014

Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan · Vol. 2 No. 3 (2016)

DOI
10.20956/jipsp.v2i3.76
ISSN
2614-5014, 2355-729X
Published
2016-03-29
Publisher
Hasanuddin University
Language
en

Abstract

ABSTRAKTeluk Bone-Laut Flores merupakan salah satu daerah potensial penangkapan ikan cakalang terbaik di Indonesia timur. Perairan tersebut menjadi target utama operasi penangkapan bagi nelayan pole and line. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik daerah potensial penangkapan ikan tersebut menggunakan data suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a pada periode Januari-Juni 2014. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan mengumpulkan data hasil tangkapan dan posisi penangkapan setiap kali melakukan kegiatan penangkapan. Data SPL dan klorofil-a dari citra satelit Terra/MODIS kemudian diekstrak dari lokasi penangkapan ikan cakalang untuk mempelajari kondisi oseanografi yang sesuai dengan keberadaan ikan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan ikan cakalang tertinggi didapatkan pada bulan Mei yaitu sekitar 138 ekor/setting. Hasil tangkapan tersebut bersesuaian dengan kondisi SPL berkisar antara 29,75°C dan 30,25°C dan konsentrasi klorofil-aantara 0,125 dan 0,213 mg m-3. Kenyataan ini menunjukkan bahwa kedua faktor oseanografis tersebut menjadi indikator penting untuk memahami dinamika spasial pergerakan dan konsentrasi ikan cakalang di Teluk Bone terutama pada periode Januari-Juni.

Collaboration network of the authors

40 authors · 122 co-authorship links · 6 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Sebelas Maret University
  • Universitas Halu Oleo
  • Southwest University
  • National Research and Innovation Agency
  • Yogyakarta State University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rachmat HidayatNational Research and Innovation Agency14
Achmar MallawaAffiliation unknown10
Muhammad RidwanAffiliation unknown7
Alfa F. P. NelwanAffiliation unknown6
Mahfud PaloAffiliation unknown4
Muh. KurniaAffiliation unknown4
Amir Hamzah MuhiddinAffiliation unknown3
Najamuddin NajamuddinAffiliation unknown3
Yashinta Kumala DewiAffiliation unknown3
Baso AswarAffiliation unknown3
Chair RaniAffiliation unknown3
Nirwansyah AmierAffiliation unknown2
SafruddinAffiliation unknown2
Camilo Andrés Rodríguez-NietoAffiliation unknown2
Umar TangkeAffiliation unknown2
Andi Assir MarimbaAffiliation unknown2
Muhammad KurniaAffiliation unknown2
Ernaningsih ErnaningsihAffiliation unknown2
Musbir MusbirAffiliation unknown2
Yokhebed YokhebedSebelas Maret University1
Sutarno SutarnoSebelas Maret University1
Mohammad MasykuriSebelas Maret University1
Baskoro Adi PrayitnoSebelas Maret University1
Edi CahyonoUniversitas Halu Oleo1
Kadir KadirAffiliation unknown1
Andi NurrahmahAffiliation unknown1
Andi Ahmad Raihan Aqiilah N.L.Affiliation unknown1
Andi Risda Fitrianti AbudardaAffiliation unknown1
Andi MarimbaAffiliation unknown1
A. PurwantoYogyakarta State University1
didik purwiyantoAffiliation unknown1
B A SetionoAffiliation unknown1
Ansharullah AnsharullahUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Karakteristik Daerah Potensial Penangkapan Ikan Cakalang di Teluk Bone-Laut Flores Berdasarkan Data Satelit Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-A pada Periode Januari-Juni 2014</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Zainuddin, Mukti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Safruddin, Safruddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Farhum, St. Aisjah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nelwan, Alfa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Selamat, M. Banda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayat, Sarip</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sudirman, Sudirman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">ABSTRAKTeluk Bone-Laut Flores merupakan salah satu daerah potensial penangkapan ikan cakalang terbaik di Indonesia timur.  Perairan tersebut menjadi target utama operasi penangkapan bagi nelayan pole and line. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik daerah potensial penangkapan ikan tersebut menggunakan data suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a pada periode Januari-Juni 2014.  Penelitian ini menggunakan metode survei dengan mengumpulkan data hasil tangkapan dan posisi penangkapan setiap kali melakukan kegiatan penangkapan.  Data SPL dan klorofil-a dari citra satelit Terra/MODIS kemudian diekstrak dari lokasi penangkapan ikan cakalang untuk mempelajari kondisi oseanografi yang sesuai dengan keberadaan ikan tersebut.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan ikan cakalang tertinggi didapatkan pada bulan Mei yaitu sekitar 138 ekor/setting.  Hasil tangkapan tersebut bersesuaian dengan kondisi SPL berkisar antara 29,75°C dan 30,25°C dan konsentrasi klorofil-aantara 0,125 dan 0,213 mg m-3.  Kenyataan ini menunjukkan bahwa kedua faktor oseanografis tersebut menjadi indikator penting untuk memahami dinamika spasial pergerakan dan konsentrasi ikan cakalang di Teluk Bone terutama pada periode Januari-Juni.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2016-03-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Research article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/76</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jipsp.v2i3.76</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan; Vol. 2 No. 3 (2015)</dc:source>
	<dc:source>2614-5014</dc:source>
	<dc:source>2355-729X</dc:source>
	<dc:source>10.20956/jipsp.v2i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/76/70</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2016 Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan</dc:rights>
</oai_dc:dc>