Jurnal
Praktik Terbaik Program Belajar dari Rumah (BDR) di Indonesia dan di Kota Mekkah
Journal of Community Empowerment · Vol. 1 No. 2 (2021) · hlm. 30–34
- ISSN
- 2798-5997, 2807-1115
- Terbit
- 2021-12-17
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstrak. Saat ini, sudah dapat dipastikan dunia pendidikan anak usia dini di seluruh dunia telah banyak melakukan perubahan dan inovasi pembelajaran dengan adanya pandemic covid-19 yang mengharuskan kegiatan pembelajaran beralih dari sekolah ke rumah. Berbeda dengan 1 tahun ke belakang, dunia Pendidikan seolah kaget dan belum siap dengan adanya status pandemic yang mendadak dan mengharuskan pemerintah mengambil kebijakan untuk menutup sekolah. Penerapan berbagai strategi pembelajaran dan komunikasi guru-orangtua menjadi salah satu solusi untuk menemukan ramuan yang pas dalam mentransformasikan pengetahuan kepada anak usia dini yang baik bagi perkembangan anak usia dini. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah sebagai bahan evaluasi dan masukan untuk perencanaan ke depan sekalipun pandemic sudah berakhir. Metode dalam penelitian ini adalah pengabdian kepada masyarakat dengan melibatkan dua PAUD Mitra, di Indonesia dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) di Mekkah, dengan melibatkan staf sekolah dan perwakilan komite dari lembaga lain di sekitar kota Semarang. Hasil menunjukkan bahwa praktik terbaik dalam pembelajaran dari rumah dapat diupayakan jika ada kolaborasi guru dan orang tua. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman para peserta FGD mengenai bagaimana praktik terbaik dalam bentuk kolaborasi guru dan orang tua selama pelaksanaan pembelajaran dari rumah dimana masing-masing pihak menjalankan peran terbaiknya. Abstract. Currently, it is certain that early childhood education around the world has made many changes and learning innovations with the Covid-19 pandemic which requires learning activities to shift from school to home. In contrast to 1 year ago, the education world seemed shocked and not ready for the sudden pandemic status and required the government to take a policy to close schools. The application of various learning strategies and teacher-parent communication is one solution to find the right ingredients in transforming knowledge to early childhood that is good for early childhood development. The purpose of this service activity is as an evaluation material and input for future planning even though the pandemic is over. The method in this research is community service by involving two PAUD Partners in Indonesia and Indonesian Schools Abroad (SILN) in Mecca, involving school staff and committee representatives from other institutions around the city of Semarang. The results show that best practice in learning from home can be pursued if there is collaboration between teachers and parents. This activity also increased the understanding of the FGD participants on how best practices are in the form of collaboration between teachers and parents during the implementation of learning from home where each party carries out its best role.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 170 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universitas Media Nusantara Citra
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Awalya Awalya | Afiliasi tidak diketahui | 12 |
| Sunawan Sunawan | Afiliasi tidak diketahui | 11 |
| Edy Purwanto | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Anwar Sutoyo | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Mulawarman Mulawarman | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Sinta Saraswati | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Mungin Eddy Wibowo | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Dwi Yuwono Puji Sugiharto | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Heru Mugiarso | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Muhammad Japar | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Masrukan Masrukan | State University of Semarang | 3 |
| Eko Nusantoro | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Dyah Rini Indriyanti | State University of Semarang | 2 |
| Arief Yulianto | Universitas Media Nusantara Citra | 2 |
| Ninik Setyowani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dwi Yuwono Puji Sugiharto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ali Formen | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Firdian Setiya Arinata | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| DYP Sugiharto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Joko Sutarto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Tri Suminar | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mungin Eddy Wibowo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Achmad Slamet | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sri Maryati Deliana | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Parmin Parmin | State University of Semarang | 1 |
| Suharto Suharto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ida Zulaeha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maria Ayu Puspita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hadromi Hadromi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Farid Ahmadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arief Widiyatmoko | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arif Widiyatmoko | State University of Semarang | 1 |
| Isti Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Luluk Elyana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Galih Retno Palupi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dian Rizky Sulestyaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.