Jurnal
Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh 2,4-D dan Kinetin terhadap Pertumbuhan dan Morfologi Sel Gembili (Dioscorea esculenta)
Life Science · Vol. 10 No. 2 (2021) · hlm. 191–200
- ISSN
- 2528-5009, 2252-6277
- Terbit
- 2021-11-30
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Gembili (Dioscorea esculenta) bioactive compounds that can be used for treatment. Cell culture is a method that can be used to produce bioactive compounds from plant. The success of cell culture techniques is influenced by the type and concentration of plant growth (PGR). This study aims to analyze the effect of 2,4-D and kinetin on the growth and morphology of gembili cells. Murashige & Skoog (MS) medium with the addition of 2,4-D and kinetin (1 ppm 2,4-D + 1 ppm kinetin; 1 ppm 2,4-D + 0,5 ppm kinetin; 0,5 ppm 2,4-D + 1 ppm kinetin; 0,5 ppm 2,4-D + 0,5 ppm kinetin; and 0 ppm 2,4-D + 0 ppm kinetin) were used for gembili cell growth. The observed parameters are fresh weight and morphology of cells. The results showed that the combination of 1 ppm 2,4-D + 1 ppm kinetin produces the highest fresh weight (2,1782 g). The resulting cells are predominantly globular, but there are some that differentiate into elongated ones. Cell color in all treatments was variated from light brown to darker brown. The findings may provide preliminary information using cell suspension cultures in the production of secondary metabolites from Dioscorea esculenta. Gembili (Dioscorea esculenta) menghasilkan senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Kultur sel merupakan metode yang dapat digunakan untuk produksi senyawa bioaktif yang terkandung dalam tumbuhan. Keberhasilan dari teknik kultur sel di antaranya dipengaruhi oleh jenis dan konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ZPT 2,4-D dan kinetin terhadap pertumbuhan dan morfologi sel gembili. Variabel bebas yang digunakan pada penelitian ini yaitu kombinasi antara ZPT 2,4-D dan kinetin (1 ppm 2,4-D + 1 ppm kinetin; 1 ppm 2,4-D + 0,5 ppm kinetin; 0,5 ppm 2,4-D + 1 ppm kinetin; 0,5 ppm 2,4-D + 0,5 ppm kinetin; dan 0 ppm 2,4-D + 0 ppm kinetin). Tipe kultur yang digunakan adalah kultur suspensi sel menggunakan media MS dengan penggojogan. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu berat basah dan morfologi sel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara ZPT 1 ppm 2,4-D + 1 ppm kinetin menghasilkan berat basah yang paling tinggi yaitu sebesar 2,1782 gram. Sel yang dihasilkan dominan berbentuk globular, namun ada beberapa yang berdiferensiasi menjadi memanjang, sedangkan warna sel bervariasi dari cokelat muda hingga cokelat tua. Temuan dapat menjadi informasi awal menggunakan kultur suspensi sel dalam produksi senyawa metabolit sekunder dari gembili.
Jaringan kolaborasi para penulis
33 penulis · 75 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Diponegoro University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Enni Suwarsi Rahayu | State University of Semarang | 3 |
| Furzani Pa’ee | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Lina Herlina | Diponegoro University | 2 |
| Sholihatur Rohmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Atiqah Bahrunnisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Talitha Widiatningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Wijawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fajar Musafa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Khoirul Mukhtar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Y. Ulung Anggraito | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Adninta Husnu Amalia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Huda Am Zen Arief | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yustinus Ulung Anggraito | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dinda Melati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Na Dame Maulibulung Sinaga | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Alimah | State University of Semarang | 1 |
| Vira Ayuningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mualimin - | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Krispinus Kedati Pukan | State University of Semarang | 1 |
| Griyani - | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Titis Purwanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Supriyanto Supriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ika Mundiyakin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nana Kariada Tri Martuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Annisaa Nurjannah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Woro Sumarni | State University of Semarang | 1 |
| Rizqi Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arif Widiyatmoko | State University of Semarang | 1 |
| Raula Samsul Amarila | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Haryani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Shofwan Ridho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.