Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PEMBELAJARAN BERKARYA SENI LUKIS DENGAN PENDEKATAN EMOSI MENGGUNAKAN BERBAGAI MEDIA BAGI SISWA TUNAGRAHITA KELAS 6 SLB NEGERI MANDIRAJA

Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni · Vol. 9 No. 2 (2020) · hlm. 19–32

DOI
10.15294/eduarts.v9i2.38514
ISSN
2721-785X, 2252-6625
Terbit
2020-05-01
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah ingin menganalisis pembelajaran berkarya seni lukis dengan pendekatan emosi menggunakan berbagai media yang dilakukan oleh siswa tunagrahita. Secara metodologis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sasaran penelitian adalah proses dan hasil karya seni lukis menggunakan berbagai media. Subjek penelitian adalah siswa tunagrahita kelas 6 SLB Negeri Mandiraja. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi data. Teknik analisis data dilakukan dengan melalui prosedur reduksi data, penyajian, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan hal-hal sebagai berikut. Pertama, proses pembelajaran berkarya seni lukis yang dilakukan oleh setiap siswa memiliki kendala tersendiri namun ekspresi dan pengalaman siswa semakin meningkat seiring dengan penggunaan media yang beragam. Kedua, karya yang dihasilkan semakin spontan, keberanian dalam mewujudkan ungkapan emosi semakin meningkat seiring penggunaan media yang semakin bervariasi. Saran yang diberikan adalah guru perlu mengikuti pelatihan, membaca buku pengetahuan tentang seni lukis atau menambah pengetahuan melalui internet terkait dengan seni lukis dan berbagai macam media berkarya yang inovatif agar guru dapat meningkatkan keahliannya dalam bidang seni rupa.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 115 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Gajayana Malang
  • Tadulako University
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hartono HartonoAfiliasi tidak diketahui9
Sri IswidayatiAfiliasi tidak diketahui8
Muh. Ibnan SyarifAfiliasi tidak diketahui6
Udi UtomoAfiliasi tidak diketahui6
Tjetjep Rohendi RohidiAfiliasi tidak diketahui5
Sunarto SunartoAfiliasi tidak diketahui4
Wadiyo WadiyoAfiliasi tidak diketahui4
Ratih Ayu PratiwinindyaAfiliasi tidak diketahui3
Tjatur RebowoAfiliasi tidak diketahui2
Agus CahyonoAfiliasi tidak diketahui2
Tjetjep Rohendi RohidiAfiliasi tidak diketahui2
Syakir SyakirAfiliasi tidak diketahui2
Muh. Ibnan SyarifAfiliasi tidak diketahui2
Gunadi GunadiUniversitas Gajayana Malang2
Onang MurtiyosoAfiliasi tidak diketahui2
Purwanto PurwantoAfiliasi tidak diketahui2
Wardono WardonoAfiliasi tidak diketahui2
Nurkaromah DwidayatiAfiliasi tidak diketahui2
Yuli Asmi RahmanTadulako University1
Muhammad BakriAfiliasi tidak diketahui1
KhairinrahmatAfiliasi tidak diketahui1
Andi Arham AdamAfiliasi tidak diketahui1
BakriAfiliasi tidak diketahui1
Rizaldi MaadjiAfiliasi tidak diketahui1
Chairunnisa AR. LamasitudjuAfiliasi tidak diketahui1
Yudi Ari AdiAfiliasi tidak diketahui1
Ario WirayaAfiliasi tidak diketahui1
Laila FitrianaAfiliasi tidak diketahui1
Amellia PutriAfiliasi tidak diketahui1
Ascariena RafindaAfiliasi tidak diketahui1
Rahina NugrahaniState University of Semarang1
Risca DamayantiAfiliasi tidak diketahui1
Andrianus AndrianusAfiliasi tidak diketahui1
Anik RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Fatimah AzzahrahAfiliasi tidak diketahui1
Totok SumaryantoAfiliasi tidak diketahui1
Arsan ShanieAfiliasi tidak diketahui1
Masayu Selly SabillahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eduart/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMBELAJARAN BERKARYA SENI LUKIS DENGAN PENDEKATAN EMOSI MENGGUNAKAN BERBAGAI MEDIA BAGI SISWA TUNAGRAHITA KELAS 6 SLB NEGERI MANDIRAJA</dc:title>
	<dc:creator>Wahyuningsih, Tri</dc:creator>
	<dc:creator>Triyanto, Triyanto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah ingin menganalisis pembelajaran berkarya seni lukis dengan pendekatan emosi menggunakan berbagai media yang dilakukan oleh siswa tunagrahita. Secara metodologis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sasaran penelitian adalah proses dan hasil karya seni lukis menggunakan berbagai media. Subjek penelitian adalah siswa tunagrahita kelas 6 SLB Negeri Mandiraja. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi data. Teknik analisis data dilakukan dengan melalui prosedur reduksi data, penyajian, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan hal-hal sebagai berikut. Pertama, proses pembelajaran berkarya seni lukis yang dilakukan oleh setiap siswa memiliki kendala tersendiri namun ekspresi dan pengalaman siswa semakin meningkat seiring dengan penggunaan media yang beragam. Kedua, karya yang dihasilkan semakin spontan, keberanian dalam mewujudkan ungkapan emosi semakin meningkat seiring penggunaan media yang semakin bervariasi. Saran yang diberikan adalah guru perlu mengikuti pelatihan, membaca buku pengetahuan tentang seni lukis atau menambah pengetahuan melalui internet terkait dengan seni lukis dan berbagai macam media berkarya yang inovatif agar guru dapat meningkatkan keahliannya dalam bidang seni rupa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/eduart/article/view/38514</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/eduarts.v9i2.38514</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni; Vol 9 No 2 (2020): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni; 19-32</dc:source>
	<dc:source>2721-785X</dc:source>
	<dc:source>2252-6625</dc:source>
	<dc:source>10.15294/eduarts.v9i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/eduart/article/view/38514/15874</dc:relation>
</oai_dc:dc>