Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perbedaan Kualitas Hasil Pengepresan Interfacing pada Blazer Ditinjau dari Alat Press

Fashion and Fashion Education Journal · Vol. 9 No. 1 (2021) · hlm. 7–12

DOI
10.15294/ffej.v9i1.36098
ISSN
2828-0237, 2252-6803
Terbit
2021-03-24
Penerbit
Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Blazer merupakan salah satu busana yang menjadi pilihan konsumen karena mudah dipadupadankan dengan busana lain untuk menunjang tampilan yang fashionable. Pembuatan blazer dengan teknik jahit tailoring tidak mudah, terutama pada proses pengepresan interfacing, dari pengalaman dan pengamatan pada mata kuliah Manajemen Busana Tailoring hasil praktik pembuatan blazer masih ada yang mengalami masalah pengepresan interfacing karena kurangnya pengetahuan dalam penggunaan alat pengepresan serta teknik pengepresan yang kurang tepat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas blazer ditinjau dari hasil pengepresan interfacing menggunakan 2 alat press yang berbeda serta mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil pengepresan interfacing dari blazer tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian eksprerimen. Metode pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan. Teknik analisis data penelitian ini adalah Descriptive Presentase dan T-Test. Sampel diambil dari mahasiswa Pendidikan Tata Busana Unnes angkatan 2015 dan 2016. Hasil analisis deskriptif persentase menunjukkan Blazer dengan kode S1B dan S2B memiliki kualitas sama-sama sangat baik ditinjau dari hasil pengepresan interfacing masing-masing sebesar 86% dan 90%. Hasil T-test menunjukkan ada perbedaan antara blazer S1B dan S2B dengan signifikansi sebesar 0.008. perbedaan tersebut terdapat pada indikator kerataan permukaan dan hasil daya tekan.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 96 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • University of Brawijaya
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Yeri SutopoAfiliasi tidak diketahui5
Ade Novi Nurul IhsaniAfiliasi tidak diketahui3
Nur QudusAfiliasi tidak diketahui2
Nelly Setyowati AnggraeniAfiliasi tidak diketahui2
Samsudin AnisAfiliasi tidak diketahui2
Adhi KusumastutiAfiliasi tidak diketahui2
Trisnani WidowatiAfiliasi tidak diketahui2
Sita NurmasitahAfiliasi tidak diketahui2
Roudlotus SholikhahAfiliasi tidak diketahui2
SRI WAHYUNIAfiliasi tidak diketahui2
Muh Fakhrihun Na'amAfiliasi tidak diketahui2
Jawade HafidzAfiliasi tidak diketahui2
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo1
Suhadi SuhadiAfiliasi tidak diketahui1
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo1
Kobajashi Togo IsamuAfiliasi tidak diketahui1
Tamrin TamrinAfiliasi tidak diketahui1
Nur ShabrinaAfiliasi tidak diketahui1
Sri HandayaniUniversity of Brawijaya1
Delta ApriyaniAfiliasi tidak diketahui1
Amalia ShofiAfiliasi tidak diketahui1
Retno MarlangenAfiliasi tidak diketahui1
Wulansari PrasetyaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Putri AsihAfiliasi tidak diketahui1
Luluk WitantiAfiliasi tidak diketahui1
Bilqis Lailatul MardliyahAfiliasi tidak diketahui1
Anindya Rahma SuwignyoAfiliasi tidak diketahui1
Agita Ainur RizqiyahAfiliasi tidak diketahui1
Nashira IsnanditaAfiliasi tidak diketahui1
Adinda WibowoAfiliasi tidak diketahui1
Aqilah Putri HardiantiAfiliasi tidak diketahui1
Talitha Zada AchmadAfiliasi tidak diketahui1
Nada Asy Syifa’Afiliasi tidak diketahui1
Hesti YanuaristiAfiliasi tidak diketahui1
Nadila YuniarAfiliasi tidak diketahui1
Citra Marsyayu Fita CherryAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ffe/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbedaan Kualitas Hasil Pengepresan Interfacing pada Blazer Ditinjau dari Alat Press</dc:title>
	<dc:creator>lestari, Yuni tri</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuningsih, Sri Endah</dc:creator>
	<dc:creator>Irmayanti, Irmayanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Blazer merupakan salah satu busana yang menjadi pilihan konsumen karena mudah dipadupadankan dengan busana lain untuk menunjang tampilan yang fashionable. Pembuatan blazer dengan teknik jahit tailoring tidak mudah, terutama pada proses pengepresan interfacing, dari pengalaman dan pengamatan pada mata kuliah Manajemen Busana Tailoring hasil praktik pembuatan blazer masih ada yang&amp;nbsp; mengalami masalah pengepresan interfacing karena kurangnya pengetahuan dalam penggunaan alat pengepresan serta teknik pengepresan yang kurang tepat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas blazer ditinjau dari hasil pengepresan interfacing menggunakan 2 alat press yang berbeda serta mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil pengepresan interfacing dari blazer tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian eksprerimen. Metode pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan. Teknik analisis data penelitian ini adalah Descriptive Presentase dan T-Test. Sampel diambil dari mahasiswa Pendidikan Tata Busana Unnes angkatan 2015 dan 2016. Hasil analisis deskriptif persentase menunjukkan Blazer dengan kode S1B dan S2B memiliki kualitas sama-sama sangat baik ditinjau dari hasil pengepresan interfacing masing-masing sebesar 86% dan 90%. Hasil T-test menunjukkan ada perbedaan antara blazer S1B dan S2B dengan signifikansi sebesar 0.008. perbedaan tersebut terdapat pada indikator kerataan permukaan dan hasil daya tekan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-03-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ffe/article/view/36098</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ffej.v9i1.36098</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Fashion and Fashion Education Journal; Vol 9 No 1 (2020); 7 - 12</dc:source>
	<dc:source>2828-0237</dc:source>
	<dc:source>2252-6803</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ffej.v9i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ffe/article/view/36098/18778</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Fashion and Fashion Education Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>