Jurnal
Efektivitas Bioinsektisida Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) dalam Mengendalikan Populasi Semut dan Jangkrik di Lingkungan
Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 14 No. 3 (2025) · hlm. 50–59
ISSN 2502-6844, 2252-6951
Terbit 2025-11-20
Penerbit Prodi Kimia
Bahasa eng
Abstrak
Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) merupakan tanaman yang diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid, saponin, dan terpenoid, yang berpotensi sebagai insektisida alami. Penggunaan insektisida sintetis yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, sehingga diperlukan alternatif berbasis bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak daun kenikir sebagai biopestisida terhadap semut dan jangkrik serta menentukan konsentrasi optimal yang memberikan efek toksisitas tertinggi. Ekstraksi senyawa bioaktif dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Uji efektivitas dilakukan dengan berbagai konsentrasi ekstrak (25%, 50% dan 75%) yang diaplikasikan pada serangga uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kenikir memiliki aktivitas insektisida yang signifikan, dengan konsentrasi 75% menunjukkan tingkat mortalitas tertinggi. Senyawa aktif dalam ekstrak diduga bekerja dengan mengganggu sistem saraf dan metabolisme serangga. Penelitian ini mengindikasikan bahwa ekstrak daun kenikir berpotensi sebagai biopestisida alami yang ramah lingkungan dan dapat menjadi alternatif yang efektif terhadap insektisida sintetis dalam pengendalian hama.
Jaringan kolaborasi para penulis
7 penulis ·
11 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
State University of Semarang Afiliasi tidak diketahui
Organisasi berbeda
Organisasi sama
Afiliasi tidak diketahui
Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.
Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/ijcs/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
<dc:title xml:lang="en">Efektivitas Bioinsektisida Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) dalam Mengendalikan Populasi Semut dan Jangkrik di Lingkungan</dc:title>
<dc:creator xml:lang="en">Devy Lestari</dc:creator>
<dc:creator xml:lang="en">Faticha Amalia Marsyanda</dc:creator>
<dc:creator xml:lang="en">Martha Rully Meiva Ayu</dc:creator>
<dc:creator xml:lang="en">Timbul Wibowo</dc:creator>
<dc:subject xml:lang="en">Kenikir</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">Hama</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">Jangkrik</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">Semut</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">Bioinsektisida</dc:subject>
<dc:description xml:lang="en">Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) merupakan tanaman yang diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid, saponin, dan terpenoid, yang berpotensi sebagai insektisida alami. Penggunaan insektisida sintetis yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, sehingga diperlukan alternatif berbasis bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak daun kenikir sebagai biopestisida terhadap semut dan jangkrik serta menentukan konsentrasi optimal yang memberikan efek toksisitas tertinggi. Ekstraksi senyawa bioaktif dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Uji efektivitas dilakukan dengan berbagai konsentrasi ekstrak (25%, 50% dan 75%) yang diaplikasikan pada serangga uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kenikir memiliki aktivitas insektisida yang signifikan, dengan konsentrasi 75% menunjukkan tingkat mortalitas tertinggi. Senyawa aktif dalam ekstrak diduga bekerja dengan mengganggu sistem saraf dan metabolisme serangga. Penelitian ini mengindikasikan bahwa ekstrak daun kenikir berpotensi sebagai biopestisida alami yang ramah lingkungan dan dapat menjadi alternatif yang efektif terhadap insektisida sintetis dalam pengendalian hama.</dc:description>
<dc:publisher xml:lang="en">Prodi Kimia</dc:publisher>
<dc:date>2025-11-20</dc:date>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
<dc:format>application/pdf</dc:format>
<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/ijcs/article/view/23619</dc:identifier>
<dc:identifier>10.15294/ijcs.v14i3.23619</dc:identifier>
<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal of Chemical Science; Vol. 14 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Chemical Science; 50-59</dc:source>
<dc:source>2502-6844</dc:source>
<dc:source>2252-6951</dc:source>
<dc:source>10.15294/ijcs.v14i3</dc:source>
<dc:language>eng</dc:language>
<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/ijcs/article/view/23619/7060</dc:relation>
<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Chemical Science</dc:rights>
</oai_dc:dc>
Sitasi dan pengindeksan
OpenAlex
Belum diperiksa
Crossref
Belum diperiksa
Sitasi artikel ini
APA 7
Lestari, D., Marsyanda, F. A., Ayu, M. R. M., & Wibowo, T. (2025). Efektivitas Bioinsektisida Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) dalam Mengendalikan Populasi Semut dan Jangkrik di Lingkungan. Indonesian Journal of Chemical Science, 14(3), 50–59. https://doi.org/10.15294/ijcs.v14i3.23619
Salin
IEEE
D. Lestari, F. A. Marsyanda, M. R. M. Ayu, and T. Wibowo, “Efektivitas Bioinsektisida Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) dalam Mengendalikan Populasi Semut dan Jangkrik di Lingkungan,” Indonesian Journal of Chemical Science, vol. 14, no. 3, pp. 50–59, 2025, doi: 10.15294/ijcs.v14i3.23619.
Salin
Dibuat dari metadata jurnal; periksa nama penulis sebelum dipakai.