Jurnal
PENGARUH ASAM ORGANIK DALAM EKSTRAKSI ZAT WARNA KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana)
Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 2 No. 2 (2013)
- ISSN
- 2502-6844, 2252-6951
- Terbit
- 2013-08-02
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Antosianin dapat terekstrak dengan baik dalam pelarut asam. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelarut asam dalam ekstraksi zat warna dari kulit buah manggis serta mengetahui stabilitasnya terhadap pengaruh suhu, oksidator, dan sinar UV. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan berbagai macam pelarut asam yaitu asam sitrat, asam tartrat, dan asam asetat. Kemudian dilakukan pengukuran absorbansi menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang maksimum yaitu 510 nm. Asam yang menghasilkan ekstrak dengan nilai absorbansi tertinggi adalah asam tartrat. Langkah selanjutnya dilakukan ekstraksi menggunakan asam tartrat dengan variasi konsentrasi yaitu 0,10%; 0,25%; 0,50%; 0,75%; 1,00%. Hasil ekstraknya kemudian diteliti stabilitasnya akibat pengaruh suhu, oksidator dan sinar UV. Ketiga faktor tersebut semuanya mengakibatkan degradasi zat warna merah yang mengandung antosianin. Faktor yang paling berpengaruh terhadap stabilitas antosianin adalah oksidator. Adanya pengaruh oksidator mampu menurunkan nilai retensi zat warna hasil ekstraksi dengan menggunakan pelarut asam tartrat hingga 45,67%.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 89 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Eko Budi Susatyo | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Agung Tri Prasetya | State University of Semarang | 8 |
| Winarni Pratjojo | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sudarmin Sudarmin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Tjahyo Subroto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Himnil Khusna | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Charisma Chalif | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zaneta Nur Faida | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anida Hasna Rahmatika | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sistia Asfa Fiqrotinnisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indah Puji Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Septiyani Dwi Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yulia Roikhatullaely | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ida Elwy Nurrokhmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Wardani | State University of Semarang | 1 |
| Nurul Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Nurhayati | State University of Semarang | 1 |
| Uswatun Khasanah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kasmadi Imam Supardi | State University of Semarang | 1 |
| Alfiana Agustin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agung Dono Sambodo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Wardhani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitriatul Ulia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Woro Sumarni | State University of Semarang | 1 |
| Ahmad Roisul Mubarok | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Harjono | State University of Semarang | 1 |
| F. Widhi Mahatmanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Riska Putri Mawarni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hanifah Az-Zahra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diah Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erwin Budi Pamungkas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Didik Iswadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Deny Nor Pratiwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gayuh Ganata Imam Sofyan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tirfon Julianto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novilla Anggasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arfah Ratna Puri Gustian | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.