Jurnal
PRODUKSI BIOETANOL DARI JERAMI PADI (Oryza sativa L)
Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 2 No. 2 (2013)
- ISSN
- 2502-6844, 2252-6951
- Terbit
- 2013-08-02
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Meningkatnya jumlah penduduk telah meningkatkan kebutuhan sarana transportasi dan aktivitas industri yang berakibat pada peningkatan kebutuhan dan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Untuk memenuhi kebutuhan dan konsumsi BBM harus mencari sumber energi alternatif yang terbarukan, Alternatif tersebut adalah pemanfaatan jerami padi menjadi bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi HCl pada proses hidrolisis untuk menghasilkan glukosa dan untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi terhadap kadar etanol. Jerami padi dihirolisis dengan HCl pada konsentrasi (7%, 14%, 21% dan 28%). Untuk menentukan kadar glukosa hasil hidolisis dianalisis dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Setelah mendapatkan konsentrasi HCl yang optimal, dilakukan proses fermentasi pada variasi (5, 7, 9, 11, dan 13 hari). Dari hasil analisis menggunakan spektofotometer UV-Vis konsentrasi HCl yang paling optimum pada konsentrasi 21% dengan kadar glukosa sebesar 70,85 ppm. Hasil analisis menggunakan Gas Chromatography (GC) menunjukkan bahwa semakin lama fermentasi maka semakin tinggi kadar etanolnya. Hasil presentase kadar etanol paling maksimum pada fermentasi 13 hari yaitu sebesar 6,405%.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 122 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Sri Mursiti | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Edy Cahyono | State University of Semarang | 6 |
| Endang Susilaningsih | State University of Semarang | 5 |
| Kusoro Siadi | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Harjono Harjono | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Nanik Wijayati | State University of Semarang | 4 |
| Sudarmin Sudarmin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Eleny Sania Putri | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sri Nurhayati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Harjito Harjito | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Woro Sumarni | State University of Semarang | 2 |
| Afriani Laela Nuritasari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rangga Krisma Putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur'aini Sa'adah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eko Budi Susatyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Denis Rahayu Yuna Pratama | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novita Nurmasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Mantini Rahayu Sedyawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Nasrulloh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Puji Rahayu | State University of Semarang | 1 |
| Ishri Arju Syafangah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kumar Pujiati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lastri Lastri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anis Nabila | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Garnis Astriyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mita Megah Kurni Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aulia Parahita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nanik Wijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Triya Ruliyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jumaeri Jumaeri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ni'matul Khasanah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Halimah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indri Saputri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eka Purwaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Puji Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Melda Agustina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ardi Hermawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.