Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kenakalan Remaja Dilihat dari Regulasi Emosi dan Penyesuaian Sosial pada Siswa SMP

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application · Vol. 9 No. 2 (2022) · hlm. 110–115

DOI
10.15294/ijgc.v9i2.26981
ISSN
2597-6133, 2252-6374
Terbit
2022-02-08
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi emosi dan penyesuaian sosial terhadap kenakalan remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini sejumlah 213 siswa, dengan teknik sampel berstrata atau stratified sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala kenakalan remaja, skala regulasi emosi dan skala penyesuaian sosial yang masing-masing reliabilitasnya 0.735, 0.737, dan 0.738. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh regulasi emosi terhadap kenakalan remaja sebesar (R=0,581, F(3,209)=35,514, p=<0,05). Pengaruh penyesuaian sosial terhadap kenakalan remaja sebesar (R=0,065, F(4,205)=14,567, p=<0,05). Pengaruh regulasi emosi dan penyesuaian sosial terhadap kenakalan remaja sebesar (R=0,646, F(7,205)=20,947, p=<0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara regulasi emosi dan penyesuaian sosial terhadap kenakalan remaja. Implikasi penelitian ini bahwa semakin tinggi regulasi emosi dan penyesuaian sosial yang dimiliki siswa maka semakin rendah tingkat kenakalan remaja. Kata Kunci: Kenakalan Remaja; Penyesuaian Sosial; dan Regulasi Emosi ABSTRACT This study aims to determine the effect of emotional regulation and social adjustment on juvenile delinquency. This research is a quantitative correlational research. The subject of this research is 213 students, with stratified sampling technique. Data collection tools used juvenile delinquency scale, emotion regulation scale and social adjustment scale with reliability of 0.735, 0.737 and 0.738 respectively. Data analysis techniques using regression analysis. The results showed that the effect of emotional regulation on juvenile delinquency was (R = 0.581, F (3.209) = 35.514, p = <0.05). The effect of social adjustment on juvenile delinquency is (R = 0.065, F (4.205) = 14.567, p = <0.05). The effect of emotional regulation and social adjustment on juvenile delinquency is (R = 0.646, F (7,205) = 20,947, p = <0,05). It can be concluded that there is a significant influence between emotional regulation and social adjustment on juvenile delinquency. The implication of this study is that the higher the emotional regulation and social adjustment that students have, the lower the level of juvenile delinquency. Keywords: Juvenile delinquency; Social Adjustment; and Emotion Regulations

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 168 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Media Nusantara Citra
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sunawan SunawanAfiliasi tidak diketahui19
Edy PurwantoAfiliasi tidak diketahui18
Mungin Eddy WibowoAfiliasi tidak diketahui13
Mulawarman MulawarmanAfiliasi tidak diketahui12
Anwar SutoyoAfiliasi tidak diketahui9
Dwi Yuwono Puji SugihartoAfiliasi tidak diketahui8
Muhammad JaparAfiliasi tidak diketahui7
Sinta SaraswatiAfiliasi tidak diketahui6
Dwi Yuwono Puji SugihartoAfiliasi tidak diketahui6
Mungin Eddy WibowoAfiliasi tidak diketahui6
DYP SugihartoAfiliasi tidak diketahui5
Heru MugiarsoAfiliasi tidak diketahui4
Suharso SuharsoAfiliasi tidak diketahui4
Ujang KhiyarusolehAfiliasi tidak diketahui3
Masrukan MasrukanState University of Semarang3
Eko NusantoroAfiliasi tidak diketahui3
Imam TadjriAfiliasi tidak diketahui3
Firdian Setiya ArinataAfiliasi tidak diketahui3
Joko SutartoAfiliasi tidak diketahui3
Yudhi Purwa NugrahaAfiliasi tidak diketahui2
Yuli Kurniawati Sugiyo PranotoAfiliasi tidak diketahui2
Indah LestariAfiliasi tidak diketahui2
Boby Ardhian NusantaraAfiliasi tidak diketahui2
Ujang KhiyarusholehAfiliasi tidak diketahui2
Nailu RokhmatikaAfiliasi tidak diketahui2
Arief YuliantoUniversitas Media Nusantara Citra2
Ninik SetyowaniAfiliasi tidak diketahui2
M.Th Sri HartatiAfiliasi tidak diketahui2
Fikri Arif GumelarAfiliasi tidak diketahui2
Mufidah IstiqomahAfiliasi tidak diketahui2
Muslikah MuslikahAfiliasi tidak diketahui2
Kustiono KustionoAfiliasi tidak diketahui2
Dyah Rini IndriyantiState University of Semarang1
Aisyah Durrotun NafisahAfiliasi tidak diketahui1
Bayu Tri PrasojoAfiliasi tidak diketahui1
Muslikhah MuslikhahAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Aditya OktavaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kenakalan Remaja Dilihat dari Regulasi Emosi dan Penyesuaian Sosial pada Siswa SMP</dc:title>
	<dc:creator>Septiawan, Rifana Rizki</dc:creator>
	<dc:creator>Sugiyo, Sugiyo</dc:creator>
	<dc:creator>Awalya, Awalya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi emosi dan penyesuaian sosial terhadap kenakalan remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional.&amp;nbsp; Sampel penelitian ini sejumlah 213 siswa, dengan teknik sampel berstrata atau stratified sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala kenakalan remaja, skala regulasi emosi dan skala penyesuaian sosial yang masing-masing reliabilitasnya 0.735, 0.737, dan 0.738. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh regulasi emosi terhadap kenakalan remaja sebesar (R=0,581,&amp;nbsp; F(3,209)=35,514, p=&amp;lt;0,05). Pengaruh penyesuaian sosial terhadap kenakalan remaja sebesar (R=0,065, F(4,205)=14,567, p=&amp;lt;0,05). Pengaruh regulasi emosi dan penyesuaian sosial terhadap kenakalan remaja sebesar (R=0,646, F(7,205)=20,947, p=&amp;lt;0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara regulasi emosi dan penyesuaian sosial terhadap kenakalan remaja. &amp;nbsp;Implikasi penelitian ini bahwa semakin tinggi regulasi emosi dan penyesuaian sosial yang dimiliki siswa maka semakin rendah tingkat kenakalan remaja.
Kata Kunci: Kenakalan Remaja; Penyesuaian Sosial; dan Regulasi Emosi
&amp;nbsp;
ABSTRACT
This study aims to determine the effect of emotional regulation and social adjustment on juvenile delinquency. This research is a quantitative correlational research. The subject of this research is 213 students, with stratified sampling technique. Data collection tools used juvenile delinquency scale, emotion regulation scale and social adjustment scale with reliability of 0.735, 0.737 and 0.738 respectively. Data analysis techniques using regression analysis. The results showed that the effect of emotional regulation on juvenile delinquency was (R = 0.581, F (3.209) = 35.514, p = &amp;lt;0.05). The effect of social adjustment on juvenile delinquency is (R = 0.065, F (4.205) = 14.567, p = &amp;lt;0.05). The effect of emotional regulation and social adjustment on juvenile delinquency is (R = 0.646, F (7,205) = 20,947, p = &amp;lt;0,05). It can be concluded that there is a significant influence between emotional regulation and social adjustment on juvenile delinquency. The implication of this study is that the higher the emotional regulation and social adjustment that students have, the lower the level of juvenile delinquency.
Keywords: Juvenile delinquency; Social Adjustment; and Emotion Regulations</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-02-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jbk/article/view/26981</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijgc.v9i2.26981</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application; Vol 9 No 2 (2020): Desember 2020; 110-115</dc:source>
	<dc:source>2597-6133</dc:source>
	<dc:source>2252-6374</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijgc.v9i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jbk/article/view/26981/21136</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application</dc:rights>
</oai_dc:dc>