Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kegiatan Pembinaan Rohani dalam Upaya Mengubah Perilaku Sosial Peserta Rehabilitasi Narkoba

Journal of Nonformal Education and Community Empowerment · Vol. ume No. nformal (2017) · hlm. 146–151

DOI
10.15294/jnece.v1i2.19490
ISSN
2579-4256, 2549-1539
Terbit
2017-12-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Inggris

This study aims to describe the activities of spiritual guidance, supporting factors and obstacles in the implementation of activities and changes in social behavior of participants after obtaining spiritual guidance. This research uses qualitative approach with data collection technique through interview, observation and documentation. The research subjects are four participants, two coaches, while the informant is the chairman of daily activities. The validity of data using triangulation theory, source and method. Data analysis techniques with data collection phase, data reduction, data presentation and conclusion. The results concluded that spiritual coaching activities include "WL DEVO" (prayer activities), morning sessions, DVD sermons, night sessions, bible study, morning meetings, prayer rooms, block prayers, and movies. Supporting factors in the form of adequate facilities and infrastructure, experienced coaches, coaching methods, and motivation from within the participants. While the inhibiting factors are different socio-cultural background of participants, lack of professional experts, and the saturation of participants. After following the spiritual guidance, there is a change in the social behavior of the participants in a positive direction.

Bahasa Indonesia

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kegiatan pembinaan rohani, faktor pendukung serta penghambat dalam pelaksanaan kegiatan dan perubahan perilaku sosial peserta setelah memperoleh pembinaan rohani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu empat peserta, dua pembina, sementara informan yaitu ketua kegiatan harian. Keabsahan data menggunakan triangulasi teori, sumber dan metode. Teknik analisis data dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kegiatan pembinaan rohani meliputi “WL DEVO” (kegiatan doa-doa), sesi pagi, DVD khotbah, sesi malam, bible study, morning meeting, doa kamar, doa blok, dan movie. Faktor pendukung berupa sarana dan prasarana cukup memadai, pembina yang berpengalaman, metode pembinaan, dan motivasi dari dalam diri peserta. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu latar belakang sosial budaya peserta berbeda, kurangnya tenaga ahli profesional, dan kejenuhan peserta. Setelah mengikuti pembinaan rohani, terdapat perubahan perilaku sosial peserta ke arah positif.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 75 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Apolo SafanpoAfiliasi tidak diketahui2
Harmonis RanteAfiliasi tidak diketahui2
Liliek DesmawatiAfiliasi tidak diketahui2
Kobajashi Togo IsamuAfiliasi tidak diketahui1
Mohammad Nuh IbrahimAfiliasi tidak diketahui1
Helen Gianditha WayangkauAfiliasi tidak diketahui1
Alfian ChandraAfiliasi tidak diketahui1
Bernathius JulisonAfiliasi tidak diketahui1
Yenni PigomeAfiliasi tidak diketahui1
Tiurlina SiregarAfiliasi tidak diketahui1
agus salingAfiliasi tidak diketahui1
Ade Irma SurnyanyAfiliasi tidak diketahui1
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo1
Raymond MauritsAfiliasi tidak diketahui1
Thobby WakarwamuAfiliasi tidak diketahui1
Alfrida Milka YaruAfiliasi tidak diketahui1
Janviter ManaluAfiliasi tidak diketahui1
Ivan MedwinAfiliasi tidak diketahui1
Peter Richardo GedyAfiliasi tidak diketahui1
Risky Novan NgutraAfiliasi tidak diketahui1
Irfan BaeAfiliasi tidak diketahui1
Noor HudallahAfiliasi tidak diketahui1
Muh Pathoni ArzadiAfiliasi tidak diketahui1
Tutik KhasanahAfiliasi tidak diketahui1
Waryono WaryonoAfiliasi tidak diketahui1
Risma WidiyatiAfiliasi tidak diketahui1
Joko SutartoAfiliasi tidak diketahui1
Azka NuhlaAfiliasi tidak diketahui1
Kustiono KustionoAfiliasi tidak diketahui1
Jarmiati JarmiatiAfiliasi tidak diketahui1
Mulawarman MulawarmanAfiliasi tidak diketahui1
Mudayanah MudayanahAfiliasi tidak diketahui1
Tri SuminarAfiliasi tidak diketahui1
Mintarsih ArbariniAfiliasi tidak diketahui1
Utsman UtsmanAfiliasi tidak diketahui1
Fatin Salsabila ImtinanAfiliasi tidak diketahui1
Nasir NasirUniversitas Halu Oleo1
Fadhillah Sabrina SudiroAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jnfc/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kegiatan Pembinaan Rohani dalam Upaya Mengubah Perilaku Sosial Peserta Rehabilitasi Narkoba</dc:title>
	<dc:creator>Mujiati, Mujiati</dc:creator>
	<dc:creator>Budiartati, Emmy</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">This study aims to describe the activities of spiritual guidance, supporting factors and obstacles in the implementation of activities and changes in social behavior of participants after obtaining spiritual guidance. This research uses qualitative approach with data collection technique through interview, observation and documentation. The research subjects are four participants, two coaches, while the informant is the chairman of daily activities. The validity of data using triangulation theory, source and method. Data analysis techniques with data collection phase, data reduction, data presentation and conclusion. The results concluded that spiritual coaching activities include "WL DEVO" (prayer activities), morning sessions, DVD sermons, night sessions, bible study, morning meetings, prayer rooms, block prayers, and movies. Supporting factors in the form of adequate facilities and infrastructure, experienced coaches, coaching methods, and motivation from within the participants. While the inhibiting factors are different socio-cultural background of participants, lack of professional experts, and the saturation of participants. After following the spiritual guidance, there is a change in the social behavior of the participants in a positive direction.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kegiatan pembinaan rohani, faktor pendukung serta penghambat dalam pelaksanaan kegiatan dan perubahan perilaku sosial peserta setelah memperoleh pembinaan rohani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu empat peserta, dua pembina, sementara informan yaitu ketua kegiatan harian. Keabsahan data menggunakan triangulasi teori, sumber dan metode. Teknik analisis data dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kegiatan pembinaan rohani meliputi “WL DEVO” (kegiatan doa-doa), sesi pagi, DVD khotbah, sesi malam, bible study, morning meeting, doa kamar, doa blok, dan movie. Faktor pendukung berupa sarana dan prasarana cukup memadai, pembina yang berpengalaman, metode pembinaan, dan motivasi dari dalam diri peserta. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu latar belakang sosial budaya peserta berbeda, kurangnya tenaga ahli profesional, dan kejenuhan peserta. Setelah mengikuti pembinaan rohani, terdapat perubahan perilaku sosial peserta ke arah positif.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jnfc/article/view/19490</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jnece.v1i2.19490</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Nonformal Education and Community Empowerment; Volume 1, No 2 (2017): Desember 2017; 146-151</dc:source>
	<dc:source>2579-4256</dc:source>
	<dc:source>2549-1539</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jnece.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jnfc/article/view/19490/10132</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Journal of Nonformal Education and Community Empowerment</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jnfc/issue/view/1211</dc:rights>
</oai_dc:dc>