Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kinerja Guru Bimbingan dan Konseling: Studi Kasus di SMAN 1 Kota Semarang

Jurnal Bimbingan Konseling · Vol. 5 No. 1 (2017) · hlm. 37–46

DOI
10.15294/jubk.v5i1.18514
ISSN
2502-4450, 2252-6889
Terbit
2017-10-19
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kinerja Guru Bimbingan dan Konseling MAN 1 Kota Semarang dari merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan hambatan (harapan dan upaya). Jenis metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan, Guru Bimbingan dan Konseling MAN 1 Kota Semarang menyusun perencanaan program pada awal tahun ajaran baru meskipun struktur kurikulum di MAN 1 Kota Semarang Bimbingan dan Konseling tidak masuk kelas; (2) Pelaksanaan, hampir semua program yang direncanakan dilaksanakan, ada beberapa yang belum dapat berjalan dengan lancar karena tidak adanya jam masuk kelas, seperti memberikan layanan informasi secara klasikal kepada siswa. Guru Bimbingan dan Konseling melaksanakan kegiatan insidental karena lebih mengutamanakan keadaan yang di lapangan untuk membantu menangani siswa; (3) Evaluasi, ada beberapa program yang belum terlaksana karena tidak adanya jam masuk kelas. Tanggapan beberapa siswa terhadap Guru Bimbingan dan Konseling baik, perhatian, memotivasi, dan mendidik dan ada beberapa pandangan siswa yang masih belum berani menemui Guru Bimbingan dan Konseling. Ruangan Bimbingan dan Konseling nyaman dan menuju ideal. (4) Hambatan, harapannya semua hambatan dapat terselesaikan dengan baik. The purpose of this research was to describe and analyze the school counselors’ performance of MAN I Kota Semarang from planning, implementation, evaluation and obstacles (wishes and efforts). Qualitative method with case study desing was applied in present study. The results showed that (1) Planning, school counselor of MAN 1 Kota Semarang develop the school counselor program on early education year although school counseling of MAN 1 Kota Semarang did not have classical schedule. (2) Implementation, although most of the planned programs were implemented, there were some programs which was not be implemented because school counselor did not have any schedule for providing classical services, such as information service. School counselor focused on incidental activity for responding the students’ needs; (3) Evaluation, there were some programs that have not implemented yet because no time for the classical activity. Some students gave their evaluation to the school counselors that they are kind, attention, giving motivation, and Education, but some of the students were afraid to meet the school counselor. The office of school counseling was comfortable and relatively ideal. (4) Obstacles, it is hoped that all of the obstacles can be solved well.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 135 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Media Nusantara Citra
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Awalya AwalyaAfiliasi tidak diketahui12
Sunawan SunawanAfiliasi tidak diketahui11
Edy PurwantoAfiliasi tidak diketahui8
Anwar SutoyoAfiliasi tidak diketahui6
Sinta SaraswatiAfiliasi tidak diketahui5
Mungin Eddy WibowoAfiliasi tidak diketahui5
Mulawarman MulawarmanAfiliasi tidak diketahui5
Dwi Yuwono Puji SugihartoAfiliasi tidak diketahui4
Heru MugiarsoAfiliasi tidak diketahui4
Muhammad JaparAfiliasi tidak diketahui4
Masrukan MasrukanState University of Semarang3
Eko NusantoroAfiliasi tidak diketahui3
Yuli Kurniawati Sugiyo PranotoAfiliasi tidak diketahui2
Arief YuliantoUniversitas Media Nusantara Citra2
Ninik SetyowaniAfiliasi tidak diketahui2
Dwi Yuwono Puji SugihartoAfiliasi tidak diketahui2
Firdian Setiya ArinataAfiliasi tidak diketahui2
DYP SugihartoAfiliasi tidak diketahui2
Joko SutartoAfiliasi tidak diketahui2
Mungin Eddy WibowoAfiliasi tidak diketahui2
Aisyah Durrotun NafisahAfiliasi tidak diketahui1
Bayu Tri PrasojoAfiliasi tidak diketahui1
Widiyanto WidiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Santy Indrias TutiAfiliasi tidak diketahui1
Dwi PurwaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Nurlaily MauludiyahAfiliasi tidak diketahui1
Sigit GunawanAfiliasi tidak diketahui1
Yuli UtantoAfiliasi tidak diketahui1
Suliarsi SuliarsiAfiliasi tidak diketahui1
Eko SupraptonoAfiliasi tidak diketahui1
Saiman SaimanAfiliasi tidak diketahui1
Wanti Arum JanariAfiliasi tidak diketahui1
Jianzhong J HongAfiliasi tidak diketahui1
Rahayu KuncoroAfiliasi tidak diketahui1
Sania Nur HanifaAfiliasi tidak diketahui1
Suharso SuharsoAfiliasi tidak diketahui1
Danang JanuarAfiliasi tidak diketahui1
Tyas PrastitiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jubk/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kinerja Guru Bimbingan dan Konseling: Studi Kasus di SMAN 1 Kota Semarang</dc:title>
	<dc:creator>P, Yekti Endah</dc:creator>
	<dc:creator>Sugiyo, Sugiyo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kinerja Guru Bimbingan dan Konseling MAN 1 Kota Semarang dari merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan hambatan (harapan dan upaya). Jenis metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan, Guru Bimbingan dan Konseling MAN 1 Kota Semarang menyusun perencanaan program pada awal tahun ajaran baru meskipun struktur kurikulum di MAN 1 Kota Semarang Bimbingan dan Konseling tidak masuk kelas; (2) Pelaksanaan, hampir semua program yang direncanakan dilaksanakan, ada beberapa yang belum dapat berjalan dengan lancar karena tidak adanya jam masuk kelas, seperti memberikan layanan informasi secara klasikal kepada siswa. Guru Bimbingan dan Konseling melaksanakan kegiatan insidental karena lebih mengutamanakan keadaan yang di lapangan untuk membantu menangani siswa; (3) Evaluasi, ada beberapa program yang belum terlaksana karena tidak adanya jam masuk kelas. Tanggapan beberapa siswa terhadap Guru Bimbingan dan Konseling baik, perhatian, memotivasi, dan mendidik dan ada beberapa pandangan siswa yang masih belum berani menemui Guru Bimbingan dan Konseling. Ruangan Bimbingan dan Konseling nyaman dan menuju ideal. (4) Hambatan, harapannya semua hambatan dapat terselesaikan dengan baik.
&amp;nbsp;
The purpose of this research was to describe and analyze the school counselors’ performance of MAN I Kota Semarang from planning, implementation, evaluation and obstacles (wishes and efforts). Qualitative method with case study desing was applied in present study. The results showed that (1) Planning, school counselor of MAN 1 Kota Semarang develop the school counselor program on early education year although school counseling of MAN 1 Kota Semarang did not have classical schedule. (2) Implementation, although most of the planned programs were implemented, there were some programs which was not be implemented because school counselor did not have any schedule for providing classical services, such as information service. School counselor focused on incidental activity for responding the students’ needs; (3) Evaluation, there were some programs that have not implemented yet because no time for the classical activity. Some students gave their evaluation to the school counselors that they are kind, attention, giving motivation, and Education, but some of the students were afraid to meet the school counselor. The office of school counseling was comfortable and relatively ideal. (4) Obstacles, it is hoped that all of the obstacles can be solved well.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-10-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jubk/article/view/18514</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jubk.v5i1.18514</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Bimbingan Konseling; Vol 5 No 1 (2016): June 2016; 37-46</dc:source>
	<dc:source>2502-4450</dc:source>
	<dc:source>2252-6889</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jubk.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jubk/article/view/18514/8916</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Bimbingan Konseling</dc:rights>
</oai_dc:dc>