Jurnal
PENERAPAN ALJABAR MAX-PLUS PADA PENGATURAN SISTEM ANTRIAN TRAFFIC LIGHT
Unnes Journal of Mathematics · Vol. 7 No. 2 (2019) · hlm. 192–205
- ISSN
- 2460-5859, 2252-6943
- Terbit
- 2019-01-02
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengatur sistem antrian traffic light menggunakan aljabar max-plus. Penelitian ini berdasarkan data kepadatan arus dan data durasi traffic light pada persimpangan. Kemudian, disusun graf yang menggambarkan kondisi persimpangan dan merepresentasikan arah dari pergerakan masing-masing jalur. Selanjutnya disusun aturan sinkronisasi yang sesuai dengan graf dan pemodelan dari aljabar max-plus. Langkah berikutnya adalah membahas penjadwalan yang periodik dari barisan keadaan sistem traffic light. Analisis dari model aljabar max-plus sistem antrian traffic light menggunakan algoritma power diperoleh periode rata-rata durasi lampu hijau tiap fase adalah detik. Hasil analisis memperoleh hasil perhitungan untuk persimpangan Jarakah Semarang dengan. Berdasarkan periode tersebut, durasi traffic light lebih proporsional dari data primer dan sesuai dengan kepadatan masing-masing simpang di persimpangan Jarakah Semarang. Sedangkan untuk persimpangan Lotte Mart Semarang diperoleh hasil dan berdasarkan periode tersebut menunjukkan durasi traffic light menjadi lebih optimal untuk mengurai kepadatan kendaraan yang melintasi persimpangan tersebut.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 105 tautan kepenulisan bersama · 2 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universitas Airlangga
- State University of Malang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Mashuri Mashuri | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Kartono Kartono | Universitas Airlangga | 6 |
| Isnarto Isnarto | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Emi Pujiastuti | State University of Semarang | 3 |
| St. Budi Waluya | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Isti Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Scolastika Mariani | State University of Semarang | 2 |
| Y L Sukestiyarno | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Kholipah Tunisa | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dwijanto Dwijanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Intan Wahyuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Selvia Yuliani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Deni Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yusna Warni Hasibuan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Benedikta Putri Herviani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aliffia Putri Dito | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ade Oktafiawan Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nialis Septiyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Najmah Fithria Qothrunnada | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bambang Eko Susilo | State University of Semarang | 1 |
| Gilang Anjar Permatasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zaenuri Mastur | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fenti Nugraheni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novita Hartriani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Devita Anggraini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ema Khoerunnisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Abdul Aziz | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rochmad Rochmad | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Subuh Amalludin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nila Kumoro Manah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurkaromah Dwidayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dyah Ayu Pratiwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| PRIMA SEKAR WIDYANINGRUM | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Budi Wicaksono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aizzatun Nikmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novia Wulan Dary | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wuli Oktiningrum | State University of Malang | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.